Misteri Kematian Rocky Martin Napitupulu: Pengacara Muda yang Pernah Dilaporkan Hotman Paris

Misteri Kematian Rocky Martin Napitupulu: Pengacara Muda yang Pernah Dilaporkan Hotman Paris

Sekolapedia – 21 Juli 2026 | Jakarta – Dunia hukum kembali berduka dengan meninggalnya seorang pengacara muda bernama Rocky Martin Napitupulu (RMN). Pria berusia 28 tahun ini ditemukan tewas setelah diduga terjatuh dari lantai 46 Apartemen Masterpiece, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026). Peristiwa tragis ini sontak menyita perhatian publik, terlebih lagi terungkapnya fakta bahwa Rocky Martin Napitupulu pernah memiliki hubungan yang cukup kompleks dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Menurut keterangan polisi, korban ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G, yang berlokasi di kawasan apartemen tersebut, sekitar pukul 11.20 WIB. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian dari Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat sempat berjalan menuju area rel gondola yang menghubungkan bangunan apartemen dengan hotel sebelum diduga melompat.

Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa Rocky Martin Napitupulu datang seorang diri ke apartemen tersebut. Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik dugaan aksi bunuh diri tersebut. Meskipun polisi belum merilis kesimpulan pasti mengenai penyebab kematiannya, spekulasi dan rasa penasaran publik semakin menguat seiring terkuaknya berbagai fakta mengenai latar belakang Rocky Martin Napitupulu.

Salah satu fakta yang paling mengejutkan adalah hubungan Rocky Martin Napitupulu dengan Hotman Paris Hutapea. Berdasarkan penelusuran, Rocky merupakan keponakan kandung dari Hotman Paris. Hubungan keluarga ini ternyata sempat diwarnai permasalahan hukum. Terungkap bahwa Hotman Paris Hutapea pernah melaporkan Rocky Martin Napitupulu ke Polda Metro Jaya pada 22 Mei 2026 lalu. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/3684/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pelaporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penggelapan honor jasa hukum. Menurut keterangan polisi, Hotman Paris melalui kuasa hukumnya melaporkan Rocky atas dugaan penggelapan dana yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah. Kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa sesuai Pasal 24 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), apabila terlapor atau tersangka meninggal dunia, maka perkara tersebut akan dihentikan.

🔖 Baca juga:
How to Protect AI Systems with the OWASP Top 10 for LLM Applications: Threats, Examples, and Mitigation Strategies

Lebih lanjut, terungkap bahwa Hotman Paris dan Rocky Martin Napitupulu pernah ditunjuk sebagai kuasa hukum dalam sebuah perkara korupsi di Semarang. Klien dalam kasus tersebut mentransfer honorarium sebesar Rp 17,5 miliar kepada Rocky, yang seharusnya diserahkan kepada Hotman. Namun, Hotman merasa dirugikan karena honor tersebut tidak seluruhnya diserahkan, dengan kerugian yang dialami mencapai Rp 3,29 miliar.

Sebelum terlibat dalam kasus tersebut dan meninggal dunia, Rocky Martin Napitupulu telah meniti karier sebagai seorang advokat profesional. Ia pernah menjalani program magang di firma hukum Hotman Paris & Partners Law Firm pada Juni hingga Desember 2018. Selama masa magangnya, Rocky bertanggung jawab dalam berbagai kegiatan persiapan untuk mendukung rapat internal maupun eksternal di firma hukum tersebut. Setelah lulus dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta pada tahun 2020 dengan gelar Sarjana Hukum, Rocky melanjutkan kariernya di berbagai kantor hukum, menangani beragam pekerjaan di bidang litigasi maupun konsultasi hukum, sebelum akhirnya bergabung sebagai Senior Associate di Maja Legal Service.

Perjalanan karier Rocky Martin Napitupulu yang cemerlang namun diakhiri dengan misteri kematian tragis ini meninggalkan banyak pertanyaan. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh fakta terkait peristiwa ini. Kepergiannya yang mendadak ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik mengenai penyebab pasti di balik kematiannya yang menyedihkan.

Post Comment