Sungai Paguyaman adalah sungai yang terletak di ProvinsiGorontalo, Indonesia, sekitar 1900 km di timur laut ibu kota Jakarta.[3][4] Sungai Paguyaman memiliki panjang sungai sekitar 136,25 km mengalir dari barat ke timur kemudian berbelok ke selatan.[5]
Hidrologi DAS
Sungai Paguyaman merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungaiDAS Paguyaman yang memiliki luas tangkapan air mencapai 2.400 km2 (930 sq mi).[1]
Kawasan hulu terjauh berada di selatan lereng kompleks pegunungan utara Gorontalo di wilayah perbatasan Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo dengan puncaknya Huidu Pentolo (2000 mdpl). Selain itu, lereng selatan Gunung Biawu (1900 mdpl) ini merupakan termasuk bagian dari rangkaian pembatas hidrologi dari sistem DAS Paguyaman terhadap DAS lain yang bermuara ke utara (Laut Sulawesi).[1]
DAS Paguyaman berbatasan dengan DAS Limboto (Limboto-Bone-Bolango) disebelah timur dan DAS Randangan disebelah barat. Ketiga DAS "gemuk" tersebut beserta beberapa DAS kecil yang berada dibagian selatan DAS Paguyaman, aliran utamanya bermuara di Teluk Tomini.[1]
Sungai Paguyaman memiliki sekitar 146 anak sungai,[5] di antaranya:
Sungai Hulawalu
Sungai Diloniyohu
Sungai Bango
Sungai Odimita
Sungai Bululi
Sungai Nantu Diyanga
Sungai Mohiyolo
Sungai Daenaa
Sungai Olimbikau
Sungai Moliliulo
Sungai Tilembede
Geografi
Sungai ini mengalir di wilayah utara pulau Sulawesi yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[7] Suhu rata-rata setahun sekitar 23 °C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 26 °C, and terdingin Februari, sekitar 21 °C.[8] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2133 mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Juli, dengan rata-rata 270 mm, dan yang terendah September, rata-rata 53 mm.[9]