Dengan panjang total 658 km (409 mi) dan daerah aliran sungai seluas 15,500 km2 (5,985 sq mi) di Kalimantan Selatan, Indonesia. Debit rata-rata tahunan 1,178 m3/s (41,6 cu ft/s). Ibu kota provinsi Palangka Raya terletak di sepanjang sungai ini.
Penduduk utama adalah suku Dayak, yang melakukan pertanian padi dengan sistem tebang-bakar dan menambang emas di hulu sungai. Bagian hilir Sungai Kayahan mengalir melalui lingkungan rawa gambut yang kaya dan unik, yang telah mengalami degradasi parah akibat program yang gagal untuk mengubah sebagian besar wilayah tersebut menjadi sawah, ditambah dengan aktivitas kehutanan legal dan ilegal.
Tingginya curah hujan serta faktor manusia yang menyebabkan perubahan karakteristik terutama pada daerah hulu menjadikan air dari aliran Sungai Palangka Raya ini pada musim hujan sering meluap, dan menyebabkan banjir pada kawasan sekitarnya.[butuh rujukan]