"Leave Me Alone" adalah sebuah lagu oleh penyanyi Amerika Serikat Michael Jackson dari album studio ketujuhnya, Bad (1987). Lagu ini dirilis sebagai singel kedelapan di luar Amerika Utara pada 2 Januari 1989,[3] dan pada awalnya hanya muncul pada edisi CDBad, serta edisi kaset dan digital tahun 2001. Lagu ini ditulis dan digubah oleh Jackson serta diproduksi oleh Jackson dan Quincy Jones.
"Leave Me Alone" memuncaki tangga lagu di Yunani, Republik Irlandia, dan Spanyol (pada 2006), serta mencapai sepuluh besar tangga lagu di Belgia, Selandia Baru, Spanyol (pada perilisan aslinya), dan Britania Raya. "Leave Me Alone" secara umum diterima dengan baik oleh para kritikus. Dalam video musiknya, Jackson mengolok-olok rumor tentang dirinya. Video tersebut memenangkan Penghargaan Grammy pada 1990 untuk Video Musik Terbaik.
Latar belakang
"Leave Me Alone" merupakan tanggapan terhadap rumor negatif tentang Jackson yang sering muncul di tabloid setelah 1985 menyusul kesuksesan Thriller.[4] Mulai 1986, tabloid mulai menerbitkan rumor tentang Jackson, salah satu yang pertama adalah cerita yang mengklaim bahwa Jackson tidur di sebuah ruang oksigen hiperbarik untuk memperlambat proses penuaan. Sebuah foto dirinya yang sedang berbaring di dalam ruang hiperbarik di sebuah rumah sakit yang ia kunjungi bocor ke media.
Ketika Jackson membeli seekor simpanse peliharaan bernama Bubbles, tabloid menganggapnya sebagai bukti bahwa Jackson semakin terlepas dari kenyataan.[5] Dilaporkan pula bahwa Jackson pernah menawarkan untuk membeli tulang Joseph Merrick, "Manusia Gajah"; Jackson menyatakan bahwa cerita tersebut adalah "kebohongan sepenuhnya."[5][6] Cerita-cerita ini memunculkan julukan menghina "Wacko Jacko", yang disematkan kepada Jackson pada 1986. Ia membenci julukan tersebut. Hal lain yang sering ditanggapi media adalah bedah plastik Jackson. Manajer Jackson mengatakan mengenai kritik media terhadap topik tersebut, "Begitu banyak hal buruk telah ditulis. Oke, jadi hidungnya diperbaiki, dan belahan dagunya — memangnya kenapa? Saya punya kabar untuk Anda, hidung saya telah patah lima kali. Sudah diperbaiki dua kali. Persetan, siapa yang peduli? Siapa yang peduli? Elvis memperbaiki hidungnya. Marilyn Monroe memperbaiki hidungnya, memperbaiki payudaranya? Semua orang pernah melakukannya."[7]
Lagu ini dipandang memiliki "tema paranoia", sebuah tema yang sering digunakan Jackson pada album-album studio sebelumnya.[8]The Atlantic merasa bahwa Jackson menunjukkan "ungkapan ketidakpercayaan yang jelas" dalam lagu tersebut dan bahwa lagu itu merupakan salah satu dari beberapa lagu tempat "kesepian yang terus-menerus dalam musiknya" terasa "menonjol".[9] Pada 2009, J. Edward Keyes dari Rolling Stone menggambarkan "Leave Me Alone" terdengar seperti "Michael klasik" dan mengatakan bahwa lagu tersebut berhasil berkat musiknya, "serangkaian akor padat yang menjadi dasar bagi Jackson untuk berimprovisasi".[10] Keyes mencatat bahwa lagu tersebut merupakan "semacam inversi yang lebih gelap" dari "The Way You Make Me Feel", dan bahwa "Leave Me Alone" terdengar "tegang dan marah, dan cara kasar dan agresif Jackson menyuarakan nada-nada tinggi memperjelas frustrasinya."[10]
Komposisi
"Leave Me Alone" adalah lagu funk dan pop[11][12][13] yang dimainkan dengan penyintesis dan gitar.[14] Menurut MusicNotes.com, lagu tersebut berada dalam tangga nada E♭ minor dengan rentang vokal Jackson dari B♭3 hingga A♭5.[15]Tempo lagu ini sedang dan metronomnya adalah 124 ketukan per menit.[15] Nadanya dinaikkan dari tala standar, A440hz.
Penerimaan kritis dan komersial
"'Leave Me Alone' memiliki sisi kemarahan yang tidak terdapat dalam sebagian besar lagu 'Bad'."
"Leave Me Alone" secara umum diterima dengan baik oleh para kritikus musik sezaman. Dalam sebuah penilaian retrospektif, Stephen Thomas Erlewine, seorang penulis untuk AllMusic, menyatakan bahwa menurutnya "Leave Me Alone" merupakan lagu terbaik dalam Bad, dengan berkomentar, "mengapa semua lagu terbaiknya merupakan himne tentang paranoia?"[8] Steve Morse, seorang penulis untuk The Boston Globe, menggambarkan "Leave Me Alone" sebagai sebuah "sindiran satiris" terhadap perseteruan Jackson dengan "tabloid yang dipenuhi paparazi."[17]Jon Pareles dari The New York Times berkomentar bahwa "Leave Me Alone" memiliki "pesan yang tidak dapat disalahartikan".[18] Setelah kematian Jackson pada Juni 2009, Rolling Stone memasukkan "Leave Me Alone" sebagai salah satu karya Jackson yang paling monumental, dan komposisi lagu tersebut secara umum dipuji.[10]
"Leave Me Alone" meraih hasil baik di berbagai tangga lagu. Lagu ini dirilis sebagai singel di luar Amerika Serikat dan Kanada. Seperti singel-singel Bad sebelumnya, lagu tersebut terbukti sukses secara komersial di tingkat internasional. Wilayah paling sukses bagi "Leave Me Alone" adalah Irlandia, tempat lagu tersebut mencapai posisi No. 1.[19] Lagu tersebut meraih kesuksesan tangga lagu serupa di tangga lagu Britania Raya, Belanda, Norwegia, dan Swiss, dengan mencapai sepuluh besar masing-masing di posisi No. 2, 5, 6, dan 10.[20][21] "Leave Me Alone" juga mencapai 20 besar di Austria, Prancis, dan Swedia, masing-masing pada posisi No. 15, 17, dan 19.[20] Singel tersebut paling kurang sukses di Australia, tempat lagu tersebut mencapai posisi 37.[22]
Video musik
Video musik untuk "Leave Me Alone" disutradarai oleh Jim Blashfield dan diproduksi oleh Blashfield, Jerry Kramer (yang juga menyutradarai rekaman tambahan), Dennis E. Jones, Paul Diener, Jackson, dan Frank DiLeo. Video tersebut difilmkan pada Januari 1988 di Culver City, California[2] dan dirilis pada 2 Januari 1989. Video tersebut juga muncul dalam film tahun 1988 Moonwalker.[23] Pada dasarnya, video tersebut merupakan sebuah taman hiburan yang terdiri dari gambar-gambar bergaya kasar yang berpusat pada karier sukses Jackson sejak Thriller tahun 1982. Video tersebut menekankan pandangan tabloid terhadap kehidupan pribadi dan citra publik Jackson, dengan merujuk pada julukan "Wacko Jacko" yang diberikan pers kepadanya serta berbagai judul berita yang dikaitkan dengannya pada 1980-an.[24] Dalam memparodikan rumor bahwa ia mencoba membeli tulang Joseph Merrick, Jackson menari bersama tulang "Manusia Gajah" beranimasi gerak henti dalam video tersebut.[24]
Dalam video tersebut, terdapat gambar tempat pemujaan untuk aktris Elizabeth Taylor, seorang sahabat dekat Jackson dalam kehidupan nyata. Sepanjang video ditampilkan judul-judul berita surat kabar yang diterbitkan oleh "National Intruder", dengan judul aneh seperti "Michael's Space-Age Diet" dan "Michael Proposes to Liz". Adegan penting lainnya dalam video musik tersebut menampilkan sebuah hidung yang dikejar oleh pisau bedah, yang merujuk pada bedah plastik Jackson yang dicermati oleh media. Pada akhir video, terungkap bahwa Jackson raksasa itu sendiri merupakan taman hiburan tersebut. Ia membebaskan diri dan menghancurkan taman itu berkeping-keping. Adegan tersebut agak mengingatkan pada Perjalanan Gulliver, ketika Gulliver akhirnya membebaskan diri dari ikatan orang-orang Lilliput.[25]
"Leave Me Alone" menerima beberapa nominasi untuk video musiknya. Video tersebut memenangkan Penghargaan Grammy pada 1990 untuk Video Musik Bentuk Pendek Terbaik pada Penghargaan Grammy ke-32.[26] Video tersebut juga memenangkan Penghargaan Singa Emas Cannes untuk Efek Khusus Terbaik.[27] Video tersebut juga memenangkan Efek Khusus Terbaik pada Penghargaan Video Musik MTV 1989 dan menerima lima nominasi untuk Video Tahun Ini, Pilihan Pemirsa, Video Terobosan, Penyuntingan Terbaik, dan Tata Artistik Terbaik.[28] Para pemenangnya masing-masing adalah: "This Note's for You" milik Neil Young ("Video Tahun Ini"), "Kiss" milik Art of Noise ("Video Terobosan"), "Straight Up" milik Paula Abdul ("Penyuntingan Terbaik"), serta "Express Yourself" milik Madonna ("Sinematografi Terbaik", "Tata Artistik Terbaik") dan "Like a Prayer" ("Pilihan Pemirsa").[28] Erlewine menggambarkan video musik tersebut sebagai "secara aneh terasa klaustrofobik" dan merasa bahwa, "bukan suatu kebetulan, itu adalah video terbaik dari album tersebut."[8]
↑Tidak muncul pada versi piringan hitam album tersebut.
12345Lecocq, Richard; Allard, François (2018). "Bad". Michael Jackson All the Songs: The Story Behind Every Track. London, Inggris: Cassell. ISBN9781788400572.
↑"Classifiche". Musica e dischi (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 29 Mei 2022. Atur "Tipo" menjadi "Singoli". Kemudian, di bidang "Artista", cari "Michael Jackson".
↑Salaverri, Fernando (September 2005). Sólo éxitos: año a año, 1959–2002 (dalam bahasa Spanyol) (Edisi ke-1). Spanyol: Fundación Autor-SGAE. ISBN84-8048-639-2.