Karier
Selama bekerja sebagai pekerja konstruksi, Anang bergabung dengan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) setidaknya sejak tahun 1996. Ia juga bergabung Pemuda Pancasila setidaknya sejak tahun 1999 dan pernah menjabat sebagai Majelis Pengurus Wilayah Jawa Barat. Ia juga menjabat berbagai kepengurusan organisasi nasional di tingkatan daerah seperti Tarung Derajat, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.[1]
Setidaknya sebelum pemilu legislatif tahun 2004, Anang telah bergabung dengan Partai Golongan Karya untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung. Ia kemudian terpilih dan menjabat hingga pemilu tahun 2009, di mana ia terpilih kembali dan menjabat sebagai ketua fraksi Golkar di DPRD.[1] Ia kemudian terpilih kembali pada tahun 2014, dan menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bandung untuk periode 2014–2019.[2]
Pada tahun 2019, Anang mencalonkan diri sebagai anggota DPR dalam pemilu tahun 2019 untuk daerah pemilihan Jawa Barat II. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPR dari fraksi Golkar di daerah pemilihan tersebut bersama dengan Ace Hasan Syadzily.[3] Di DPR, Anang menempati Komisi VIII[4] sebelum kemudian berpindah ke Komisi V.[5]
Pada pemilu 2024, ia gagal untuk terpilih kembali sebagai anggota DPR setelah hanya memperoleh 100.315 suara, selisih 375 dari perolehan suara Dadang M. Naser.[6] Meski demikian, pada tahun 2025, ia terpilih sebagai anggota DPR pengganti antar waktu ketika Ace Hasan Syadzily yang menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional.[7]