- Pengendali siluman
Lebih dikenal dengan nama LTA Anti-Pemerintah, LTA ini seringkali melakukan vandalisme di beberapa artikel, termasuk artikel bertopik politik, dengan memasukkan kata yang bersifat menyebalkan, menyerang, dan mengancam pemerintah Indonesia, seperti oplosan, korupsi, koruptor, dll. LTA ini juga seringkali membuat akun dengan nama pengguna yang dilarang. Nama-nama yang berpola sebagaimana yang terdapat di #Akun terkait bisa langsung diblokir sebagai siluman LTA ini. Adapun pengguna yang memiliki nama yang terlihat "aman", namun dengan suntingan yang berpola serupa, bisa dilaporkan ke WP:IPS subhalaman khusus untuk investigasi LTA ini.
LTA ini juga disebut sebagai LTA Anti-Partai Negeri Daulat Indonesia, LTA Koruptor, LTA Korupsi, LTA Penganut Korupsi, LTA Ancaman Pemerintah, dan LTA Anti-Pemerintah. LTA ini aktif di Wikipedia bahasa Inggris sejak tanggal 26 April 2025 dengan melakukan vandal di artikel yang sama. Ada kemungkinan keterkaitan dengan LTA Mahkamah Konstitusi, tetapi hal ini tidak dapat dipastikan. Ada juga kecurigaan bahwa perilakunya mirip dengan LTA Radenmasputrasudarwo. Diketahui bahwa kebanyakan suntingannya menggambarkan dirinya sebagai "oposisi" dari pemerintah saat ini.
Perilaku
Pada awalnya, LTA ini melakukan vandalisme di artikel Pertamina dengan kata-kata yang bersifat menyerang, seperti oplosan, korupsi, dan pengoplosan; yang menjadi awal identifikasinya. LTA ini kemudian kerap kali melakukan vandalisme/suntingan mengganggu di artikel politikus, organisasi, selebriti atau artis, dan lain-lain dengan memasukkan kata-kata kasar (lihat contoh: ) yang menyebalkan, menyerang, mengancam, dan menyinggungkan serta mengandung ujaran kebencian. Termasuk dalam hal ini membuat akun dengan menggunakan nama pengguna yang dilarang, porno, menghasut, dan meniru-niru nama pengguna lain yang mengembalikan suntingannya. Lihat banyak contohnya di #Akun terkait.
Sebagian besar suntingannya bersifat politis dan kemungkinan dimotivasi oleh tren internet. Termasuk dalam hal ini adalah tren rasisme dan SARA,[c] juga pencemaran nama baik terhadap negara tetangga (). LTA ini sering menambahkan emoji jorok di artikel tahun dari kata awal "Tahun ~~~~ tahun terburuk" di ringkasan suntingannya. Ia juga sering memasukkan kata yang berunsur fitnah "Artikel ini sudah ditutup sementara." pada artikel sekolah (seperti Sekolah Bunda Hati Kudus, dan Sekolah Damai). Menambahkan opini rusak (lihat ) dan menambahkan berita viral sesaat di tempat yang salah dan tanpa referensi (). LTA ini juga mengesankan dirinya percaya dengan ramalan (lihat dan , lihat pula WP:CENAYANG). LTA ini kerap menyunting artikel 2026 dengan mengganti tanggal yang salah pada bagian #Hari libur nasional di Indonesia.
Terkait artikel Partai Negeri Daulat Indonesia (sunting | bicara | riwayat | pranala | pantau | log), LTA ini menaruhkan tag {{Db}} ke artikel Partai Negeri Daulat Indonesia secara sembarangan, massal, dan besar-besaran; kemudian membuka Wikipedia:Usulan penghapusan/Partai Negeri Daulat Indonesia yang tidak ditanggapi. Terkadang, LTA ini mengubah nama tokoh-tokoh Indonesia (termasuk politikus) dengan nama yang tidak pantas, seperti mengubah nama Bahlil Lahadalia menjadi "Bahlul Lahadalia", mengubah nama Fadli Zon menjadi "Fadli Zonk", mengubah nama Simon Aloysius Mantiri menjadi "Simontok Aloysius Mantiri", dan mengubah nama politikus lainnya. Terkadang juga ia menambahkan paragraf yang berisi celaan dan ancaman. LTA ini juga kerap menambahkan tanggal/tempat kematian secara sembarangan kepada orang yang masih hidup, supaya tokoh yang masih hidup tersebut dikategorikan meninggal pada hari besok.[d].
LTA ini kerap kali mengubah nama organisasi dan partai-partai politik dengan nama yang tidak pantas, seperti pada artikel Komisi Perlindungan Anak Indonesia, mengubah nama organisasi tersebut yang semula "Komisi Perlindungan Anak Indonesia" menjadi "Komisi Pemborosan Anggaran Indonesia" dan pada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, ia juga mengubah nama singkat organisasi dari "Komnas HAM" menjadi "Komnas HAMA", serta pada artikel Partai Gerakan Indonesia Raya, mengubah nama partai tersebut menjadi "Partai Gerakan Indonesia Omon Omon", tetapi di akhir bagian awal artikel-artikel organisasi LTA ini menuliskan informasi yang mengandung ujaran kebencian, dan kata-kata kasar serta bernada negatif (seperti menulis tugas dan wewenang negatif pada organisasi tersebut dan meminta untuk membubarkan organisasi-organisasi tersebut secara paksa).[e]
Per awal bulan Juni 2025, LTA ini juga merusak Kabupaten Raja Ampat dan artikel terkaitnya dengan memasukan kata-kata kasar dan mengancam berkaitan dengan kasus pertambangan nikel. Dari hasil suntingan terbaru, didapatkan bahwa LTA ini memuja Dedi Mulyadi (KDM). LTA ini juga melakukan vandalisme terhadap halaman LTA-nya sendiri dan meminta untuk menonaktifkan LTA ini secara paksa.[f]
Pada awal bulan Juli 2025, LTA ini seringkali melakukan vandalisme di artikel sejumlah bupati Banyuwangi dengan pola suntingannya sama, seperti memberikan kata-kata yang kasar dan mengandung ujaran kebencian. Ia juga melakukan vandalisme di artikel Ahmad Dhani yang dulunya sudah dilindungi dan artikel terkaitnya (Ahmad Band dan T.R.I.A.D) dengan pola suntingannya juga sama. Namun, di kemudian hari, LTA ini melakukan vandalisme di artikel Kota Sukabumi dengan memasukkan kata-kata tidak berguna karena menganggap kota itu sebagai kota intoleran dan juga memvandal artikel Hutan hujan Amazon dengan alasan dihuni oleh predatornya, menjadikannya sebagai artikel di luar Indonesia kedua yang divandal oleh LTA ini, setelah artikel Kamboja. Pada pertengahan bulan Juli 2025, LTA ini membuat akun dengan nama pengguna yang hanya digunakan untuk serangan dan olok-olokan terhadap organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). LTA ini mengubah gambar logo dan orang (termasuk politikus) menjadi gambar yang provokatif dan jorok, membuat perilakunya mirip dengan LTA ISECHIKA. Terkait kasus desakan pembubaran DPR oleh Ahmad Sahroni, LTA ini juga merusak artikel terkaitnya untuk membubarkan DPR secara paksa.
Sikap
Sikap yang digambarkan LTA ini sangat agresif dan sangat membenci pemerintah dan selebritas, serta tidak menghiraukan peringatan di halaman pembicaraannya. Sejumlah diskusi dengan akun-akun siluman dari LTA ini membuktikan sikap tidak kooperatif dan ngeyel yang kentara sekali. Ia menggambarkan dirinya sebagai pembenci nomor satu Bahlil Lahadalia, dan juga politikus lain. Ia kerap menghina presiden Joko Widodo dan menuduhnya dengan nama "Mulyono" (yaitu nama lahirnya) akibat permasalahan politik. Ia juga menghina Presiden Prabowo secara personal, yang dapat dianggap berlebihan untuk sekadar kritik belaka, dan dapat dipolisikan kapan saja. Beberapa juga menunjukkan bahwa LTA ini bertindak atas dasar FOMO semata, dan terkesan tidak memahami topik yang dibicarakan. Ditambah dengan tanggapan yang terkesan asal-asalan dan galat tata penulisan, kuat dugaan bahwa LTA ini masih muda, dan kemungkinan masih remaja.
Selain itu, LTA ini juga sering menyerang dan merendahkan Ariandi Lie dengan kata-kata yang kasar seperti halnya perilaku LTA Anti-Ariandi Lie,[g] serta memvandal halaman-halaman pengusulan pencabutan kepengurusan Ariandi Lie yang telah ditutup.[h] LTA ini juga sering menyerang pengguna lain yang berniat baik dengan menulis komentar yang bersifat mengancam.[i]
Catatan lain
LTA ini juga beraksi lintas wiki seperti di Wikipedia bahasa Inggris, Wikidata, dsb, jika kedapatan melakukan vandalisme lintas wiki, laporkan akun LTA ini pada steward/penatalayan (SRG atau Stewards).
Halaman yang diserang/divandal
Serta, artikel-artikel yang sedang viral dan berkaitan dengan pemerintahan saat ini.