Penduduk asli pulau Sumbawa adalah suku Sumbawa atau Samawa, suku Dompu dan suku Bima, termasuk di kabupaten Sumbawa. Ada juga suku lain dari daerah lain, selain suku Sasak dan Suku Bugis, umumnya dari Nusa Tenggara Timur dan Bali, dan dari daerah lainnya di Indonesia. Sehingga, sebagai ibu kota kabupaten, kecamatan Sumbawa sangat heterogen, baik suku maupun agama yang dianut masyarakat. Tahun 2021, jumlah penduduk kecamatan Sumbawa sebanyak 63.282 jiwa, dengan kepadatan 1.280 jiwa/km².[2]
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri 2024, mencatat bahwa mayoritas penduduk kecamatan Sumbawa menganut agama Islam. Adapun persentasi penduduk kecamatan Sumbawa menurut agama yang dianut adalah pemeluk agama Islam 91,63%, kemudian Kekristenan sebanyak 5,71% di mana Katolik sebanyak 3,33% dan Protestan sebanyak 2,38%. Kemudian pemeluk agama Hindu sebanyak 2,34, Buddha sebanyak 0,29%, kepercayaan dan Konghucu 0,03%.[2]