Jakarta Marathon terakhir dilaksanakan pada 2023 setelah jeda dari pandemi COVID-19.[butuh rujukan]
Penyelenggaraan
Jakarta Marathon disponsori oleh Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Indonesia bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta.[6]
Kegiatan
Sekitar 10.000 orang ikut serta dalam maraton pertama 2013. Jumlah peserta naik menjadi 14.000 orang pada 2014 dan 15.000 orang tahun 2015.[3] Jakarta Marathon terbagi menjadi maraton penuh sejauh 42km, maraton separuh sejauh 21km, dan rute 10km dan 5km. Ada pula maraton khusus anak-anak bernama "Maratoonz".[7] Peserta berkebangsaan Jepang merupakan peserta asing dengan jumlah terbanyak pada maraton 2013. Pada 2014, jumlah peserta dari Afrika dibatasi karena wabah Ebola 2014. Hanya 9 pelari profesional dari Afrika Timur yang berpartisipasi dalam maraton 2014.[6] Pada tahun 2014, total hadiah Jakarta Marathon senilai Rp2,4 miliar,[5] sedangkan nilai hadiah tahun 2015 mencapai Rp2,6 miliar.[3]
IAAF memasukkan rute Jakarta Marathon[8] di golongan "Grade A".[2] Rute maraton penuh dan separuh melintasi berbagai tempat terkenal di Jakarta, temrasuk Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral Jakarta, Kota Tua, dan Alun-Alun Fatahillah.[5] Jakarta Marathon 2015 menggunakan rute alternatif dari dua maraton sebelumnya karena pembangunan jalur kereta bawah tanah sedang berlangsung. Rute maraton 2015 melintasi Monumen Nasional, Jalan Imam Bonjol, Jalan HR Rasuna Said, lalu berbelok di Gerbang Pemuda ke arah Jalan MH Thamrin, Jalan Abdul Muis, Jalan Hayam Wuruk, Pecinan, Museum Bank Mandiri, Jalan Gadjah Mada, Gereja Katedral, dan kembali di Monumen Nasional.[4]
Pemenang
Daftar di bawah ini hanya menyertakan pemenang maraton penuh (42km). Legenda:Rekor maraton