Ceratogaulus adalah sebuah genus hewan pengerat punah, yang merupakan bagian dari famili hewan pengerat fosorialMylagaulidae. Genus ini menjadi salah satu dari dua genus hewan pengerat yang memiliki tanduk (bersamaan dengan Mylagaulus di famili yang sama, Mylagaulidae), sekaligus mamalia bertanduk terkecil yang pernah diketahui.[2][3][4]Ceratogaulus hidup di Amerika Utara dari kala Miosen akhir[3][5] hingga Pliosen awal, 16,3 hingga 5,3 juta tahun lalu.[6] Genus ini terkadang dijuluki sebagai "gopher bertanduk",[3] meski berkerabat jauh dengan gopher sejati.
Deskripsi
Rekonstruksi sepasang C. hatcheri.
Ceratogaulus memiliki sepasang tanduk yang besar (dibandingkan dengan ukuran tubuhnya), yang mana keduanya berasal dari tulang nasalnya. Myagaulidae adalah jenis ammalia bertanduk terkecil sekaligus satu-satunya hewan pengerat yang diketahui memiliki tanduk (kecuali dari genus berkerabat Mylagaulus, yang mencakup satu spesies bertanduk, M. cornusaulax ).[3][4] Mereka juga menjadi salah satu dari dua mamalia fosorial bertanduk yang pernah diketahui, bersamaan dengan Peltephilus, sebuah genus armadilo punah.[3] Genus ini berasal dari wilayah yang kini merupakan Dataran Besar Amerika Utara, sebagian besar di Nebraska.[7]
Peran dari tanduk Ceratogaulus masih diperdebatkan. Beberapa tujuan telah dihipotesiskan, termasuk penggunaan untuk menggali, peragaan kawin atau kompetisi, dan perlindungan diri dari pemangsa. Tanduk ini tidak mewakili ciri dimorfisme seksual dan beragam analisis mendukung tujuan perlindungan.[2][3]
Selain tanduknya, hewan ini tampak paling mirip dengan marmot modern. Panjang mereka sekitar 30 sentimeter (0,98ft), dan memiliki kaki depan mirip dayung dengan cakar kuat yang beradaptasi untuk menggali. Mereka juga memiliki mata yang kecil, dan barangkali berpenglihatan buruk, seperti tikus mondok modern. Ciri-ciri tersebut, ditambah beberapa analisis formal morfologi mereka,[8] menunjukkan bahwa mereka barangkali merupakan sejenis hewan penggali.[5]
Referensi
↑Calede, Jonathan J. M.; Samuels, Joshua X. (2020). "A new species of Ceratogaulus from Nebraska and the evolution of nasal horns in Mylagaulidae (Mammalia, Rodentia, Aplodontioidea)". Journal of Systematic Palaeontology. 18 (17): 1395–1414. Bibcode:2020JSPal..18.1395C. doi:10.1080/14772019.2020.1765889. S2CID219902187.
12Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm.283. ISBN1-84028-152-9.