Barisan Pemberontakan Rakyat IndonesiaBendera BPRI.[1]
Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia, disingkat BPRI, adalah milisi Indonesia yang bermarkas di Surabaya. Didirikan oleh Sutomo pada 12 Oktober 1945.[2]:42
Sejarah
Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia bertujuan untuk mewujudkan dan mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Istilah barisan pemberontakan, dan bukan barisan pejuang, dipilih karena Belanda memegang kekuasaan atas penduduk lokal, yang merupakan rakyat biasa, dan ingin menekankan fakta bahwa milisi mereka dipimpin terutama oleh rakyat jelata. BPRI menggalang perlawanan rakyat terhadap Belanda yang ingin menguasai Indonesia pasca menyerahnya Jepang pada Perang Dunia II.
Peran BPRI yang paling menonjol adalah keterlibatannya dalam Pertempuran Surabaya. Saat itu, Sutomo menyampaikan pidato melalui siaran radio yang menggalang masyarakat Surabaya melawan tentara Sekutu.
↑“Bung Tomo Pemberontak dari Kampung Blauran,” Jakarta: Tempo, 9–15 November 2015, hlm. 42.
↑Sanusi, H.M. Djunaid Sanusi dkk (1984). Secercah Perjuangan BPRI Bn. VIII Brig. “S” Div. VI (NAROTAMA) di Samarinda'. Samarinda: Pemda Kalimantan Timur, hlm. 48–51.