Perselan mempunyai rivalitas dengan tim lokal lain dari Sanga-Sanga, yaitu Gelora Pantai. Kedua tim bermain di Liga 4 zona Kalimantan Timur, dan setiap pertandingannya dikenal dengan nama derbi Sanga-Sanga.[3]
Julukan
Julukan Laskar Merah Putih 47 yang diberikan kepada Perselan, merujuk pada peristiwa konfrontasi antara Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI) dan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) pada tanggal 27 Januari 1947, ketika Belanda, melalui KNIL, masih menduduki Sanga-Sanga. Sanga-Sanga saat ini dikenal dengan julukan "Kota Juang".[4]