Jalur 2B menjadi jalur yang diminati penumpang karena jalur ini dapat menjadi penghubung beberapa lokasi pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta; seperti Stadion Kridosono, Stadion Mandala Krida, Kebun Binatang Gembira Loka, Taman Pintar, dan Monumen Jogja Kembali. Jalur 2B juga menjadi salah satu jalur vital karena menghubungkan sejumlah titik transit utama yang dilalui banyak jalur lain, sehingga memudahkan penumpang untuk melakukan transit menuju berbagai wilayah. Titik-titik tersebut meliputi Terminal Condongcatur, Halte Kridosono, Ngabean, dan Terminal Jombor.
Selama Februari 2025, jalur 2B telah melayani sebanyak 83.767 penumpang, menjadikannya sebagai jalur Trans Jogja dengan jumlah penumpang terbanyak kelima di antara seluruh jalur yang beroperasi pada saat itu.[1]
Sejarah
Jalur 2B merupakan salah satu dari enam jalur perdana yang mulai beroperasi pada 17–18 Februari 2008.[2]
Informasi unit armada
Beroperasi dengan 8 unit armada. Tipe bus yang digunakan di jalur 2B adalah Hino FB 130 Kuning-Hijau body Neptune dan Grand Venus berkaroseri Restu Ibu Pusaka memiliki gambar Tugu Yogyakarta pada sisi samping body bus.[3] Depo Armada 2B berada di Banguntapan dan dioperatori oleh PT Jogja Tugu Trans.
Daftar Halte
Jalur 2B melewati 52 pemberhentian bus, dengan 17 di antaranya merupakan pemberhentian transit, tempat pengguna dapat berpindah dari jalur 2B ke jalur lainnya. Berikut adalah halte-halte yang dilalui oleh jalur 2B:[4]