Balapan ini dimulai pada pukul 15:00 waktu setempat pada tanggal 24 Aprilx dan berlangsung sebanyak 63 putaran.[16] Balapan ini berhasil dimenangkan oleh Max Verstappen di depan rekan setimnya, yaitu Sergio Pérez, yang finis di posisi kedua dan Lando Norris yang finis di posisi ketiga.[45][46] Di kandang sendiri, duet pembalap Ferrari, yaitu Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr., mengalami kesulitan, karena Leclerc melakukan kesalahan di akhir balapan yang membuatnya kehilangan peluang untuk naik ke atas podium, sementara Sainz Jr. mengalami DNF di putaran 1.[8]
Laporan jalannya balapan
Dengan hujan yang turun di sirkuit pada jam-jam sebelumnya dan lintasan yang basah,[2] semua mobil di grid memulai jalannya balapan ini dengan menggunakan ban intermediate.[47] Mereka yang memulai jalannya balapan ini dari sisi kanan grid, seperti pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia pembalap, yaitu Charles Leclerc, yang start di posisi kedua, dan rekan setimnya, yaitu Carlos Sainz Jr., yang start dari posisi keempat,[11] mengalami start yang buruk akibat jalur aspal bitumen, yang ditambahkan untuk menutupi garis start yang lama tetapi menjadi lebih licin pada saat hujan turun.[48][49][50] Memasuki tikungan 1, Leclerc kehilangan posisi dari Sergio Pérez dan Lando Norris,[47] sementara Sainz disalip oleh Norris di awal dan ditabrak oleh Daniel Ricciardo.[51][52] Tabrakan tersebut, yang sama sekali tidak diselidiki,[47] membuat Sainz tersungkur di kerikil,[53] sementara Ricciardo mampu kembali ke trek, dan melakukan pit stop di akhir putaran pertama.[47] Setelah tabrakan Sainz–Ricciardo, Mick Schumacher mengalami setengah putaran dan turun dari posisi ke-10 ke posisi ke-17,[47] setelah as roda belakang mobilnya, meluncur dan mengenai sidepod mobil Fernando Alonso,[54] yang terpaksa harus rela tersingkir dari balapan ini pada putaran ke-8 setelah bodi mobilnya mengalami kerusakan.[11][46] Russell, Sebastian Vettel, dan Lance Stroll menjalani start yang baik,[47] dengan Russell yang berada di urutan keenam, Vettel di urutan kesembilan, dan Stroll di urutan kesebelas.[55] Mobil keselamatan yang keluar akibat tabrakan Sainz–Ricciardo ditarik pada putaran ke-4.[11]
Dengan Leclerc yang terjebak di belakang Norris, dua mobil Red Bull yang dikemudikan oleh Max Verstappen dan Pérez membangun keunggulan, karena Verstappen telah menolak saran dari timnya untuk memasang ban kering dan dia melanjutkan balapan, seperti halnya seluruh pembalap, meskipun ada laporan yang menyebutkan bahwa lintasan telah mengering.[47] Pada putaran ke-8,[55] Leclerc berhasil menyalip Norris di tikungan 1, tetapi pada saat itu dia tertinggal 6,2 dan 3,3 detik dari Verstappen dan Pérez.[47] Pada tujuh putaran berikutnya, selisih tersebut tetap stabil, karena Verstappen unggul 5,5 detik dari Pérez, sedangkan Leclerc tertinggal 1,9 detik.[47] Verstappen memberi tahu timnya bahwa dia siap beralih ke ban licin jika mobil keselamatan dikeluarkan, tetapi dia tetap berada di trek. Ricciardo masuk ke dalam pit pada putaran ke-18 untuk beralih ke ban kering kompon sedang, yang membuat pembalap yang lain mengikutinya pada beberapa putaran berikutnya.[47] Pada putaran ke-19,[55] baik Pèrez maupun Russell, di mana pembalap yang terakhir disebutkan sekarang berada di posisi keempat setelah sebelumnya berhasil menyalip Kevin Magnussen pada putaran ke-12,[55] masuk ke dalam pit, yang merupakan satu putaran lebih awal dari Verstappen dan Leclerc, yang terakhir berhasil melakukan overcut untuk berada di depan Pérez untuk merebut posisi kedua; tetapi, karena ban Leclerc yang lebih dingin, maka Pérez mampu merebut kembali posisi kedua beberapa tikungan kemudian, sementara Verstappen memperlebar keunggulannya menjadi 7,5 detik.[47]
Leclerc tetap berada dekat di belakang Pérez, yang melewati rumput di chicane pada tikungan 14–15 pada putaran ke-28,[55] dan Leclerc memperkecil jarak menjadi kurang dari satu detik, tetapi tidak mampu menyalip.[47] Ketika DRS diaktifkan pada putaran ke-35,[55] setelah sebelumnya tidak aktif hingga saat itu karena kondisi cuaca yang basah, meskipun semua pembalap telah menggunakan ban kering,[47][55] Leclerc tertinggal lebih dari satu detik di belakang Pèrez, sementara Pierre Gasly mampu masuk ke zona DRS di belakang Alexander Albon, sementara Lewis Hamilton tetap menempel di belakang kedua pembalap tersebut selama sisa balapan ini,[46][55] dan di-over-lap oleh Verstappen pada putaran ke-40.[47][56] Verstappen memperlebar keunggulannya atas Pèrez dan Leclerc.[47] Pada putaran ke-50, Leclerc masuk ke dalam pit untuk mengganti kompon ban lunak, dan keluar di posisi keempat, di belakang Norris.[47] Leclerc berhasil menyalip Norris dengan menggunakan bantuan DRS pada putaran ke-51,[55] sementara kedua mobil Red Bull menanggapi upaya undercut yang telah dilakukan Leclerc, dengan masing-masing masuk ke dalam pit pada putaran ke-51 (Pérez) dan 52 (Verstappen).[47] Dengan langkah tersebut, Leclerc memperkecil jarak dengan Pèrez dan memiliki jarak tujuh persepuluh pada putaran ke-53.[47] Dalam upaya untuk mendorong dan mendekati Pérez untuk menyalip, Leclerc menabrak trotoar di tikungan 14–15 dan berputar ke arah dinding pembatas di sisi luar pada putaran ke-54.[55][57] Dia mematahkan pelat ujung, tetapi berhasil terhindar dari kerusakan suspensi, dan mampu melanjutkan kembali balapan ini, serta mendapatkan sayap depan yang baru dan kompon ban lunak di dalam pit.[47] Fia turun kembali ke posisi kesembilan dan berhasil bangkit ke posisi keenam pada akhir balapan.[55]
Verstappen berhasil menang di depan Pérez, Norris, Russell, yang keseimbangan aerodinamis sayap depan mobilnya tidak disesuaikan di pit stop-nya,[47] dan Valtteri Bottas, Leclerc, Yuki Tsunoda, Vettel, Magnussen, dan Stroll berhasil melengkapi posisi 10 besar.[47] Albon, Gasly, dan Hamilton masing-masing finis di urutan ke-11, ke-12, dan ke-13, setelah Esteban Ocon menerima penalti waktu sebanyak lima detik dan diturunkan ke urutan ke-14 karena pelepasan yang tidak aman di dalam jalur pit, yang memaksa Hamilton tertahan di dalam jalur pit dan turun satu posisi,[47] di depan Zhou Guanyu, Nicholas Latifi, dan Schumacher, yang berputar untuk yang kedua kalinya di dalam balapan ini, sementara Ricciardo, yang merupakan satu-satunya pembalap yang melakukan pit stop yang kedua untuk serangkaian kompon ban keras dan mengalami kerusakan diffuser akibat terlibat tabrakan dengan Sainz, finis di posisi yang paling terakhir.[47][58] Setelah memimpin jalannya balapan ini di setiap putaran sekaligus juga mencatatkan waktu putaran tercepat dan memenangi balapan, Verstappen berhasil meraih grand slam yang kedua di dalam kariernya,[10] sementara tim Red Bull meraih hasil akhir finis di posisi 1–2 untuk yang pertama kalinya bagi mereka sejak Grand Prix Malaysia 2016.[8][59] Pada klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap, Sainz turun ke posisi kelima,[55] sementara Verstappen dan tim Red Bull bangkit kembali ke posisi kedua di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap dan Konstruktor.[60][61] Keunggulan poin Leclerc di klasemen berkurang dari 45 menjadi 27 poin.[10]
Berkat finisnya Bottas di posisi kelima di dalam ajang ini, tim Alfa Romeo mampu mengamankan posisi keenam di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Konstruktor, dan kemudian finis dengan jumlah poin yang sama di akhir musim dengan tim Aston Martin, tetapi berhasil finis di depan dalam hitungan mundur.[62]