Nama Pondok Aren sendiri berasal dari kondisi geografis di masa lalu yang merupakan kawasan perkampungan besar yang meliputi wilayah timur Kelurahan Parigi Lama, bagian timur Kelurahan Pondok Kacang Timur, serta Kelurahan Pondok Aren itu sendiri. Kata Aren di nama Pondok Aren merujuk pada pohon aren (Arenga pinnata), sejenis tanaman palem. Sebelumnya kantor kecamatan berada di kelurahan Pondok Aren. Namun, karena lahan tersebut merupakan tanah bekas perkebunan negara (PTPN) yang diklaim oleh perumahan Bintaro Jaya sebagai pemiliknya, kantor kecamatan akhirnya dipindahkan ke gedung baru di Kelurahan Parigi Baru pada tahun 2005.
Pertengahan tahun 2025, jumlah penduduk kecamatan Pondok Aren tercatat sebanyak 310.955 jiwa, dengan kepadatan 10.407 jiwa/km². Kemudian, persentasi penduduk kecamatan Pondok Aren berdasarkan agama yang dianut yakni mayoritas beragama Islam sebanyak 92,27%. Kemudian yang beragama Kekristenan sebanyak 7,22%, dengan rincian Protestan sebanyak 4,56% dan Katolik 2,66%. Penganut agama Buddha sebanyak 0,31%, kemudian Hindu sebanyak 0,20% dan lainnya kurang dari 0,01%.[2][6] Sarana rumah ibadah, terdapat 130 masjid, 12 gereja, 2 vihara dan 1 pura.[5]