Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan yang memiliki karakteristik mampu melindungi hak-hak anak serta bertujuan menjadi garda terdepan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang berorientasi pada anak. Sekolah Ramah Anak mendukung partisipasi anak dalam pemenuhan hak dasar, yaitu mendapat pendidikan yang layak.[1]
Usaha mewujudkan Sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh keluarga dan masyarakat siswa yang merupakan pusat pendidikan terdekat anak.[2] Lingkungan memiliki dampak yang besar dalam membentuk karakter anak. Anak melaksanakan kegiatan di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat, sehingga perlu adanya pengawasan dan dukungan dari berbagai pihak terkait.
Sekolah Ramah Anak merupakan gagasan untuk mewujudkan sekolah yang terbuka dan melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam tumbuh kembang mereka. Guru berfungsi sebagai fasilitator anak untuk mengembangkan bakatnya. Salah satu hak dasar anak adalah hak berpartisipasi di mana anak diminta untuk aktif berpartisipasi dalam menunjang tumbuh kembang mereka.
Sekolah Ramah Anak membebaskan cara belajar yang unik dari setiap siswanya, sehingga dibutuhkan tenaga pengajar yang berkualitas dan memahami esensi pembelajaran.
Referensi
↑"Situs web SIGA Kemenpppa". SIGA Kemenpppa. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Diakses tanggal 8 September 2021.