Sungai Alalak memiliki panjang 27,46 km dengan lebar 100 m[4] dan mengalir melalui kecamatan Banjarmasin Utara dan kecamatan Alalak.[5] Sungai ini memiliki debit sungai sebesar 29,873 m3/s dan terpengaruh oleh pasang surut Sungai Barito sehingga rawan menyebabkan banjir rob di wilayah bantaran Sungai Alalak.[6]
Mutu air di Sub DAS Sungai Alalak dikategorikan tercemar ringan hingga sedang berdasarkan hasil hitung Indeks Pencemaran.[7]
Pencemaran sungai
Pada 2017, terjadi perubahan warna air sungai Alalak dari cokelat menjadi hijau tosca. Hal ini terjadi di musim kemarau dan ikut menyebabkan air berasa asam, tetapi pH tercatat berkisar antara 5 - 6,5.[8]
Pada 2022, Sungai Alalak tercemar oleh tumpahan oli dari kapal pengangkut high sulphur fuel oil (HFSO) yang karam.[9] Pencemaran ini terjadi selama dua minggu dan mencapai ke aliran Sungai Awang.[10]