Prestasi Gemilang Padamkan Api, Prabowo Janjikan Kenaikan Jabatan bagi Pangdam dan Kapolda Riau

Prestasi Gemilang Padamkan Api, Prabowo Janjikan Kenaikan Jabatan bagi Pangdam dan Kapolda Riau

Sekolapedia – 25 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan jajaran TNI dan Polri dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Dalam sebuah rapat evaluasi yang digelar di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada Senin (24/8/2026), Sosok Pangdam-Kapolda yang dipuji Prabowo terkait penanganan karhutla Riau, dijanjikan naik jabatan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja luar biasa mereka dalam menekan luas area terbakar.

Dua pejabat utama yang menjadi sorotan adalah Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Keberhasilan mereka dalam mengoordinasikan berbagai unsur untuk memadamkan api di tengah medan yang sulit menjadi alasan utama Presiden memberikan janji manis tersebut. Presiden Prabowo bahkan secara langsung meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menyiapkan posisi baru bagi keduanya segera setelah sisa lahan yang terbakar berhasil dituntaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyoroti efektivitas langkah preventif yang telah dilakukan. “Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan, langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus,” ujar Prabowo. Keberhasilan ini terlihat dari data luas lahan yang terbakar, di mana dari total 16.277,50 hektare yang terdampak hingga Agustus 2026, kini hanya tersisa sekitar 900 hektare yang sedang dalam proses pemadaman intensif.

Keterangan Lahan Terbakar Luas (Hektare)
Total Lahan Terbakar (Hingga Agustus 2026) 16.277,50
Sisa Lahan yang Masih Terbakar 900,00

Menanggapi apresiasi tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menekankan bahwa keberhasilan ini bukanlah kerja individu, melainkan hasil kolaborasi masif. Beliau menyatakan bahwa Sosok Pangdam-Kapolda yang dipuji Prabowo terkait penanganan karhutla Riau, dijanjikan naik jabatan merupakan representasi semangat seluruh personel di lapangan. Menurutnya, penghargaan tersebut adalah milik seluruh anggota Polri, prajurit TNI, BPBD, Manggala Agni, BNPB, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api yang telah bertaruh nyawa di tengah asap dan medan gambut.

Baca juga:
Dilema Cuaca Ekstrem: Dari Banjir Monsun di Manila hingga Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Indonesia

“Apa yang disampaikan Bapak Presiden tentu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami. Namun yang paling utama hari ini adalah menuntaskan tugas. Api harus padam, masyarakat harus terlindungi, dan seluruh personel yang bekerja di lapangan harus kembali dengan sehat dan selamat,” tegas Irjen Herry Heryawan. Ia juga menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan sisa 900 hektare lahan segera terkendali agar dampak asap tidak semakin meluas ke pemukiman warga.

Presiden Prabowo juga sempat menggali masa bakti kedua perwira tinggi tersebut di Riau. Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengungkapkan telah menjabat sebagai Pangdam selama satu tahun, sementara Irjen Pol Herry Heryawan telah bertugas sebagai Kapolda Riau selama lebih dari 17 bulan. Ketegasan dan dedikasi yang ditunjukkan selama masa jabatan tersebutlah yang membuat Sosok Pangdam-Kapolda yang dipuji Prabowo terkait penanganan karhutla Riau, dijanjikan naik jabatan jika misi pemadaman ini tuntas sepenuhnya.

Baca juga:
Krisis Global Menghantam Berbagai Sektor: Dari Kelumpuhan Logistik hingga Ancaman PHK Massal di Industri Rokok

Presiden juga memberikan instruksi tegas agar kekuatan TNI dan Polri terus dikerahkan secara maksimal. Beliau menekankan agar jika terdapat kebutuhan tambahan personel atau bantuan logistik, koordinasi harus segera dilakukan agar tidak ada kendala dalam proses pendinginan lahan gambut yang sering kali memicu api kembali menyala.

Secara keseluruhan, penanganan karhutla di Riau tahun ini menjadi model bagi daerah lain dalam hal koordinasi lintas sektoral. Dengan adanya komitmen dari Presiden Prabowo, diharapkan semangat juang para petugas di lapangan tetap terjaga hingga titik api terakhir benar-benar padam. Keberhasilan misi ini tidak hanya akan menyelamatkan ekosistem hutan, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat Riau melalui penanganan bencana yang cepat dan tepat.

Baca juga:
Prediksi Reshuffle Kabinet Merah Putih: Rocky Gerung Sebut Ada Pembersihan Radikal

Post Comment