SMP Negeri 1 Mandiraja yang disingkat SMPN 1 Mandiraja merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Sekolah ini berlokasi di Jalan Raya Mandiraja KM. 19, Kabupaten Banjarnegara. Berada di tengah pemukiman penduduk desa Mandiraja Kulon dan Desa Mandiraja Wetan, Kecamatan Mandiraja. Rintisan SMP Negeri 1 Mandiraja mulai beroperasi pada tanggal 12 Desember 1964. Operasional Sekolah dikukuhkan kembali melalui surat keterangan Kepala Dindikpora Kab. Banjarnegara dengan nomor 421.3/5062/Dikpora/2023 tanggal 31 Agustus 2023. SMP Negeri 1 Mandiraja telah memiliki 25 rombongan belajar dengan jumlah peserta didik 839, dengan 43 tenaga pendidik, 8 staf tata usaha, dan 2 tenaga perpustakaan. Sederet prestasi pernah diraih baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional. Kini SMP Negeri 1 Mandiraja ditetapkan sebagai Sasaran Sekolah Sehat Tingkat Nasional, Sekolah Berintegritas, Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten, dan Sekolah Ramah Anak.[1]
Sejarah
Pendirian SMP Negeri 1 Mandiraja diawali dengan pembentukan Sekolah Menengah Pertama Persiapan yang mulai beroperasi pada tanggal 1 Agustus 1964. Selanjutnya, pada tanggal 12 Desember 1978 barulah sekolah ini resmi menjadi SMP Negeri 1 Mandiraja.
WH. Suparno, guru SMP Negeri 1 Purwareja Klampok, merupakan inisiator perjuangan untuk mewujudkan keberadaan SMP Negeri 1 Mandiraja. Awalnya, Beliau melangkah dengan bermusyawarah dengan Camat Mandiraja beserta lurah-lurah dan penatus (Koordinator Lurah) di mandiraja yaitu Mandiraja, Wetan, Panggisari, Purwasaba dan Kebanaran. Hasil musyawarah adalah membuka pendaftaran Siswa “SMP Persiapan (SMPP)”. Hasilnya, tercatat 150 orang mendaftarkan diri menjadi siswa angkatan pertama. Selanjutnya siswa dibagi menjadi 3 kelas. Kegiatan pembelajaran sementara bertempat di Kediaman Penatus Mandiraja Wetan yang bernama S. Rekso Medjo.[2]
Dukungan pendirian pun diperoleh dari Slamet Sumasto, Kepala SMP Negeri 1 Purwareja Klampok. Dukungan tersebut berupa pemberian tugas kepada WH. Suparno, sebagai kepala sekolah serta Indarsiam dan Hidayat sebagai guru di SMPP. Ketiganya merupakan guru di SMP Negeri 1 Purwareja Klampok. Jumlah guru di SMPP masih kurang maka pihak kecamatan dan tokoh masyarakat melakukan pendekatan. Akhirnya SMPP mendapatkan bantuan guru dari SD Negeri 2 Mandiraja Wetan antara lain Suradiana, Limun Margono, Rakhmat, Tohirin Abu Bakar, dan lima orang lainnya.
Keinginan memiliki Gedung sendiri mulai diwujudkan dengan gerakan siswa ”Ngarah Watu” dari kali Serayu sekitar 1 km jauhnya ke lokasi sekolah saat ini. Gerakan ini berlangsung setiap hari sabtu antara tahun 1965 sampai tahun 1969. Pada saat itu siswa masih tak bersepatu sedang guru-gurunya hanya memakai sendal. Sedangkan untuk ujian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Purwareja Klampok.
Perjuangan untuk mendirikan sekolah serta membangun sekolah mendapatkan dukungan penuh dari tokoh-tokoh di Mandiraja. Beberapa tokoh masyarakat yang turut andil antara lain Permadi, Handoko (Camat Mandiraja), Purwanom (Mantri Penerangan), Bapak S. Rekso Medjo (Penatus Mandiraja Wetan), dan Widjaja Alam. Perjuangan menjadi sekolah negeri membuahkan hasil. Tepatnya pada 12 Desember 1978, SMP Persiapan resmi menjadi SMP Negeri 1 Mandiraja. Peresmian dilakukan oleh Drs.Widarso, Kepala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah.
Fasilitas
SMP Negeri 1 Mandiraja memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Memiliki 24 ruang kelas, 3 laboratorium, masjid, ruang keagamaan, gedung serba guna, aula, ruang multimedia, kantin, koperasi siswa dan perpustakaan. Sambungan internet dengan kecepatan 200 Mbps yang mampu melayani kebutuhan administrasi dan pembelajaran karena ditransmisikan dengan jaringan fiber optik antar ruang. Sebanyak 85% area sekolah telah terlayani jaringan WiFi. Jaringan speaker yang terpasang di 36 ruangan yang mudah dikontrol serta nyaman didengar. Perangkat TIK meliputi LCD Proyektor tersedia 8 unit dalam keadaan baik serta 50 unit komputer untuk pembelajaran siswa juga dalam keadaan baik. Selain komputer client, SMP Negeri 1 Mandiraja memiliki 5 komputer server.
Ekstrakurikuler
SMP Negeri 1 Mandiraja memiliki 24 kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya:
Galeri
Foto lingkungan menjelang peringatan HUT ke-60 SMP Negeri 1 Mandiraja