Artikel ini kekurangan informasi dan perlu dikembangkan agar memenuhi standar Wikipedia. Tolong kembangkan artikel dengan melengkapi informasi yang relevan. Rincian lebih lanjut mungkin tersedia di halaman pembicaraan.
EVOS Esports
Logo EVOS Esports
Identitas
Nama lengkap
EVOS Esports
Nama singkat
EVOS
Julukan
Macan Putih
Slogan
EVOS ROAR
Roar Them All
One Team, One Voice, One Family
Maskot
Si Roar
Klub penggemar
EVOS Fams
Organisasi
Berdiri
17Januari 2014;12 tahun lalu(2014-01-17) sebagai Zero Latitude Esports
26Agustus 2016;9 tahun lalu(2016-08-26) sebagai Team EVOS
EVOS EsportsaliasTeam EVOS atau sering disingkat sebagai EVOS (pelafalan dalam bahasa Indonesia:[ˈi.vɔs]) adalah sebuah organisasi olahraga elektronik (bahasa Inggris:electronic sports, e-sports, esportscode: en is deprecated ) yang berbasis di Jakarta, Indonesia.[1] Organisasi ini secara resmi mempublikasikan diri pada 26 Agustus 2016, yang diprakarsai oleh Ivan Yeo bersama rekannya, yaitu Wesley Yiu, Hartman Harris, dan Michael Wijaya.[2] Pendirian organisasi ini dilakukan dengan mengakuisisi dan kemudian melakukan rebranding pada organisasi olahraga elektronikZero Latitude Esports.[3] EVOS Esport saat ini berada di bawah naungan induk perusahaan mereka, yaitu Attention Holdings atau sering disingkat ATTN.[4] DIvisi kompetitif pertama dari EVOS pada waktu itu adalah divisi Dota 2, yang dibentuk dengan mengakuisisi divisi Dota 2 dari organisasi Majapahit Esports.[3] Sejak tahun 2019, divisi Dota 2 milik EVOS ini telah dibubarkan.[5]
EVOS yang saat ini dipimpin oleh Hartman Harris selaku CEO, telah melakukan ekspansi ke divisi kompetitif lain seperti Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, Free Fire dan divisi kompetitif lainnya.[6] Selain itu EVOS tidak hanya berfokus pada kompetisi dalam negeri, organisasi ini juga mengembangkan sayap terutama di tingkat regional Asia Tenggara.[7] Tercatat EVOS pernah memiliki tim di negara Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam.[7]
Sepanjang kiprahnya di dunia esports, EVOS Esports telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.[8] EVOS saat ini memiliki dua gelar MPL Indonesia, M1 World Championship 2019, Free Fire World Cup 2019, Free Fire World Series 2021 dan 2022, Esports World Cup 2025, serta sejumlah kejuaraan regional lainnya. EVOS juga pernah mendapatkan rekor MURI sebagai tim yang mengadakan kompetisi esports dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.[9]
Pada masa kepemimpinan Head of EsportDEANKT tahun 2019, EVOS Esports menunjukkan taringnya pada MPL Indonesia Season 4.[13] EVOS melaju sampai grand final dan bertemu rival abadi mereka yaitu Rex Regum Qeon (RRQ).[14] EVOS pun berhasil keluar sebagai juara MPL Indonesia Season 4 setelah mengalahkan RRQ dengan skor 3–2.[14] EVOS berhasil menjuarai MPL Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.[15] Momen ini juga menandai kemenangan pertama EVOS atas RRQ, serta piala pertama EVOS pada kompetisi esports. Dengan menjuarai MPL Indonesia, EVOS mendapatkan tiket untuk bertanding di M1 World Championship di Malaysia pada tahun yang sama.
Bertanding di M1 World Championship, EVOS Esports mengubah nama tim atau divisi Mobile Legends mereka dengan nama EVOS Legends. Walaupun ini adalah pertama kalinya EVOS berlaga di kejuaraan M1, EVOS Legends mengejutkan lawan–lawan mereka dengan mampu lolos ke upper bracket bahkan sampai ke grand final. Pada grand final EVOS sekali lagi harus menghadapi rival abadi mereka yaitu Rex Regum Qeon (RRQ).
Grand finalM1 World Championship menggunakan format best of 7. Best of 7 adalah sebuah konsep kompetisi dimana ada tujuh ronde atau putaran yang akan dimainkan. Sebuah tim hanya perlu memenangkan empat putaran (4 kemenangan berbanding 3 kekalahan) untuk dapat keluar sebagai juara. Pada hari kompetisi, putaran pertama sampai putaran ketiga EVOS kalah atas dominasi RRQ. Hal ini menjadi gawat untuk EVOS, karena format best of 7 akan secara otomatis selesai apabila sebuah tim kalah empat putaran berturut–turut. EVOS Legends menolak untuk menyerah, dan secara mengejutkan bisa menahan RRQ sampai masuk ke putaran ke tujuh. Poin EVOS dan RRQ saat ini 3–3, kemenangan ditentukan di putaran akhir (tujuh) ini.
Putaran ke tujuh dimulai, EVOS Legends berhasil menguasai fase awal (early game) dan menghancurkan outer turret hingga inner turret milik RRQ dibawah menit ke sepuluh. Kondisi ini memungkinkan EVOS Legends untuk melakukan metode straight push ke base lawan, yang mana hal ini tidak dapat dibendung oleh RRQ. Putaran tujuh berakhir dan EVOS Legends keluar sebagai juara M1 World Championship.[16] Kemenangan ini merupakan salah satu prestasi terbesar bagi EVOS Esports, terutama divisi Mobile Legends mereka.
Pada musim selanjutnya EVOS Legends ditinggalkan legenda nya yaitu Eko "Oura" Julianto karena pensiun dari skena kompetitif.
Pada Tahun 2019,EVOS Esports Singapore, menunjukkan taring nya dan Berhasil menjadi Juara 1 Pada MPL MY/SG Season 4.[17]
pada Tahun 2021 Evos Esport Singapore,Menunjukan Taringnya dan Berhasil Menjadi Juara 1 Pada Gelaran MPL Singapore Season 1.[18]
Pada Tahun 2021 Evos esport Singapore Berhasil Menjadi Juara 1 Pada MPL Singapore Season 2.[19]
Pada tahun 2021, Evos Esports menjadi juara di MPL ID season 7 Yang berangotakan Wannn (Jungler)
FERXIC(Jungler)
REKT (Sidelaner)
Rexxy (Support)
LJ (Tank)
Antimage (Offlaner)
Luminaire (Support)
Clover (Sidelaner)
Darkness (Tank/Support)
Dan menjadi tim yang terpopuler di Season 7
Pada tahun 2022,Evos Esport Menjadi Wakil Pada Gelaran IESF World Esports Championship 2022, Dan Berhasil Mendapatkan Juara dunia IESF 2022 Dengan Roster Evos Legends:
Jabran “Branz” Bagus Wiloko / Darrel “Tazz” Jovanco Wijaya / Rachmad “DreamS” Wahyudi / Rizqi “Saykots” Awandi Iskandar / Dalvin “Hijume” Ramadhana Putra / COACH:Bjorn Ong (Zeys) - Coach Steven Andreas Gunawan (Agee) - Analyst
Pada tahun 2023 Divisi Mobile Legends (MLBB) junior dari organisasi Evos Esports, yaitu Evos Icon menjadi juara kompetisi e-sports internasional World Cyber Games (WCG) 2023
Evos Icon sukses memenangkan turnamen internasional tahunan yang kini digelar di Busan, Korea Selatan tersebut usai mengalahkan tim asal Filipina, Echo Proud dengan skor 3-2. Yang berangotakan:"Vaanstrong", "Sutsujin", "Veldora", "Douma", Cr1te", "Clawww", "Brigm", dan "Caleb"[20]
Free Fire
EVOS Esports saat ini juga memiliki tim Free fire, yang terdapat di dua negara, Indonesia dan Thailand,Di bawah pimpinan EVOS LUCH (DEANKT) sebagai Head of Esport, Pada Tahun 2019,Evos Capital yang beranggotakan Muhamad “Manay” Farchan Ridha, Naufa “Cupay” Nabbarnur Ibrahim, Regi “Mr. 05” Pratama, dan Saeful “Mr.13” Muharrom,EVOS Capital Berhasil menjuarai turnamen Free Fire World Cup 2019 di Thailand.
Pada tahun 2020 Evos Esport Ekspansi Pada Negara Thailand,Pada Divisi Free fire, Yang di beri Nama EVOS PHOENIX,
Pada Tahun 2021 Evos Phoenix Berhasil Menjuarai Free Fire World Series 2021 Singapore. YANG BERANGOTAKAN: JEONA / RAMBO / THE CRUZ / D_LONG / Zeenon / Lukz / COACH: NAMO
Pada Tahun 2022 Evos Phoenix Berhasil menjuarai Free Fire World Series 2022 Bangkok. Yang Berangotakan: GOD CRUZ / JEONA / D_LONG / Moshi / ALRAEDY / GET HIGH / COACH: NAMO
Pada Tahun 2025 EVOS DIVINE BERHASIL MENJUARAI Free Fire Esports World Cup (EWC) 2025[21] ,Yang Berangotakan RASYAH / ABaaaX / AimGOD / Reyyy / Koceel / Coach :RR / Analysis :Leem / Manager :Adien
PUBG Mobile
Evos esport Memiliki Divisi Pubg mobile Di bawah pimpinan EVOS LUCH sebagai Head of Esport, Pada Tahun 2019,Evos Berhasil menjuarai PUBG Mobile Indonesia National Championship 2019.
Pada Tahun 2023 Evos Esport Bersama Persija Esport Membentuk Tim Bernama PERSIJA EVOS, Yang Berhasil Menjadi Juara PUBG Mobile Pro League atau PMPL Indonesia Fall 2023. Yang berangotakan: Linxx , Gugunco , Microboy , RedFace , Zuxxy , Luxxy , Misery dan S1nyo .
Point Blank
EVOS Esports pernah memiliki tim divisi untuk game Point Blank bernama EVOS Galaxy Sades, yang terdiri dari seluruh pemain perempuan.
Prestasi Utama
Juara PBLC: EVOS Galaxy Sades sukses meraih gelar juara Point Blank Ladies Championship (PBLC) selama tiga tahun berturut-turut (2016, 2017, 2018).
Partisipasi PBIWC: Kemenangan di PBLC 2017 membawa EVOS Galaxy Sades menjadi tim wanita Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam Point Blank International Women Championship (PBIWC) 2017.
Cross Fire
EVOS Esports saat ini juga memiliki tim Cross fire Yang Berbasis Pada negara Filipina
Yang Berhasil Menjadi juara 1 CrossFire Stars Philippines Masters 2025.Dan Berhasil Qualifies To: CrossFire at Esports World Cup 2025
Arena of Valor
EVOS Esports memasuki kompetitif permainan Arena of Valor pada tahun 2017 dengan pemain-pemainnya semua berasal dari Indonesia. Pada bulan Agustus 2018, Hartawan "WyvorZ" Muliadi, Sultandyo "MythR" Raihan, dan Hartanto "POKKA" Lius bergabung dengan tim. EVOS memenangkan AOV Star League Season 2 pada 16 Februari 2019, lolos ke Arena 2019 Valor World Cup sebagai wakil Indonesia.[22]
League of Legends
Tim League of Legends dari EVOS Esports bersaing dalam Vietnam Championship Series (VCS), kompetisi tertinggi dari League of Legends yang kompetitif di Vietnam.[23] Pada Spring Split VCS 2018, EVOS selesai pertama di musim reguler, dan berakhir dengan rekor 12-2.[24] Penempatan mereka di musim reguler memastikan EVOS tiket di final babak playoff, dimana mereka mengalahkan GIGABYTE Marines dengan skor 3–2,[25] yang membuat mereka memenuhi syarat untuk tampil di Mid-Season Invitational (MSI) 2018.
Dalam kualifikasi acara utama MSI 2018, EVOS mengalahkan SuperMassive eSports, 3–1 lalu mengamankan tempat di acara utama.[26][27][28] EVOS mengakhiri turnamwn di MSI 2018 dengan rekor 12-2[29] dan berhasil menjuarai turnamen MSI 2018.[30][31]
Mid laner lama EVOS Đoàn "Warzone" Văn Ngọc Sơn pensiun dari kompetitif profesional pada 15 September 2018 dan menjadi streamer untuk tim.[32] Ia digantikan oleh Võ "Petland" Huỳnh Quang Huy dan Lê "Dia1" Phu Quý dalam persiapan untuk Pemisahan Musim Semi VCS 2019. EVOS berada di posisi ketiga pada musim reguler dengan rekor 9–5, lolos ke babak playoff. Di babak pertama playoff, EVOS mengalahkan Friends Forever 3-2, lalu di babak kedua EVOS mengalahkan Sky Gaming 3-1, dan menghadapi Phong Vũ Buffalo di final, mereka kalah 1-3.
EVOS Esports telah meraih gelar pada kompetisi nasional maupun internasional sejak didirikan. Organisasi ini menjuarai M1 World ChampionshipMobile Legends dan menjadikannya piala internasional pertama bagi EVOS Esports. Sejak saat itu, kiprah EVOS di dunia olahraga elektronik berlanjut dengan menjadi juara pada berbagai kompetisi tingkat nasional, regional, dan dunia pada sejumlah cabang permainan lainnya.