Hubungan India dengan Oman adalah hubungan bilateral antara Republik India dan Kesultanan Oman. India memiliki kedutaan besar di Muskat.[1] Selama pemerintahan Inggris di India, kepresidenan Bombay mengendalikan Oman untuk Kekaisaran Inggris. Sebuah konsulat India dibuka di Muskat pada bulan Februari 1955 yang ditingkatkan menjadi konsulat jenderal pada tahun 1960 dan kemudian menjadi kedutaan penuh pada tahun 1971. Duta besar pertama India tiba di Muskat pada tahun 1973.[2] Oman mendirikan kedutaan besarnya di New Delhi pada tahun 1972 dan konsulat jenderal di Mumbai pada tahun 1976. India dan Oman telah memiliki hubungan perdagangan dan hubungan antarmasyarakat selama beberapa milenium. Oman adalah rumah bagi komunitas ekspatriat India yang besar dan bagi Oman, India adalah mitra dagang yang penting. Secara politis, Oman telah mendukung upaya India untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.[3]
Sejarah
Perdagangan antara India dan Oman memiliki sejarah beberapa milenium dan penggalian arkeologi di Oman telah menemukan bukti yang menunjukkan perdagangan Indo-Oman selama Zaman Klasik dimulai sekitar abad ketiga sebelum Masehi.[4] Kemudian, Oman memiliki hubungan dengan India melalui Gujarat, dan dengan Tamilakam di sepanjang Pantai Malabar.
Pada bulan Agustus 1957, selama salah satu perdebatan Lok Sabha, Perdana Menteri India saat itu Jawaharlal Nehru, menjawab pertanyaan yang diajukan mengenai campur tangan Angkatan Bersenjata Inggris di Oman dengan mengatakan, "Kami telah menerima pesan secara tidak langsung yang mengaku berasal dari beberapa perwakilan Imam Oman. Pemerintah India telah melihat dengan prihatin berita mengenai aksi militer yang telah terjadi di Oman...telah menyampaikan kepada Pemerintah Inggris keprihatinan tersebut dan menyampaikan kepada mereka perasaan publik di India, berkenaan dengan aksi ini."[5]
Kesultanan Oman memiliki kedaulatan atas Pelabuhan Gwadar di wilayah Pakistan saat ini hingga tahun 1958 ketika pada bulan September tahun itu, Pakistan membayar £3 juta (ada yang mengatakan setengah dari jumlah tersebut) untuk membeli daerah enklave tersebut, mengakhiri lebih dari 200 tahun kekuasaan Oman, yang sebelumnya merupakan bagian dari wilayah India.[6][7]
Komunitas ekspatriat
Oman memiliki lebih dari lima ratus ribu warga negara India yang tinggal di sana menjadikan mereka komunitas ekspatriat terbesar di Oman. Mereka setiap tahun mengirimkan US$ 780 juta ke India.[8] India adalah tujuan utama bagi mahasiswa Oman yang mengejar studi lebih tinggi dan dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan jumlah wisatawan medis yang datang ke negara tersebut dari Oman.[9][10][11] Oman juga telah berusaha untuk mempromosikan dirinya sebagai tujuan wisata di India.[12] Kesultanan Oman telah mencatat lebih dari 200% pertumbuhan kedatangan wisatawan India dengan 355.459 pelancong mengunjungi negara tersebut pada tahun 2022, dibandingkan dengan 106.042 pelancong pada tahun 2021, menjadikan India pasar sumber tertinggi kedua bagi Oman ketika negara tersebut menyaksikan lonjakan besar wisatawan sebesar 348 persen pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021.[13][14]