PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (berbisnis dengan nama SIG) adalah sebuah badan usaha milik negaraIndonesia yang bergerak di bidang produksi bahan bangunan. Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1953, saat pemerintah Indonesia mendirikan Badan Hukum N.V. Pabrik Semen Gresik sebagai inisiasi awal pembangunan sebuah pabrik semen di Gresik dengan kapasitas terpasang sebesar 250.000 ton semen per tahun. Pada tahun 1957, Presiden Soekarno meresmikan pabrik semen milik perusahaan ini. Pada tahun 1961, pemerintah mengubah badan hukum perusahaan ini menjadi sebuah Perusahaan Negara (PN) dengan nama PN Semen Gresik.[7][8] Pada tahun 1969, atas berbagai petimbangan, status badan hukum perusahaan ini diubah menjadi perseroan terbatas. [7][9]
Pada tahun 1991, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Pada saat itu, kapasitas terpasang dari perusahaan ini telah mencapai 1,8 juta ton semen per tahun.[10] Pada tahun 1995, perusahaan ini mengakuisisi PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa, sehingga kapasitas terpasang dari perusahaan ini mencapai 8,5 juta ton semen per tahun. Pada tahun 1998, raksasa semen asal Meksiko, Cemex resmi memegang 14% saham perusahaan ini, dan ditingkatkan menjadi 25,5% setahun kemudian. Pada tahun 2006, Blue Valley Holdings (perusahaan milik Rajawali Corpora) membeli 24,9% saham perusahaan ini yang dipegang oleh CEMEX, dan menjualnya kembali empat tahun kemudian.[4]
Pada tahun 2012, perusahaan ini mengakuisisi Thang Long Cement Joint Stock Company asal Vietnam yang memiliki kapasitas terpasang saat itu mencapai 2,3 juta ton semen per tahun. Pada tahun 2013, perusahaan ini bertransformasi menjadi strategic holding dan mengubah namanya menjadi seperti sekarang,[11] serta memisahkan bisnis produksi semennya ke PT Semen Gresik.
Pada 2019, melalui Semen Indonesia Industri Bangunan, perusahaan ini mengakuisisi 80,64% saham PT Holcim Indonesia Tbk milik Holderfin B.V. dan kemudian mengubah nama perusahaan tersebut menjadi Solusi Bangun Indonesia. Merek produk Holcim juga diubah menjadi Dynamix. Pada tahun 2020, perusahaan ini mengubah nama dagang dan logo perusahaan dari Semen Indonesia menjadi SIG dengan menegaskan visi perusahaan sebagai penyedia solusi bahan bangunan. Pada tahun 2021, perusahaan ini menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation asal Jepang yang secara resmi memegang 15,04% saham anak perusahaannya Solusi Bangun Indonesia.[4]
Pada tahun 2022, sebagai upaya penyatuan BUMN sub klaster semen, Pemerintah Indonesia mengalihkan kepemilikan saham PT Semen Baturaja Tbk ke perusahaan ini dan menjadikannya resmi sebagai bagian dari perusahaan ini.[12] Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, yang kemudian berganti nama menjadi Danantara Asset Management, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[13]
Pada 6 Januari 2026, dalam rangka implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN melalui Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara Republik Indonesia Berupa Saham Seri B pada BUMN Kepada Badan Pengaturan BUMN, sekaligus mengalihkan fungsi pengelolaan negara dari Kementerian BUMN kepada BP BUMN, SIG mengalihkan 34.570.229 lembar saham Seri B atau setara 0,51% yang sebelumnya dimiliki oleh Danantara Asset Management kepada BP BUMN, yang kemudian dijadikan sebagai saham Seri A Dwiwarna.[14] Dengan pengalihan kepemilikan saham Seri B tersebut, porsi kepemilikan saham Danantara Asset Management terhadap SIG berkurang menjadi 50,69%, kendati tidak mempengaruhi komposisi kepemilikan saham Negara Republik Indonesia secara keseluruhan.[15]
Produk
Semen Kantong
Beragam pilihan merek semen kemasan sak yang didukung oleh 385 distributor dan lebih dari 70.000 toko retail di seluruh Indonesia[4]
Semen PCC
Semen serbaguna ramah lingkungan[16] untuk aplikasi konstruksi umum, perumahan, hingga block beton dinding panel.
Dynamix Extra Power: semen khusus untuk aplikasi struktural seperti beton pracetak, beton pratekan, jalan beton, serta pekerjaan struktur rumah tinggal atau gedung.
Dynamix Masonry: semen khusus untuk aplikasi non struktural seperti pasangan bata dan keramik, plesteran, acian, profil dan sudut.
Semen Curah
EzPro: semen multifungsi
PwrPro: semen ekstra kuat
MaxStrength: semen untuk pengecoran massal dan stabilisasi tanah
Tersedia dalam berbagai varian yang telah memenuhi standardisasi ASTM C 150-94, SNI 03-6468-2000, dan PBI 1971 Ν.Ι.-2.
Canal U
Girder
Square pile
Spun pile
Box culvert
Sheet pile
Slab
Bantalan kereta
Produk precast custom lainnya
Non Semen
Paving Porous: Inovasi solusi untuk kawasan tergenang dengan meresapkan air ke lapisan di bawahnya sehingga mengurangi limpasan permukaan (surface run-off).[18]
Precise Interlock Brick: Teknologi pembangunan rumah ramah lingkungan yang dirancang khusus dengan sistem penguncian satu sama lain untuk membangun struktur bangunan dengan lebih cepat, hemat, presisi, dan ramah gempa.[19]
Solusi lengkap untuk bisnis konstruksi, mulai dari layanan teknis dan non teknis, mulai dari konstruksi sipil, fabrikasi, mekanikal dan elektrikal, serta penyewaan alat berat konstruksi[5]
Layanan jasa transportasi dan logistik terintegrasi jalur darat maupun laut, yang melayani distribusi produk industri mulai dari semen, gipsum, tras, batu bara, barang fabrikasi, limbah B3, kertas, besi, cement board, dan lainnya.[5]
Bisnis penyedia kantong semen serta kemasan industri lain, khususnya yang menggunakan bahan kertas kraft maupun PP Woven seperti bahan kimia, makanan ternak, arang, bahan makanan, dan keperluan kemasan lainnya.[5]
Layanan jasa penambangan dalam rangka menjamin ketersediaan pasokan bahan baku tambang untuk mendukung produktivitas dan kelancaran proses produksi. Serta melayani persewaan alat berat di berbagai sektor seperti infrastruktur jalan, pertambangan, dan lainnya.[5]
Melayani penyediaan bahan bangunan serta produk industri lainnya di pasar regional maupun internasional yang telah menjangkau pasar ekspor di Asia, Australia, dan Oseania.[5]
SobatBangun: platform daring terintegrasi dengan berbagai layanan untuk pembangunan atau renovasi rumah, termasuk kebutuhan desain (arsitek), tukang bangunan (kontraktor), konstruksi dan pengisian perabotan rumah, hingga opsi pembiayaan.[4]
AksesToko: platform daring untuk mendukung pertumbuhan bisnis distributor dan toko bangunan rekanan perusahaan ini.[4]
Menyediakan layanan persewaan dan penjualan lahan industri, bangunan pabrik, pergudangan, serta pusat bisnis dan properti, lengkap dengan fasilitas dan infrastruktur pendukungnya.[5]
Penyedia Properti
Solusi bidang properti dan aset manajemen, melalui pengembangan landed house apartemen, area komersial terpadu, serta sektor hospitality berupa gedung pertemuan, ruang rapat, penginapan, katering, dan wisata.[5]
Menyediakan solusi pengelolaan limbah industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan berbagai layanan, mulai dari analisis penanganan dan pengangkutan limbah di lokasi pelanggan, pemetaan dan konsultasi limbah hingga penyiapan dan pemusnahan limbah. [5]
SIG memiliki pabrik yang tersebar di berbagai wilayah strategis untuk mendukung kapasitas produksi dan distribusi produk bahan bangunan secara efisien.[20]
SIG memiliki jaringan batching plant yang tersebar di seluruh lokasi proyek di Indonesia, yaitu Sumatra Utara, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.[20]
Jangkauan distribusi
Lokasi pabrik yang sangat strategis di Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Vietnam menjadikan SIG mampu memasok kebutuhan bahan bangunan di seluruh tanah air dengan didukung puluhan ribu distributor, sub distributor dan toko-toko retail. Selain penjualan di dalam negeri, SIG juga mengekspor ke beberapa negara di Asia, Australia, Oseania, dan Afrika antara lain: Singapura, Malaysia, Filipina, China, Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Fiji, Hong Kong, Maldives, Taiwan, Chile, Peru, dan Benin.[20]
Perusahaan ini terus berupaya untuk memenuhi beragam sertifikasi demi menjamin praktik tata kelola perusahaan yang baik. Sertifikasi-sertifikasi yang telah diraih oleh perusahaan ini antara lain:[4]
Kompetitor utama dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. adalah perusahaan semen swasta bernama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.[22] (Indocement) yang memproduksi semen dengan merek Tiga Roda. Indocement menguasai pangsa pasar semen sebesar 29,1% pada tahun 2025.[23]