Tidak dapat larut dalam air; dapat larut sepenuhnya dalam cairan etanol, metanol dan beberapa cairan pelarut organik, sedikit larut dalam minyak sayur.
InChI=1S/C27H44O/c1-19(2)8-6-9-21(4)25-15-16-26-22(10-7-17-27(25,26)5)12-13-23-18-24(28)14-11-20(23)3/h12-13,19,21,24-26,28H,3,6-11,14-18H2,1-2,4-5H3/b22-12+,23-13-/t21-,24+,25-,26+,27-/m1/s1Â N
Key:QYSXJUFSXHHAJI-YRZJJWOYSA-N
Kolekalsiferol atau dikenal juga sebagai vitamin D3 adalah salah satu vitamin yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dan berfungsi untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.[1] Kolekalsiferol merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak.[1] Kolekalsiferol diproses oleh tubuh saat kulit terpapar sinar matahari.[2] Kolekalsiferol pertama kali ditemukan pada tahun 1936 dan termasuk ke dalam daftar obat esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[3][4] Kolekalsiferol masuk ke dalam kategori obat generic dan tersedia secara bebas di toko obat. Kolekalsiferol juga dapat digunakan sebagai obat pembasmi hewan pengerat.[5][6]
Kegunaan
Salah satu kegunaan kolekalsiferol adalah untuk mengobati dan mencegah gangguan tulang seperti rakhitis dan osteomalacia.[1] Penggunaan kolekalsiferol bersamaan dengan kalsium dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah tulang keropos.[1] Selain itu, kolekalsiferol juga dapat digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengobati rendahnya tingkat kalsium atau fosfat yang disebabkan oleh gangguan tertentu seperti hipoparatiroidisme, pseudohipoparatiroidisme, kelompok hipofosfatemia.[1] Kolekalsiferol yang berbentuk tetes dapat diberikan kepada bayi yang sedang diberi ASI sebagai suplemen tambahan.[1]
Penggunaan
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi kolekalsiferol adalah:
Kolekalsiferol dikonsumsi sesuai dengan arahan dari dokter.[1]
Kolekalsiferol dapat diserap dengan baik ketika digunakan setelah makan tetapi dapat digunakan dengan atau tanpa makanan.[1]
Dosis yang diberikan disesuaikan pada kondisi medis, jumlah paparan sinar matahari, diet, usia, dan respon terhadap pengobatan.[1]
Obat-obat tertentu seperti kolestiramin atau kolestipol, minyak mineral, dan orlistat dapat menurunkan penyerapan Kolekalsiferol.[1] Pisahkan penggunaan obat-obat tersebut selama mungkin dari penggunaan Kolekalsiferol dengan jarak minimal 2 jam.[1]
Kolekalsiferol yang berbentuk cairan dapat dikonsumsi menggunakan sendok atau perangkat penakar obat agar mendapatkan dosis yang tepat.[1]
Kolekalsiferol berbentuk tablet kunyah atau wafer dapat dikunyah secara menyeluruh sebelum menelannya.[1]
Jika digunakan bersamaan dengan obat lain, sebaiknya Kolekalsiferol dikonsumsi pada waktu menjelang tidur.[1]
Kolekalsiferol sebaiknya dikonsumsi secara teratur pada waktu dan jam yang sama.[1]
Kolekalsiferol tidak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen atau vitamin lainnya kecuali atas saran dokter.[1]