Awalnya, stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.[3] Sejak dibangunnya jalur ganda ruas Telagasari—Cirebon tahun 2007,[4] jumlah jalur di stasiun ini bertambah menjadi empat dengan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Cirebon saja dan jalur 3 merupakan sepur lurus arah Cikampek. Bangunan lama stasiun yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen tetap dipertahankan.
Tidak ada layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi penyusulan antarkereta api.