Reich Keempat (bahasa Jerman:Viertes Reichcode: de is deprecated ) adalah gagasan untuk kekaisaran Jerman di masa mendatang yang dalam teori sebagai penerus dari Jerman Nazi (1933-1945). Istilah Reich Ketiga awalnya dibuat oleh Arthur Moeller van der Bruck dalam judul bukunya pada tahun 1923, Das Dritte Reich dan digunakan oleh Nazi untuk tujuan propaganda untuk mensahkan rezimnya sebagai negara penerus dari Reich Pertama (Kekaisaran Romawi Suci, 962-1806) dan Reich Kedua (Kekaisaran Jerman, 1871-1918). Selebihnya, istilah Reich Pertama dan Reich Kedua tidak pernah dipakai oleh para sejarawan.
Istilah "Reich Keempat" dipakai dalam berbagai sudut pandang. Beberapa neo-Nazi menggunakan istilah ini untuk mendeskripsikan kembalinya Jerman Nazi yang mereka cita-citakan. Istilah ini juga digunakan untuk merendahkan seperti yang dipakai oleh para pencetus teori persekongkolan untuk mengacu pada maksud-maksud tersembunyi dalam kelanjutan paham Nazi dan oleh para kritikus yang menganggap bahwa Jerman memiliki peran besar di Uni Eropa.
↑Goodrick-Clarke, Nicholas Black Sun: Aryan Cults, Esoteric Nazism, and The Politics of Identity New York: 2002--N.Y. University Press, Lihat Chapter 4 and 11 untuk informasi lebih lanjut untuk "Kekaisaran Barat" yang diusulkan.
Bibliografi
Infield, Glenn. Secrets of the SS (Stein and Day, New York, 1981) ISBN 0-8128-2790-2
Schultz, Sigrid. Germany Will Try It Again (Reynal & Hitchcock, New York, 1944)
Tetens, T.H. The New Germany and the Old Nazis (Random House, New York, 1961) LCN 61-7240
Wechsberg, Joseph. The Murderers Among Us: The Simon Wiesenthal Memoirs (Mc Graw Hill, New York, 1967) LCN 67-13204