Isokuersetin, isokuersitrin, atau isotrifoliin[1] adalah salah satu senyawa kimia yang termasuk kedalam flavonoid. Senyawa ini adalah 3-O-glukosida dari kuersetin. Isokuersetin dapat diisolasi dari berbagai spesies tumbuhan termasuk Mangifera indica (mangga)[2] dan Rheum nobile. Senyawa ini juga terdapat pada daun srikaya, Camellia sinensis (tanaman teh).[3][4] dan Vestia foetida[5]
Data spektral
Nilai lambda-max untuk isokuersetin adalah 254,8 dan 352,6 nm.
Potensi penggunaan klinis
Isokuersetin saat ini sedang diteliti untuk pencegahan tromboembolisme pada pasien kanker tertentu[6] dan sebagai agen anti-kelelahan pada pasien kanker ginjal yang diobati dengan sunitinib.[7]
Terdapat satu laporan kasus mengenai penggunaannya dalam pengobatan prurigo nodularis yang berhasil, yaitu ruam kulit gatal yang sulit diobati.[8]
Namun, senyawa ini termasuk dalam kategori PAINS (Pan-assay interference compounds).[9]
↑Singh UP, Singh DP, Singh M, et al. (2004). "Characterization of phenolic compounds in some Indian mango cultivars". International Journal of Food Sciences and Nutrition. 55 (2): 163–9. doi:10.1080/09637480410001666441. PMID 14985189.
↑Panda S, Kar A (2007). "Antidiabetic and antioxidative effects of Annona squamosa leaves are possibly mediated through quercetin-3-O-glucoside". BioFactors. 31 (3–4): 201–210. doi:10.1002/biof.5520310307. PMID 18997283.
↑Sakakibara, H; Honda, Y; Nakagawa, S; Ashida, H; Kanazawa, K (2003). "Simultaneous determination of all polyphenols in vegetables, fruits, and teas". Journal of Agricultural and Food Chemistry. 51 (3): 571–81. Bibcode:2003JAFC...51..571S. doi:10.1021/jf020926l. PMID 12537425.
↑C. Brevis, M. Quezada, P. Bustamante, L. Carrasco, A. Ruiz, S. Donoso, Huevil (Vestia foetida) poisoning of cattle in Chile The Veterinary record 156(14):452-3 May 2005