Shibataea kumasaca (倭竹), yang dikenal sebagai ruscus-leaf bamboo[1] atau ruscus bamboo, adalah spesiestanaman berbunga dalam famili rumput, asli lereng pegunungan di provinsi Fujian dan Zhejiang di Tiongkok,[4] dan banyak dibudidayakan di tempat lain. Tumbuh hingga setinggi 15m (49ft), tanaman ini merupakan bambu evergreen yang kompak dan membentuk rumpun.[5]
Di Britania Raya, tanaman ini telah mendapatkan Award of Garden Merit dari Royal Horticultural Society.[5][6] Seperti bambu budidaya lainnya, tanaman ini dapat menjadi invasif dalam kondisi yang menguntungkan melalui rimpang yang merambat.
Sinonim Jepang
Dua kelompok di seluruh dunia memiliki keyakinan berbeda mengenai nama yang tepat untuk spesies ini. Beberapa mengutip asal-usul Jepang dengan nama yang benar adalah Shibataea kumasasa. Kelompok lain menyebutnya sebagai Shibataea kumasaca, yaitu nama yang dilatinkan. Otoritas taksonomi belum menyelesaikan masalah ini.[7]
Chinese Academy of Sciences. 1959–. Flora reipublicae popularis sinicae. (F China) (Terdaftar sebagai: "kumasasa").
Hu, C. H. et al. 1988. Acta Phytotax. Sin. 26(2):132. (Terdaftar sebagai: "kumasasa").
Huxley, A., ed. 1992. The new Royal Horticultural Society dictionary of gardening. (Dict Gard) (Terdaftar sebagai: "kumasasa").
Ohrnberger, D. 1999. The bamboos of the world. (Bamboo World) (Terdaftar sebagai: terdaftar sebagai S. kumasaca (Steud.) Makino ex Nakai).
Ohwi, J. 1965. Flora of Japan (Engl. ed.). (F JapanOhwi)
Stapleton, C. M. A. (1997). The Good Luck or Fortune-inviting Bamboo, Shibataea kumasaca (Steud) Makino ex Nakai: a discussion of the correct botanical name. Bamboo Soc. (GB) Newsletter 27: 32–37. http://www.bamboo-identification.co.uk/SHIBATBN.pdf
Walters, S. M. et al., eds. 1986–. European garden flora. (Eur Gard F) (Terdaftar sebagai: terdaftar sebagai S. kumasasa (Zoll.) Nakai).
Wang Dajun & Shen Shao-Jin. 1987. Bamboos of China. (Bamboo China)