Atalia Praratya, juga dikenal sebagai Ibu Cinta (lahir 20 November 1973) adalah seorang politikus dan dosen Indonesia. Atalia juga merupakan mantan istri dari mantan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.[2]
Atalia lahir di Bandung pada tanggal 20 November 1973. Ayahnya, Ahmad Syarif Puradimadja, merupakan seorang arsitek dan dosen planologi.[4] Ia lulus dari SMA Negeri 5 Bandung dan melanjutkan pendidikan Universitas Padjadjaran (meraih gelar D-3 di jurusan perpajakan) dan Universitas Katolik Parahyangan (meraih gelar S-1 untuk Hubungan Internasional). Atalia juga melanjutkan studi ke jenjang magister pada program studi Ilmu Komunikasi di Universitas Pasundan dan menuntaskan pendidikan doktornya pada program studi yang sama di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.[3][5]
Atalia menikah dengan Ridwan Kamil di Bandung pada 7 Desember 1996. Dari pernikahannya itu, mereka mendapatkan 2 orang anak kandung, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz (almarhum) dan Camillia Laetitia Azzzahra.[6] Pada tahun 2020, Ridwan Kamil dan Atalia mengadopsi anak laki-laki yang mereka beri nama Arkana Aidan Misbach.[7]
Sebutan Ibu Cinta berasal dari panggilan sayang Ridwan Kamil kepada Atalia, Si Cinta. Lambat laun panggilan ini pun populer di masyarakat. [8]
Atalia adalah Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar tahun 2024.[10] Ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Urbane Indonesia sejak tahun 2013. Selain itu, Atalia Praratya merupakan dosen tetap di Universitas Widyatama sejak 2020.[11] Di bidang sosial dan kemasyarakatan, ia dikenal sebagai pendiri sekaligus Ketua Umum Jabar Bergerak[12], sebuah gerakan sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Ia juga pernah menjabat sebagai ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat masa bhakti 2020-2025[13]. Selain itu, ia merupakan pendiri sekaligus penggagas REALITA (Relawan Aksi Nyata untuk Indonesia), sebuah gerakan relawan yang berfokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Selain aktivitas profesional dan sosialnya, Atalia Praratya juga aktif dalam berbagai organisasi lainnya. Hingga saat ini (2026), ia tercatat menjabat sebagai Anggota Dewan Kehormatan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Andalan Nasional Koordinator Wilayah II Kwartir Nasional Gerakan Pramuka[14], Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Pemilih Perempuan dan Peningkatan Kompetensi pada Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG)[15], dan Pengurus Divisi Sosial Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI).
Ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat[16], Ketua Dewan Penasehat Majelis Taktim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP IPHI) Jawa Barat[17], Pembina Jabar Bantuan Hukum[18], Pembina Creative Woman Community[19], serta Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Barat.[20]
Penerima Penghargaan pata tahun 2023 dari Detik Awards untuk kategori Figur Teladan[25]
Penerima penghargaan pada tahun 2022 dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Awads untuk kategori Literacy Promoter[26]
Penerima penghargaan pada tahun 2022 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Kategori Tokoh Penggerak Inklusi Keuangan - Literasi Pemberdayaan Perempuan[27]
Penerima penghargaan pada tahun 2022 Apresiasi Bunda Paud Tingkat Nasional Predikat Wiyata Dharma Madya oleh Direktur PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi[28]
Penerima penghargaan pada tahun 2022 dari Fimela Award 2022 untuk Kategori 'Influential Woman in Local Government of The Year[29]
Penerima penghargaan padat tahun 2022 Piagam Tanda Penghargaan Lencana Karya Bakti dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka[30]
Penerima penghargaan pada tahun 2019 sebagai Perempuan Inspirasi Indonesia 2019 Kategori Penggiat Sosial dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Pusat[butuh rujukan]