Biografi
Kehidupan awal dan pendidikan
Sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara, Raymond Hunthausen lahir pada 21 Agustus 1921, di Anaconda, Montana, dari pasangan Anthony Gerhardt dan Edna Marie (née Tuchscherer) Hunthausen.[1] Orangtuanya memiliki dan mengoperasikan toko kelontong lokal.[2] Ia dibesarkan dengan membantu bisnis grosir dan bekerja di pabrik bir Tuchscherer. Berjuluk "Dutch", Hunthausen menerima pendidikan awal dari para biarawati Ursulin di sekolah parokial, dan unggul dalam bidang akademik dan atletik semasa perguruan tinggi.[2]
Hunthausen masuk Carroll College di Helena, Montana, mengambil jurusan kimia dan lulus secara cum laude pada 1943.[1] Ia menerima pilihan menjalankan karir sebagai insinyur kimia atau pilo tempur untuk Angkatan Udara Amerika Serikat.[3] Namun, ia didorong oleh Padri Bernard Topel, pengajar spiritual dan profesor matematikanya di Carroll, untuk masuk imamat.[2][3] Hunthausen memulai pembelajarannya di Seminari Santo Edward, Kenmore, Washington, pada 1943.[4]
Imamat
Hunthausen ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Helena oleh Uskup Joseph Gilmore pada 1 Juni 1946, di Helena.[5] Ia kembali ke Carroll College, tempat ia menjabat sebagai profesor kimia (1946–57) dan pelatih sepak bola dan basket (1953–57).[1] Pada 1953, ia menerima gelar magister dalam bidang kimia dari Universitas Notre Dame di Indiana.[2] Hunthausen menjabat sebagai presiden Carroll College dari 1957 sampai 1962. Vatikan mengangkatnya menjadi prelat domestik pada 1958.[1]
Uskup Helena
Pada 8 Juli 1962, Hunthausen diangkat menjadi uskup Helena keenam oleh Paus Yohanes XXIII.[5] Ia menerima penahbisan episkopal di Katedral Santa Helena, Helena pada 30 Agustus 1962, dari Uskup Agung Egidio Vagnozzi, dengan Uskup Bernard Topel dan William Condon bertugas sebagai ko-konsekrator.[5] Sebagai uskup Helena, Hunthausen menjadi bapa dewan di seluruh empat sesi Konsili Vatikan Kedua di Roma. Ia menjadi uskup Amerika Seriakt termuda dan terbaru pada permulaan konsili tersebut.
Dimulai pada 1976, Hunthausen berkarya dengan Call to Action dan berniat untuk mengimplementasikan program mereka. Masa jabatannya sebagai uskup ditandai oleh peningkatan keterlibatan awam dalam urusan gereja, pendirian misi di Guatemala, penutupan banyak sekolah dasar dan tinggi Katolik, dan memperkuat program pendidikan keagamaan.
Pensiun dan warisan
Pada 21 Agustus 1991, Paus Yohanes Paulus II menerima pengunduran diri Hunthausen dari jabatan Uskup Agung Seattle, lima tahun sebelum usia pensiun episkopal normal 75 tahun. Ia kemudian pindah ke Helena untuk tinggal dengan saudaranya, Jack Hunthausen.[3] Raymond masih mendengarkan pengakuan dosa sekali sepekan di East Helena, Montana, dan memimpin retret di Keuskupan Helena.
Pada 22 Juli 2018, Hunthausen meninggal di rumahnya di Helena dalam usia 96 tahun. Ia merupakan uskup agung kedua yang dimakamkan di Katedral Santo Yakobus.