Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Hokkien Quanzhou (Hanzi sederhana:泉州话; Hanzi tradisional:泉州話; Pe̍h-ōe-jī:Choân-chiu-ōe), juga ditranskripsikan sebagai Choan-chiu, Chin-chew, atau Choanchew,[6] adalah sebuah ragam bahasa Hokkien yang dituturkan di Fujian bagian selatan, di daerah yang berpusat di kota Quanzhou. Karena masyarakat Hokkien yang gemar merantau, berbagai dialek Quanzhou dituturkan di luar Quanzhou, terutama di Taiwan dan banyak negara Asia Tenggara, termasuk terutama Filipina, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Sebelum abad ke-19, dialek Quanzhou sendiri merupakan dialek bergengsi yang mencolok dari bahasa-bahasa Min Selatan di Fujian karena riwayat keunggulan sejarah dan ekonomi Quanzhou, tetapi seiring perkembangan Xiamen menjadi pusat politik, ekonomi, dan budaya Fujian selatan, dialek Xiamen secara bertahap menggantikan dialek Quanzhou sebagai dialek bergengsi.[11][12] Meskipun demikian, dialek Quanzhou masih dianggap sebagai dialek baku untuk opera Liyuan dan musik nanyin.[11][13]
Ketika rimadisengau, ketiga fonem bersuara /b/, /l/, dan /ɡ/ diwujudkan masing-masing sebagai bunyi sengau[m], [n], dan [ŋ].[14]
Kumpulan konsonan awal dalam dialek Quanzhou mirip dengan dialek Xiamen dan hampir mirip dengan dialek Zhangzhou. Dialek Quanzhou tidak memiliki fonem /dz/ yang ditemukan dalam dialek Zhangzhou karena penggabungan /dz/ menjadi /l/.[15] Pembeda antara /dz/ (日code: zh is deprecated ) dan /l/ (柳code: zh is deprecated ) masih dibuat pada awal abad ke-19, seperti yang terlihat dalam Huìyīn Miàowù (彙音妙悟), karya oleh Huang Qian (黃謙),[15] tetapi Huìyīn Miàowù sudah memiliki sembilan karakter yang dikategorikan ke dalam kedua konsonan awal tersebut.[16] Pendeta Carstairs Douglas telah mengamati penggabungan tersebut pada akhir abad ke-19.[17] Di beberapa daerah Yongchun, Anxi, dan Nan'an, masih ada beberapa orang, terutama generasi tua, yang membedakan /dz/ dari /l/, menunjukkan bahwa penggabungan tersebut merupakan inovasi baru.[15] Dalam bahasa Hokkien pada awal abad ke-17, /l/ dapat berfluktuasi secara bebas di letak awal sebagai bunyi kepakan[ɾ] atau bunyi letup ronggi bersuara[d].[18]
Pelafalan sebenarnya dari vokal /ə/ memiliki vokal rendah yang lebih lebar, mendekati [ɤ].[14] Bagi sebagian penutur, terutama yang lebih muda, vokal /ə/ sering diwujudkan sebagai [e], misalnya mengucapkan 飞code: zh is deprecated / 飛code: zh is deprecated (/pə/, "terbang") sebagai [pe], dan vokal /ɯ/ juga diwujudkan sebagai [i], misalnya mengucapkan 猪code: zh is deprecated / 豬code: zh is deprecated (/tɯ/, "babi") sebagai [ti], atau sebagai [u], misalnya mengucapkan 女code: zh is deprecated (/lɯ/, "wanita") sebagai [lu].[11]
Selain nada-nada tersebut, ada juga nada netral.[14]
Sandhi nada
Seperti dialek-dialek Hokkien lainnya, aturan sandhi nada diterapkan pada setiap suku kata kecuali suku kata terakhir dalam sebuah ujaran. Berikut ini ringkasan aturannya:[22]
Nada yin awal (33) dan yang naik (22) tidak menjalani sandhi nada.
Nada yang awal dan nada masuk (24) dilafalkan sebagai nada yang naik (22).
Nada yin naik (554) dilafalkan sebagai nada yang awal (24).
↑Mei, Tsu-lin (1970), "Tones and prosody in Middle Chinese and the origin of the rising tone", Harvard Journal of Asiatic Studies, 30: 86–110, doi:10.2307/2718766, JSTOR2718766
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Hokkien Quanzhou". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
Cheng, Chin-Chuan (1999). "Quantitative Studies in Min Dialects". Dalam Ting, Pang-Hsin (ed.). Contemporary Studies in Min Dialects. Journal of Chinese Linguistics Monograph Series. Vol.14. Chinese University Press, Project on Linguistic Analysis. hlm.229–246. JSTOR23833469.
Ding, Picus Sizhi (2016). Southern Min (Hokkien) as a Migrating Language: A Comparative Study of Language Shift and Maintenance Across National Borders. Singapore: Springer. ISBN978-981-287-594-5.
Du, Xiao-ping (2013). 从《厦英大辞典》看泉州方言语音100多年来的演变 [The Phonetic Changes of Quanzhou Dialect in the Recent 100 Years from the Perspective of Chinese–English Dictionary of the Vernacular or Spoken Language of Amoy]. Journal of Huaqiao University (Philosophy & Social Sciences) (dalam bahasa Chinese) (4): 141–145. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Huang, Diancheng, ed. (1998). 福建省志·方言志 (dalam bahasa Chinese). Beijing: 方言出版社code: zh is deprecated . ISBN7-80122-279-2. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-10. Diakses tanggal 2018-03-16. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Lin, Huadong (2008). 泉州方言研究 (dalam bahasa Chinese). Xiamen: Xiamen University Press. ISBN9787561530030. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Quanzhou City Local Chronicles Editorial Board, ed. (2000). 泉州市志[Quanzhou Annals] (dalam bahasa Chinese). Vol.50: 方言code: zh is deprecated . Beijing: China Society Science Publishing House. ISBN7-5004-2700-X. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-11. Diakses tanggal 2017-06-06. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Zhou, Changji[in Tionghoa], ed. (2006). 闽南方言大词典 (dalam bahasa Chinese). Fuzhou: Fujian People's Publishing House. ISBN7-211-03896-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Zhou, Changji (2012). B1—15、16 闽语. 中国语言地图集 [Language Atlas of China] (dalam bahasa Chinese). Vol.汉语方言卷code: zh is deprecated (Edisi 2nd). Beijing: Commercial Press. hlm.110–115. ISBN978-7-100-07054-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Catatan 1:Genealogi Haklau masih diperdebatkan, dan beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Zhangzhou dari bahasa Hokkien, cabang dari bahasa Tiochiu, ataupun bahasa transisi antara Hokkien dan Tiochiu
Catatan 2:Genealogi Zhenan digolongkan sebagai subdialek Zhejiang Tenggara dari dialek Min dalam Atlas Bahasa Tiongkok. Beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Quanzhou dari bahasa Hokkien. Catatan 3:Genealogi Jiangxi digolongkan sebagai cabang langsung bahasa Min dalam Atlas Bahasa Tionghoa. Beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Quanzhou dari bahasa Hokkien.
Catatan 1:Bahasa Hainan dan Leizhou awalnya digolongkan sebagai cabang dari Min Selatan. Keduanya kini telah dipisahkan dan terdaftar sebagai cabang Qiong–Lei, yang merupakan cabang langsung dari Min. Catatan 2:Berdasarkan Atlas Bahasa Tiongkok, baik bahasa Hainan maupun Leizhou keduanya secara terpisah mandiri dan cabang langsung dari Min, tetapi beberapa pakar mengemukakan bahwa keduanya berkerabat dekat dan seharusnya digabungkan menjadi cabang Qiong–Lei.
Catatan 1:Genealogi Manjiang masih diperdebatkan, dan beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang langsung dari Min. Catatan 2:Genealogi Datian masih diperdebatkan, dan beberapa pakar menggolongkannya sebagai cabang langsung dari Min. Catatan 3:Genealogi Zhongshan masih diperdebatkan, dan beberapa pakar menggolongkannya sebagai anggota Min Timur, Min Selatan, atau langsung sebagai cabang Min. Catatan 4:Shao–Jiang pernah digolongkan sebagai cabang Min Utara ataupun Gan, tetapi sekarang digolongkan sebagai cabang langsung Min.