Bayangkan seluruh keluarga di Indonesia dibagi jadi 10 grup besar (masing-masing 10%).
- Desil 1: Kelompok 10% yang paling butuh bantuan (sangat miskin).
- Desil 10: Kelompok 10% yang paling mampu (paling kaya).
Biasanya, bantuan kayak PKH atau BPNT difokuskan buat kamu yang ada di Desil 1 sampai Desil 4. Data ini diambil dari sistem nasional yang melihat kondisi rumah, pendidikan, sampai aset yang kamu punya.
Baca juga:Akhirnya! Motor Kustom Bisa Legal di Jalan Raya, Cek Dulu Syarat dari Kemenhub Ini
Cara Cek Desil Kamu secara Online
Ada dua cara gampang yang bisa kamu coba:
Baca juga:
Bukan Main! Donald Trump Klaim Ungkap Keberadaan Alien di Piala Dunia 2026
1. Lewat Website (Paling Praktis)
Cocok buat kamu yang nggak mau ribet install aplikasi:
- Buka browser di HP, terus ketik cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP kamu.
- Ketik kode keamanan (captcha) yang muncul di layar. Kalau kodenya burem, klik aja tombol refresh.
- Klik “CARI DATA”.
- Sistem bakal langsung nampilin nama kamu, masuk desil berapa, dan bantuan apa saja yang kamu dapat.
2. Lewat Aplikasi “Cek Bansos”
Cara ini oke kalau kamu juga mau daftar atau usul bantuan baru:
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Registrasi dulu pakai nomor HP dan verifikasi kode OTP yang masuk lewat SMS.
- Kalau sudah masuk, pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data diri dan lokasi tempat tinggal kamu.
- Klik tombol “Cek” buat lihat hasilnya.
Kenali Arti Status Desil Kamu
Biar nggak bingung pas datanya muncul, ini contekan singkatnya:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Prioritas utama buat semua jenis bansos.
- Desil 2 & 3 (Miskin & Hampir Miskin): Langganan tetap bantuan reguler pemerintah.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Masih punya peluang besar dapet bantuan.
- Desil 5 (Pas-pasan): Kadang dapet bantuan, tapi sifatnya terbatas.
- Desil 6 ke atas: Dianggap sudah mampu dan biasanya nggak jadi target bansos.
Penulis: marfel


Post Comment