Meski tidak dianggap sebagai sekolah favorit, SMP Negeri 12 Yogyakarta menempati peringkat ketiga sekolah menengah pertama dengan prestasi terbanyak di seluruh Indonesia dengan mengantongi 204 medali. Data ini diambil dari tahun 2020 sampai 3 Juli 2025.[3]
Sejarah
Pendirian SMP Negeri 12 Yogyakarta
Pada tahun 1977, sekolah menengah pertama di Kota Yogyakarta hanya berjumlah 8. Oleh sebab itu, Presiden Soeharto meluncurkan Instruksi Presiden di sektor pendidikan. Kebijakan tersebut menghasilkan sekolah-sekolah baru di berbagai jenjang, mulai dari SD hingga SMA di seluruh Indonesia, termasuk SMP Negeri 12 Yogyakarta.
SMP Negeri 12 Yogyakarta didirikan pada 1978, Penerimaan Siswa Baru (PSB) angkatan pertama dilaksanakan pada bulan Desember 1977 dengan tes tertulis untuk dua kelas. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada saat itu ditempati di gedung SMP Negeri 3 Yogyakarta di Jalan Pajeksan, Gedong Tengen, yang berjarak satu kilometer dari gedung saat ini.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 029210/0/1978 tertanggal 2 September 1978, SMP Negeri 12 Yogyakarta telah mendapatkan izin operasional dengan kepala sekolah Drs. Moeltadjam, dan St. S. Darmawan sebagai wakilnya. Tenaga pengajar didatangkan oleh Kanwil Depdikbud DIY, baik melalui mutasi dari SMP lain, perekrutan guru baru lulusan PGSLP, maupun seleksi tambahan oleh Kanwil Depdikbud
Pada PSB kedua yang dilaksanakan di bulan Desember 1978, SMP Negeri 12 Yogyakarta menerima tiga kelas, yang sebelumnya hanya dua. Untuk tahun ajaran selanjutnya, SMP Negeri 12 Yogyakarta memiliki total tujuh kelas, yaitu tiga rombongan belajar untuk kelas satu, dua rombongan untuk kelas dua, dan dua rombongan untuk kelas tiga.[4]
Pendirian gedung SMP Negeri 12 Yogyakarta
Peresmian gedung SMP Negeri 12 Yogyakarta yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Prof. Dr. Daoed Joesoef.
Pada tahun 1980, kegiatan KBM SMP Negeri 12 dipindahkan ke gedung baru yang baru saja dibangun yang berada di Jalan Tentara Pelajar No. 9, Bumijo. Peresmian gedung ini dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Prof. Dr. Daoed Joesoef, pada 12 November 1980. Peresmian tersebut diabadikan melalui penandatanganan sebuah prasasti, yang saat ini terpasang di dinding sebelah barat aula sekolah.[4]
Bangunan sekolah ini pernah ditumpangi oleh SMA 17 Yogyakarta, sebuah sekolah swasta, akibat sengketa tanah antara pihak sekolah dan ahli waris.[5]
Kepala Sekolah
Sudah ada 10 kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Negeri 12 Yogyakarta sejak 1978,[4][6] yaitu: