Bendungan ini mulai dibangun pada tahun 2017[1] dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Oktober 2024.[2]
Manfaat
Bendungan ini diharapkan dapat mengairi lahan pertanian seluas 4.500 hektar, mengurangi debit banjir sebesar 230 meter kubik per detik, dan menyediakan air baku sebanyak 0,13 meter kubik per detik.[1][3] Selain itu, lahan di sekitar bendungan ini juga dapat dimanfaatkan untuk menanam padi, jagung, ketela, dsb.[4]