Ajang Pocari Sweat Run mulai digelar pada tahun 2013 diprakarsai oleh merek minuman kesehatan global asal Jepang Pocari Sweat melalui PT Amerta Indah Otsuka.[2]
Secara rutin setiap tahunnya selama sebelas tahun berturut-turut dari 2013 hingga 2024, acara lari ini diselenggarakan di wilayah Kota Bandung dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sejak merebaknya Pandemi COVID-19, pergelaran Pocari Sweat Run 2020 yang tadinya akan diselenggarakan secara offline pada bulan Agustus 2020, berubah menjadi kegiatan Virtual Run.[3]
Pada pergeleran berikutnya di tahun 2021, penyelenggara kembali membuka kategori offline, sehingga kegiatan Pocari Sweat Run 2021 terdiri atas lari offline dan juga lari virtual,[4] hal ini terus dilakukan pada penyelenggaraan di tahun-tahun berikutnya.
Pada Pocari Sweat Run 2024 jumlah peserta tembus mencapai lebih dari 42000 peserta dengan pembagian 15000 peserta melakukan lari offline dan 27000 peserta melakukan lari virtual.[5]
Kontroversi
Penyelenggaraan Pocari Sweat Run edisi ke-11 pada Juli 2024, banyak dikeluhkan baik oleh warga masyarakat kota Bandung yang merasa gelaran acara ini membuat banyak ruas jalan yang mengalami kemacetan parah.[6] Disisi lain peserta pun merasa lintasan lari yang dilalui tidak steril dari aktivitas lalu lintas dan warga dan membahayakan para peserta.[7]