Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi dalam 7 tahun pemerintahan Atalya di Kerajaan Yehuda. Menurut catatan sejarah terjadi antara tahun ke-90 sampai ke-97 sejak berdirinya Kerajaan Yehuda (setelah Kerajaan Israel pecah menjadi dua), yaitu sekitar tahun 842-835 SM.
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
"Atalya": adalah satu-satunya penguasa dalam sejarah Yehuda yang bukan keturunan Daud, menjadi ratu selama enam tahun pemerintahan yang bengis. Putri Ahab dan Izebel ini telah menikah dengan Yoram, putra Yosafat, raja Yehuda. Ketika Raja Ahazia (lihat 2 Raja-raja 9:27), putra tunggal Yoram dan Atalya, terbunuh dalam peristiwa pemusnahan rumah tangga Ahab oleh Yehu ketika ia berkunjung ke utara, Atalya yang licik itu menaiki takhta Yehuda dan berusaha memusnahkan keluarga kerajaan, yaitu keturunan Daud, termasuk semua cucunya sendiri. Akan tetapi Yoseba, istri imam besar Yoyada, menyembunyikan putra Ahazia yang masih bayi bernama Yoas dan dengan demikian memelihara keturunan Daud yang darinya Mesias akan lahir (2 Raja–raja 11:2–3; 2 Samuel 7:11,16; 1 Raja–raja 8:25; bandingkan Matius 1:8–9).[4]
Ayat 2
Tetapi Yoseba, anak perempuan raja Yoram, saudara perempuan Ahazia, mengambil Yoas bin Ahazia, menculik dia dari tengah-tengah anak-anak raja yang hendak dibunuh itu, memasukkan dia dengan inang penyusunya ke dalam gudang tempat tidur, dan menyembunyikan dia terhadap Atalya, sehingga dia tidak dibunuh. (TB)[5]
Dalam tahun yang ketujuh Yoyada mengundang para kepala pasukan seratus dari orang Kari dan dari pasukan bentara penunggu. Disuruhnyalah mereka datang kepadanya di rumah TUHAN, lalu diikatnya perjanjian dengan mereka dengan menyuruh mereka bersumpah di rumah TUHAN. Kemudian diperlihatkannyalah anak raja itu kepada mereka. (TB)[9]
"Tahun ke-7": zaman Atalya, sama dengan "tahun ke-7 zaman Yehu, raja Israel" (2 Raja-raja 12:1), atau juga tahun ke-7 persembunyian Yoas, yang tanpa sinkronisme dengan Kerajaan Israel Utara menurut kronologiThiele[7] berlangsung antara September 836 SM dan September 835 SM ("835 SM").[10]
Ayat 21
Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja. (TB)[11]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857