Hubungan Oman dengan Tanzania merujuk pada hubungan bilateral antara Oman dan Tanzania. Kesultanan Oman memiliki salah satu hubungan historis tertua dengan komunitas di Tanzania, yaitu di Zanzibar.[1][2] Oman adalah satu-satunya negara di luar Afrika di mana bahasa Swahili digunakan sebagai bahasa pertama, dan penduduknya memiliki hubungan darah dengan penduduk Tanzania.[3]
Sejarah
Luas wilayah Kekaisaran Oman, menunjukkan pengaruh, klaim, dan wilayah-wilayahnya yang lepas.
Zanzibar, sebuah kepulauan semi-otonom di Tanzania, telah menjalin hubungan dengan Oman sejak abad ke-17. Pada tahun 1698, Zanzibar menjadi bagian dari wilayah jajahan Oman di seberang lautan setelah Saif bin Sultan, Imam Oman, mengalahkan Portugis. Pada tahun 1830-an, penguasa Oman Said bin Sultan memindahkan istananya dari Muskat ke Stone Town.[4][5] Kesultanan tersebut menguasai sebagian besar pesisir Daratan Tanzania dan terus berdagang dengan komunitas pedalaman. Hal ini menyebabkan banyak orang Oman menetap di Tanzania. Setelah Revolusi Zanzibar tahun 1964 dan pembantaian orang Arab berikutnya, banyak orang Oman diusir dari pulau-pulau tersebut. Namun, banyak yang masih terus memelihara hubungan kekeluargaan dengan keluarga di Oman.[6]
Hubungan ekonomi
Perdagangan antara kedua negara, Tanzania dan Oman, pada tahun 2022, mencapai ~US$259 juta. Tanzania mengimpor barang senilai ~US$259 juta, sementara ekspornya mencapai ~US$60,5 juta. Impor Tanzania dari Oman sebagian besar berupa produk turunan minyak, seperti plastik, sementara ekspornya sebagian besar berupa daging & bahan makanan.[7][8]
Kedua negara telah mendirikan misi diplomatik di negara masing-masing dan memiliki berbagai perjanjian kerjasama di antara mereka dalam bidang perdagangan, politik, pendidikan tinggi, dan yang terpenting, kerjasama dalam bidang catatan dan arsip.[3]
Kunjungan kenegaraan tingkat tinggi
Oktober 2012 - Jakaya Kikwete, Presiden Tanzania, melakukan kunjungan kenegaraan ke Oman.[10]
Juni 2022 - Samia Suluhu Hassan, Presiden Tanzania, melakukan kunjungan kenegaraan ke Oman.[11]
Oktober 2022 - Hussein Mwinyi, Presiden Zanzibar, melakukan kunjungan kenegaraan ke Oman.[12]