Danau Phewa atau Phewa Tal (Nepali: फेवा तालcode: ne is deprecated , [ˈpʰewatal]) adalah danau air tawar di Nepal yang sebelumnya disebut Baidam Tal terletak di selatan Lembah Pokhara yang meliputi kota Pokhara dan sebagian Sarangkot dan Kaskikot.[1] Ini adalah danau terbesar ketiga di Nepal dan terbesar di Provinsi Gandaki setelah danau Phoksundo dibandingkan dengan badan air Nepal.[2] Danau ini merupakan danau terpopuler dan paling banyak dikunjungi di Nepal. Danau Phewa terletak di ketinggian 742 m (2.434 kaki) dan mencakup area seluas sekitar 5,7 km² (2,2 mil²).[3] Kedalaman rata-ratanya sekitar 86 m (282 kaki) dan kedalaman maksimum 24 m (79 kaki).[4] Kapasitas air maksimum danau ini sekitar 43.000.000 meter kubik (35.000 acre⋅ft)[5]
Asal Usul
Analisis sedimen danau menunjukkan usianya antara 12640 - 12025 SM. Namun, Danau Phewa diperkirakan terbentuk sekitar 13000 SM.[6]
Ekonomi Danau
Danau Phewa dan olahraga airnya merupakan salah satu daya tarik wisata utama kota Pokhara dan pesisir utara danau ini telah berkembang menjadi kawasan wisata, yang biasa disebut Lakeside, dengan hotel, restoran, dan bar yang melayani wisatawan.[7] The water from Phewa lake's outlet is used to generate electricity. The Phewa Power House is located about 15Â km (9,3Â mi) from the southern part of the Phewa lake.[8] A part of the lake is also used for commercial caged fisheries.[9]
Daya Tarik Utama
Kuil Tal Barahi, yang terletak di pusat Danau Phewa, merupakan monumen keagamaan terpenting di Pokhara. Pagoda dua lantai ini diyakini didedikasikan untuk salah satu dewa Hindu yang dikenal sebagai Wisnu. Biasanya ramai pada hari Sabtu. Selain itu Baidam adalah tepi timur Danau Phewa yang juga dikenal sebagai Tepi Danau. Bagian ini berisi deretan hotel, penginapan, restoran, toko buku, dan toko suvenir yang seakan tak berujung. Situs ini merupakan salah satu kawasan wisata paling terkenal di Nepal. Tempat ini juga merupakan titik awal tur ke Pokhara.[10]
Sarangkot dan paralayang, Sarangkot adalah satu-satunya tempat di Nepal untuk paralayang, dari mana Anda dapat terbang di atas Danau Phewa.
Ratna Mandir, bekas istana yang digunakan oleh keluarga kerajaan Nepal juga menjadi daya tarik utama.
Referensi
↑Shrestha, P; Janauer, G. A. (2001). "Management of Aquatic Macrophyte Resource: A Case of Phewa Lake, Nepal"(PDF). Environment and Agriculture: Biodiversity, Agriculture and Pollution in South Asia. Ecological Society (ECOS): 99–107. Diarsipkan dari versi asli pada 2014-02-01. Diakses tanggal 2012-04-25.
↑Rai, Ash Kumar (2000). "Evaluation of natural food for planktivorous fish in Lakes Phewa, Begnas, and Rupa in Pokhara Valley, Nepal". Limnology. 1 (2): 81–89. doi:10.1007/s102010070014. S2CID 23782376.
↑Pantha, M. B. (19–21 October 1994). "Sustainable Development of Inland Fisheries Under Environmental Constraints in Nepal". Regional Symposium on Sustainable Development of Inland Fisheries Under Environmental Constraints. FAO Fisheries Report (FIRI/R512 Suppl). Bangkok, Thailand: Indo-Pacific Fishery Commission, IPFC Working Party on Inland Fisheries: 129–140. ISSN 0429-9337.