Operasi Anthropoid
| Operasi Anthropoid | |
|---|---|
| Bagian dari Pendudukan Cekoslowakia oleh Jerman dalam Perang Dunia II | |
Mobil Typ 320 milik Heydrich yang rusak akibat granat antitank | |
| Jenis | Asasinasi |
| Lokasi | Praha, Protektorat Bohemia dan Moravia |
| Direncanakan | Desember 1941 – Mei 1942 |
| Perencana | Special Operations Executive, František Moravec |
| Sasaran | Reinhard Heydrich (DOW) |
| Tanggal | 27 Mei 1942; 84 tahun lalu (1942-05-27) |
| Dieksekusi oleh | Jozef Gabčík, Jan Kubiš |
| Hasil |
|
Reinhard Heydrich, kepala Kantor Pusat Keamanan Reich (RSHA) Jerman, penjabat Reichsprotektor Protektorat Bohemia dan Moravia, dan salah satu arsitek utama Holokaus,[1][2] diserang selama Perang Dunia II dalam sebuah operasi terkoordinasi oleh gerakan perlawanan Cekoslowakia. Upaya pembunuhan tersebut, yang diberi nama sandi Operasi Anthropoid, dilaksanakan oleh agen perlawanan Jozef Gabčík and Jan Kubiš pada 27 Mei 1942.[3] Heydrich terluka dalam serangan itu[4] dan meninggal dunia 8 hari kemudian akibat luka-lukanya.[3]
Para agen yang melaksanakan pembunuhan ini adalah tentara Angkatan Darat Cekoslowakia yang dipersiapkan dan dilatih oleh Special Operations Executive (SOE) Inggris dengan persetujuan dari Pemerintahan pengasingan Cekoslowakia yang dipimpin oleh Edvard Beneš. Pihak Cekoslowakia melakukan operasi ini untuk membantu memberikan legitimasi bagi pemerintahan pengasingan mereka, serta untuk membalas dendam atas pemerintahan kejam Heydrich.[5] Operasi ini merupakan satu-satunya pembunuhan terhadap pemimpin senior Nazi yang disponsori oleh pemerintah yang terverifikasi sepanjang perang. Kematian Heydrich memicu gelombang aksi pembalasan oleh pasukan SS, termasuk penghancuran desa-desa dan pembantaian massal warga sipil, termasuk Pembantaian Lidice.
Berbagai monumen peringatan telah didirikan di negara-negara seperti Republik Ceko, Slowakia, dan Britania Raya sebagai dampak dari pembunuhan ini beserta peristiwa setelahnya.
Latar belakang
Protektorat Bohemia dan Moravia

Reinhard Heydrich telah menjabat sebagai kepala Kantor Pusat Keamanan Reich (RSHA) sejak September 1939 dan ditunjuk sebagai penjabat Protektor Bohemia dan Moravia menggantikan Konstantin von Neurath pada September 1941.[6] Kanselir Adolf Hitler setuju dengan Reichsführer-SS Heinrich Himmler dan Heydrich bahwa pendekatan von Neurath yang relatif lunak terhadap orang-orang Ceko justru menyuburkan sentimen anti-Jerman serta memicu gerakan perlawanan anti-Jerman melalui aksi pemogokan dan sabotase.[7][8]
Heydrich datang ke Praha untuk "memperkuat kebijakan, menjalankan langkah-langkah penanggulangan terhadap perlawanan", dan mempertahankan kuota produksi mesin serta persenjataan Ceko yang "sangat penting bagi upaya perang Jerman".[8] Selama menjalankan perannya sebagai diktator de facto Bohemia dan Moravia, Heydrich sering kali bepergian bersama sopirnya menggunakan mobil dengan atap terbuka. Tindakan ini merupakan unjuk kepercayaan dirinya terhadap pasukan pendudukan serta efektivitas pemerintahannya.[9] Karena efisiensinya yang brutal, Heydrich dijuluki sebagai Jagal Praha (Butcher of Prague), Si Binatang Pirang (Blond Beast), dan Sang Algojo (Hangman).[10]
Konteks strategis

Pada akhir tahun 1941, Jerman Nazi telah menguasai hampir seluruh Eropa kontinental, dan pasukan Jerman tengah mendekati Moskow.[11] Pihak Sekutu menganggap kapitulasi (penyerahan diri) Uni Soviet kemungkinan besar akan terjadi. Pemerintahan pengasingan Cekoslowakia di bawah Presiden Edvard Beneš berada di bawah tekanan dari intelijen Britania, karena hanya ada sedikit gerakan perlawanan yang terlihat sejak pendudukan wilayah Sudetenland di negara tersebut pada tahun 1938. Pengambilalihan wilayah-wilayah ini sebelumnya telah disetujui oleh Britania Raya dan Prancis dalam Perjanjian München. Pendudukan atas seluruh wilayah negara dimulai pada tahun 1939, di mana pengkhianatan awal oleh Britania Raya dan Prancis, serta teror Nazi yang mengikutinya, tampaknya sempat mematahkan semangat perlawanan orang-orang Ceko untuk beberapa waktu.
Invasi Jerman ke Uni Soviet telah merangsang aksi-aksi sabotase oleh komunis Ceko, yang kemudian mendasari penunjukan Heydrich.[12] Selain meneror pihak oposisi dan mendirikan ghetto serta kamp konsentrasi Theresienstadt, Heydrich juga mengawasi kebijakan progresif berupa pemberian upah yang baik (setara dengan upah di Jerman) bagi para pekerja industri dan petani. Kebijakan ini menyebabkan aksi sabotase menurun secara signifikan dan membantu kelancaran produksi material perang secara kooperatif. Heydrich diperkirakan dijadwalkan untuk dipindahkan ke wilayah pendudukan Prancis utara dan Belgia, dengan maksud untuk menerapkan kebijakan serupa di sana.[12]
Gerakan perlawanan telah aktif sejak awal pendudukan di beberapa negara lain yang kalah dalam perang (Polandia, Yugoslavia, dan Yunani), tetapi wilayah Ceko yang ditundukkan relatif tenang dan menghasilkan sejumlah besar material perang untuk Jerman. Pemerintahan pengasingan merasa mereka harus melakukan sesuatu yang dapat menginspirasi rakyat Cekoslowakia, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa orang Ceko dan Slowakia adalah bagian dari Sekutu. Secara khusus, Beneš merasa bahwa aksi dramatis yang menunjukkan kontribusi Ceko bagi perjuangan Sekutu akan mempersulit posisi politik Britania untuk menjalin perjanjian perdamaian apa pun dengan Jerman di masa depan yang dapat merugikan kepentingan nasional Ceko.[13] Heydrich dipilih sebagai target pembunuhan daripada Karl Hermann Frank karena statusnya sebagai penjabat Protektor Bohemia dan Moravia serta reputasinya yang kejam dalam meneror warga lokal. Operasi ini juga dimaksudkan untuk menunjukkan kepada para pemimpin senior Nazi bahwa mereka tidak berada di luar jangkauan pasukan Sekutu dan kelompok perlawanan yang mereka dukung.[5]
Pembunuhan
Perencanaan


Operasi ini diprakarsai oleh František Moravec, kepala dinas intelijen Cekoslowakia, dengan sepengetahuan dan persetujuan Beneš, segera setelah Heydrich ditunjuk sebagai Protektor.[14] Moravec secara pribadi memberikan pengarahan kepada Brigadir Colin Gubbins, yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Operasi di Special Operations Executive (SOE) Britania dan bertanggung jawab atas seksi "negara" Ceko dan Polandia di organisasi tersebut. Gubbins dengan senang hati setuju untuk membantu meluncurkan operasi ini, meskipun informasi mengenai hal tersebut dibatasi hanya untuk beberapa staf markas besar dan staf pelatihan SOE. Operasi ini diberi nama Anthropoid, berasal dari bahasa Yunani yang berarti "mempunyai wujud manusia", sebuah istilah yang biasanya digunakan dalam zoologi.
Persiapan dimulai pada 20 Oktober 1941. Moravec telah memilih sendiri dua lusin personel yang paling menjanjikan dari antara 2.000 tentara pengasingan Cekoslowakia yang berbasis di Britania. Mereka dikirim ke salah satu pusat pelatihan komando SOE di Arisaig, Skotlandia.[15] Bintara Tinggi Jozef Gabčík (Slowakia) dan Sersan Staf Karel Svoboda (cs) (Ceko) terpilih untuk melaksanakan operasi ini pada 28 Oktober 1941 (Hari Kemerdekaan Cekoslowakia),[5] namun setelah Svoboda mengalami cedera kepala saat latihan, ia digantikan oleh Jan Kubiš (Ceko). Hal ini menyebabkan penundaan misi karena Kubiš belum menyelesaikan pelatihan, dan dokumen palsu yang diperlukan untuknya juga belum disiapkan.[16]
Pelatihan ini diawasi oleh kepala nominal seksi Ceko, Mayor Alfgar Hesketh-Prichard, yang meminta Cecil Vandepeer Clarke untuk mengembangkan senjata yang diperlukan. Senjata tersebut cukup ringan untuk dilemparkan tetapi tetap cukup mematikan untuk menghancurkan mobil Mercedes-Benz berlapis baja.[17] Selama pelatihan intensif, senjata baru tersebut terbukti mudah dilemparkan oleh Hesketh-Prichard (yang memiliki latar belakang olahraga kriket yang kuat, karena ayahnya merupakan seorang pelempar bola atau bowler kelas satu), tetapi tidak terlalu mudah bagi Gabčík dan Kubiš.[18][19]
Infiltrasi
Gabčík dan Kubiš, bersama dengan tujuh prajurit lainnya dari angkatan darat dalam pengasingan Cekoslowakia di Britania Raya yang terbagi dalam dua kelompok lain, yaitu Silver A dan Silver B (yang memiliki misi berbeda), diterbangkan dari RAF Tangmere menggunakan pesawat Halifax milik Skuadron No. 138 RAF pada pukul 22.00 tanggal 28 Desember 1941.[20] Kelompok-kelompok ini, bersama dengan beberapa kontainer pasokan, terjun dari pesawat menggunakan parasut di tiga area terpisah. Pasangan Anthropoid mendarat di dekat Nehvizdy di sebelah timur Praha. Awalnya, pesawat tersebut direncanakan untuk mendarat di dekat Plzeň, tetapi kru pesawat mengalami masalah navigasi sehingga masing-masing kelompok mendarat di tempat yang berbeda dari yang ditargetkan.[21] Gabčík dan Kubiš kemudian bergerak ke Plzeň untuk menghubungi sekutu mereka, dan dari sana melanjutkan perjalanan ke Praha, tempat serangan tersebut direncanakan.
Di Praha, pasangan ini menghubungi sejumlah keluarga dan organisasi perlawanan Cekoslowakia yang membantu mereka selama persiapan pembunuhan.[22] Setelah mengetahui inti dari misi tersebut, para pemimpin gerakan perlawanan meminta kepada pemerintahan pengasingan Cekoslowakia untuk membatalkan serangan tersebut, dengan menyatakan bahwa "upaya terhadap nyawa Heydrich... tidak akan berguna bagi Sekutu dan konsekuensinya bagi rakyat kita akan sangat tidak terukur".[23] Beneš secara pribadi menyiarkan pesan yang menegaskan agar serangan tetap dijalankan,[23] meskipun ia membantah keterlibatan apa pun setelah perang berakhir.[24] Pengacara dan diplomat Vojtěch Mastný berpendapat bahwa Beneš "bersikeras pada rencana tersebut sebagai upaya terakhir untuk mendramatisasi perlawanan Ceko".[24]
Serangan di Praha


Pada pukul 10.30 hari Rabu, 27 Mei 1942, Heydrich memulai perjalanan harian dari rumahnya di Panenské Břežany, 14 km (8,7 mi) di sebelah utara pusat kota Praha, menuju markas besarnya di Kastil Praha. Ia disopiri oleh SS-Oberscharführer Johannes Klein. Gabčík dan Kubiš menunggu di halte trem di persimpangan antara jalan yang saat itu dikenal sebagai Kirchmayerova třídacode: cs is deprecated , dan V Holešovičkáchcode: cs is deprecated , di Praha 8-Libeň dekat Rumah Sakit Bulovka. Tikungan tajam di sana akan memaksa mobil Heydrich untuk melambat saat berbelok ke arah barat menuju V Holešovičkáchcode: cs is deprecated .[a] Josef Valčík (dari kelompok Silver A) ditempatkan sekitar 100 m (110 yd) di sebelah utara Gabčík dan Kubiš untuk mengawasi mobil yang mendekat.
Mobil Mercedes 320 Cabriolet B hijau beratap terbuka milik Heydrich mencapai tikungan dua menit kemudian. Gabčík menyembunyikan senapan submesin Sten miliknya di balik jas hujan. Saat mobil melambat dan memutari tikungan, Gabčík menjatuhkan jas hujannya dan mengangkat senapan untuk menembak Heydrich, tetapi senjatanya macet. Heydrich berdiri dan mencabut pistol Luger-nya, sambil berteriak memerintahkan untuk berhenti alih-alih memerintahkan untuk mempercepat laju mobil. Saat mobil mengerem di depannya, Kubiš, yang tidak terlihat, melemparkan sebuah granat No. 73 yang telah dimodifikasi[27] (yang disembunyikan di dalam tas kerja) ke arah mobil; namun perkiraan lemparannya meleset. Alih-alih mendarat di dalam mobil, granat tersebut mendarat di dekat roda belakang. Kendati demikian, bom tersebut melukai Heydrich dengan parah saat meledak; serpihannya merobek spatbor belakang kanan dan menanamkan pecahan logam serta serat dari kain pelapis mobil ke dalam tubuh Heydrich. Hal ini menyebabkan cedera serius di sisi kirinya, kerusakan parah pada diafragma, limpa, dan paru-paru, serta mematahkan tulang rusuknya. Kubiš mengalami luka ringan di wajahnya akibat serpihan tersebut.[28][29] Ledakan tersebut menghancurkan kaca-kaca trem yang sedang berhenti di seberang jalan, dan serpihannya mengenai para penumpang. Dua jaket SS yang terlipat di kursi belakang mobil terlontar ke atas oleh kekuatan ledakan dan tersangkut di kabel trem.[29]
Heydrich dan Klein melompat keluar dari Mercedes yang hancur dengan pistol terhunus; Klein berlari mengejar Kubiš yang terhuyung-huyung ke arah pagar pembatas, sementara Heydrich mendatangi Gabčík yang berdiri memegang senapan Sten. Kubiš berhasil melarikan diri, melompat ke atas sepedanya dan mengayuh pergi, sambil membubarkan para penumpang yang berhamburan dari trem dengan menembak ke udara menggunakan pistol Colt M1903 miliknya. Klein mencoba menembaknya, tetapi karena linglung akibat ledakan, ia malah menekan tombol pelepas magasin sehingga senjatanya macet.[30][31] Heydrich yang terhuyung-huyung mendekati Gabčík, yang kemudian menjatuhkan senapan Sten-nya dan mencoba meraih sepedanya, tetapi terpaksa membatalkan upaya tersebut lalu berlindung di balik tiang telegraf sambil menembaki Heydrich dengan pistolnya. Heydrich membalas tembakan dan merunduk di balik trem yang berhenti, hingga ia tiba-tiba membungkuk kesakitan dan terhuyung-huyung ke pinggir jalan. Ia kemudian ambruk di pagar pembatas, menahan tubuhnya dengan satu tangan. Saat Gabčík mengambil kesempatan untuk melarikan diri, Klein bergegas membantu atasannya. Heydrich, dengan wajah pucat dan meringis kesakitan, menunjuk ke arah Gabčík yang melarikan diri, sambil berkata, "Tangkap keparat itu!"[32][33] Saat Klein melakukan pengejaran, Heydrich berjalan terseok-seok di trotoar sebelum akhirnya tumbang di atas kap mobilnya yang hancur.[34] Gabčík melarikan diri ke sebuah toko daging, tetapi pemiliknya yang bernama Brauer—seorang simpatisan Nazi yang saudara laki-lakinya bekerja untuk Gestapo—mengabaikan permintaan bantuannya. Brauer berlari ke jalan dan menarik perhatian Klein dengan berteriak sambil menunjuk ke arah tokonya. Klein, yang senjatanya masih macet, berlari ke dalam toko dan bertabrakan dengan Gabčík di pintu masuk. Dalam situasi kacau tersebut, Gabčík menembaknya dua kali, melukainya dengan parah di bagian kaki.[34] Gabčík kemudian meloloskan diri menggunakan trem dan berhasil mencapai sebuah rumah aman setempat.[35][36] Pada titik ini, Gabčík dan Kubiš tidak tahu bahwa Heydrich terluka dan mengira serangan mereka telah gagal.[37][29]
Perawatan medis dan kematian
Seorang wanita Ceko dan seorang polisi yang sedang tidak bertugas datang membantu Heydrich dan menghentikan sebuah truk pengirim barang. Heydrich awalnya ditempatkan di kabin pengemudi, tetapi ia mengeluh bahwa guncangan truk menyebabkan rasa sakit yang hebat. Ia kemudian dipindahkan ke bak belakang truk dengan posisi tengkurap dan dibawa ke ruang gawat darurat di Rumah Sakit Bulovka.[38] Dr. Slanina membalut luka di dadanya, sementara Walter Dick, kepala bagian bedah Rumah Sakit keturunan Jerman Sudeten, mencoba mengeluarkan serpihan-serpihan pecahan granat.
Josef Hohlbaum (seorang Jerman Silesia yang menjabat sebagai ketua bagian bedah di Universitas Charles di Praha) mengoperasi Heydrich dengan bantuan Dick dan Slanina.[38] Para ahli bedah mengembangkan kembali paru-paru kiri yang mengempis, mengangkat ujung tulang rusuk ke-11 yang patah, menjahit diafragma yang robek, memasukkan beberapa kateter, dan mengangkat limpa yang berisi serpihan granat serta serat kain jok mobil.[39] Himmler, atasan Heydrich, mengirim dokter pribadinya, Karl Gebhardt, yang langsung terbang ke Praha dan tiba malam itu juga. Setelah tanggal 29 Mei, Heydrich sepenuhnya berada di bawah perawatan dokter-dokter SS. Perawatan pascaoperasi mencakup pemberian morfin dalam dosis besar.
Terdapat laporan yang saling bertentangan mengenai apakah obat sulfanilamida (sebuah obat antibakteri baru saat itu) diberikan atau tidak; Gebhardt bersaksi dalam persidangan kejahatan perang tahun 1947 bahwa obat tersebut tidak diberikan.[39] Theodor Morell, dokter pribadi Hitler, sempat menyarankan penggunaannya, tetapi Gebhardt menolak karena mengira Heydrich tengah membaik.[40] Heydrich kemudian mengalami demam berkisar antara 38–39 °C dan lukanya terus mengeluarkan cairan, serta berada dalam kondisi kesakitan yang hebat.[41] Terlepas dari demam tersebut, pemulihannya tampak berjalan dengan baik. Pada 2 Juni, dalam sebuah kunjungan oleh Himmler, Heydrich pasrah pada nasibnya dengan melantunkan petikan dari salah satu opera ciptaan ayahnya:
Ja, die Welt ist nur ein Leierkasten,
die unser Herrgott selber dreht.
Jeder muß nach dem Liede tanzen,
das gerade auf der Walze steht.[42]
Dunia ini hanyalah sebuah organ jalanan
yang diputar sendiri oleh Tuhan.
Kita semua harus menari mengikuti nada
yang sudah ada pada tabungnya.[43]
Demam dan cairan luka Heydrich sempat mereda dan kondisinya tampak membaik hingga pada tanggal 3 Juni, saat ia sedang duduk tegak menyantap makan siang, ia tiba-tiba mengalami syok sirkulasi.[39] Ia segera jatuh ke dalam koma yang dalam dan meninggal dunia pada hari Kamis, 4 Juni sekitar pukul 04.30 pagi.[39][44] Ekspresi wajah Heydrich saat meninggal menunjukkan "spiritualitas yang aneh dan keindahan yang sepenuhnya menyimpang, seperti seorang Kardinal Renaisans," menurut Bernhard Wehner, seorang pejabat kepolisian Kriminalpolizei yang menyelidiki pembunuhan tersebut.[45] Hasil autopsi menyimpulkan bahwa ia meninggal akibat sepsis (infeksi darah).
Salah satu hipotesis menyebutkan bahwa sebagian bulu kuda yang digunakan sebagai bahan pengisi kain jok mobil Heydrich terlempar masuk ke dalam tubuhnya akibat ledakan granat, sehingga memicu infeksi sistemik.[46][47] Dugaan lain menyatakan bahwa Heydrich meninggal akibat emboli paru masif (dan kemungkinan emboli lemak). Untuk mendukung kemungkinan terakhir ini, partikel lemak dan gumpalan darah ditemukan saat autopsi di dalam bilik kanan jantung dan arteri paru, serta tercatat adanya edema paru parah di bagian lobus atas paru-paru, sementara lobus bagian bawahnya mengempis (Atelektasis).[39]
Hipotesis peracunan botulinum
Penulis buku A Higher Form of Killing mengklaim bahwa Heydrich meninggal akibat keracunan toksin botulisme (Clostridium botulinum).[48] Menurut hipotesis ini, yang didasarkan pada pernyataan dari Paul Fildes, seorang peneliti botulisme di Porton Down, granat antitank No. 73 yang digunakan dalam serangan tersebut telah dimodifikasi untuk memuat toksin botulinum. Para penulis menyatakan bahwa hanya ada bukti tidak langsung yang mendukung dugaan ini; catatan SOE untuk periode tersebut tetap disegel dan hanya sedikit catatan medis mengenai kondisi dan perawatan Heydrich yang dilestarikan.[49][39]
Bukti yang diajukan untuk mendukung hipotesis ini mencakup modifikasi yang dilakukan pada granat No. 73, di mana dua pertiga bagian bawah senjata ini telah dipotong, serta ujung yang terbuka dan bagian sisinya dibalut dengan pita perekat. Modifikasi senjata tersebut dapat mengindikasikan adanya agen beracun atau senjata biologis yang dipasangkan. Heydrich menerima perawatan medis yang sangat baik untuk standar masa itu. Pemeriksaan pascakematian miliknya tidak menunjukkan tanda-tanda sepsis yang biasa terjadi, meskipun infeksi pada luka serta area di sekitar paru-paru dan jantung dilaporkan terjadi.[39] Sebuah laporan Jerman pada masa perang mengenai insiden tersebut menyatakan, "Kematian terjadi sebagai akibat dari lesi pada organ parenkim vital yang disebabkan oleh bakteri dan kemungkinan oleh racun yang terbawa ke dalamnya oleh serpihan bom".[50]
Kondisi Heydrich selama dirawat di rumah sakit tidak didokumentasikan secara terperinci, tetapi ia tidak tercatat mengalami gejala khas yang terkait dengan botulisme, yang serangannya terjadi secara bertahap dan selalu mencakup kelumpuhan, dengan kematian yang umumnya disebabkan oleh gagal sistem pernapasan. Dua orang lainnya juga terluka oleh serpihan dari granat yang sama—Kubiš, prajurit Ceko yang melemparkan granat tersebut, dan seorang warga di sekitar lokasi—tetapi tidak ada laporan bahwa salah satu dari mereka menunjukkan tanda-tanda keracunan.[39][51]
Teori toksin botulinum ini tidak mendapatkan penerimaan yang luas di kalangan akademisi. Fildes memiliki reputasi suka membual secara berlebihan, dan modifikasi granat tersebut bisa saja bertujuan untuk membuat senjata berbobot 4,4 pon (2 kg) itu menjadi lebih ringan.[39] Dua dari enam granat modifikasi asli disimpan oleh Institut Sejarah Militer di Praha.[52]
Konsekuensi
Aksi pembalasan

Hitler memerintahkan penyelidikan dan aksi pembalasan pada hari terjadinya upaya pembunuhan tersebut, serta menyarankan agar Himmler mengirim Jenderal SS Erich von dem Bach-Zelewski ke Praha. Menurut kesaksian pascaperang Karl Hermann Frank, Hitler mengetahui bahwa Zelewski bahkan lebih kejam daripada Heydrich.[54] Hitler awalnya mendukung opsi untuk membunuh 10.000 orang Ceko yang dianggap tidak loyal secara politik, tetapi setelah berkonsultasi dengan Himmler, rencana tersebut dibatalkan karena wilayah Ceko merupakan zona industri yang penting bagi militer Jerman, dan pembunuhan tanpa pandang bulu dapat menurunkan produktivitas di wilayah tersebut.[55]
Menurut satu perkiraan, 5.000 orang terbunuh dalam aksi pembalasan tersebut.[56] Lebih dari 13.000 orang ditangkap, termasuk kekasih Kubiš, Anna Malinová, yang meninggal di Kamp konsentrasi Mauthausen. Bibi Adolf Opálka, Marie Opálková, dieksekusi di kamp Mauthausen pada 24 Oktober 1942; ayahnya, Viktor Jarolím, juga dibunuh.[57][58]
Dinas intelijen Nazi secara keliru mengaitkan para pelaku pembunuhan Heydrich dengan desa Lidice. Sebuah laporan Gestapo menduga Lidice sebagai tempat persembunyian para pelaku, karena beberapa perwira angkatan darat Ceko yang diasingkan di Inggris diketahui berasal dari sana.[59] Pada 9 Juni 1942, tentara Jerman melakukan Pembantaian Lidice; 199 pria dibunuh, 195 wanita dideportasi ke Kamp konsentrasi Ravensbrück, dan 95 anak-anak ditawan. Dari anak-anak tersebut, 81 di antaranya kemudian dibunuh di dalam truk gas di Kamp pemusnahan Chełmno, sementara delapan anak diadopsi oleh keluarga Jerman. Desa Ceko lainnya, Ležáky, juga dihancurkan karena pemancar radio milik tim Silver A ditemukan di sana. Seluruh pria dan wanita di Ležáky dibunuh, kedua desa tersebut dibakar, dan sisa-sisa reruntuhan Lidice diratakan dengan tanah.[60][61]
Penyelidikan dan perburuan
Pada hari-hari setelah pembantaian Lidice, tidak ada petunjuk yang ditemukan mengenai orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian Heydrich. Batas waktu diberikan kepada militer dan rakyat Cekoslowakia agar para ditangkap paling lambat 18 Juni 1942. Jika mereka belum tertangkap hingga tanggal tersebut, Jerman mengancam akan menumpahkan lebih banyak darah, dengan keyakinan bahwa ancaman ini akan cukup untuk memaksa informan potensial mengkhianati para pelaku. Banyak warga sipil yang memang merasa waswas dan takut akan adanya aksi pembalasan lebih lanjut, sehingga menyembunyikan informasi dalam jangka waktu yang lebih lama menjadi kian sulit. Para pelaku awalnya bersembunyi di rumah dua keluarga di Praha dan kemudian berlindung di Katedral Santo Sirilus dan Metodius (hingga tahun 1935 bernama Gereja Karl Boromejsky),[62] sebuah katedral dari Gereja Ortodoks Ceko dan Slowakia di Praha. Pihak Jerman tidak dapat menemukan lokasi para penyerang sampai Karel Čurda dari kelompok sabotase Out Distance menyerahkan diri kepada Gestapo dan membocorkan nama-nama kontak lokal tim tersebut demi mendapatkan imbalan sebesar satu juta Reichsmark.[63]
Čurda mengkhianati beberapa rumah aman yang disediakan oleh kelompok Jindra, termasuk rumah keluarga Moravec di Žižkov. Pada pukul 05.00 tanggal 17 Juni, apartemen keluarga Moravec digerebek. Keluarga tersebut dipaksa berdiri di koridor sementara Gestapo menggeledah apartemen mereka. Marie Moravec diizinkan pergi ke toilet, di mana ia menggigit sebuah kapsul sianida dan bunuh diri. Alois Moravec tidak mengetahui keterlibatan keluarganya dengan gerakan perlawanan; ia dibawa ke Istana Petschek bersama dengan putranya yang berusia 17 tahun, Vlastimil, atau "Ata", yang disiksa sepanjang hari tetapi menolak untuk berbicara. Pemuda itu dibuat mabuk dengan brendi, diperlihatkan kepala ibunya yang terpotong di dalam sebuah akuarium, dan diperingatkan bahwa jika ia tidak berbicara, ayahnya akan menjadi korban berikutnya; Ata akhirnya menyerah.[64] Ata dieksekusi oleh Nazi di Mauthausen pada 24 Oktober 1942, pada hari yang sama dengan ayahnya, tunangannya, serta ibu dan saudara laki-laki dari tunangannya.[65]
Pasukan Waffen-SS mengepung gereja tersebut keesokan harinya, tetapi mereka tidak mampu menangkap para pelaku dalam keadaan hidup, terlepas dari upaya keras 750 prajurit SS di bawah komando SS-Gruppenführer Karl Fischer von Treuenfeld. Mereka juga membawa serta Čurda, yang mencoba membuat mereka menyerah dengan berteriak: "Kamarádi, vzdejte se! Nic se vám nestane! Mně se také nic nestalo.code: cs is deprecated " ("Teman-teman, menyerahlah! Tidak akan terjadi apa-apa pada kalian! Tidak ada yang terjadi padaku juga.") yang kemudian dibalas dengan tembakan oleh para penerjun payung sambil berteriak: "Jsme Češi! Nikdy se nevzdáme, slyšíte? Nikdy!code: cs is deprecated " ("Kami adalah orang Ceko! Kami tidak akan pernah menyerah, kalian dengar? Tidak pernah!")[66] Adolf Opálka dan Josef Bublík tewas di loteng doa setelah baku tembak selama dua jam, dan Kubiš dilaporkan ditemukan dalam keadaan pingsan lalu meninggal tidak lama kemudian akibat luka-lukanya.[67] Gabčík, Josef Valčík, Jaroslav Švarc, dan Jan Hrubý bunuh diri di dalam kripta setelah serangan SS yang bertubi-tubi, upaya untuk memaksa mereka keluar menggunakan gas air mata, serta pengerahan truk pemadam kebakaran untuk mencoba membanjiri ruang bawah tanah tersebut.[68] Laporan SS mengenai pertempuran tersebut menyebutkan lima prajurit SS terluka.[69] Orang-orang di dalam gereja hanya memiliki pistol, sedangkan para penyerang memiliki senapan mesin, senapan submesin, dan granat tangan. Setelah pertempuran usai, Čurda memastikan identitas para pejuang perlawanan Ceko yang tewas, termasuk Kubiš dan Gabčík.
Uskup Gorazd mengambil tanggung jawab atas aksi-aksi di dalam gereja demi meminimalkan aksi pembalasan terhadap jemaatnya, bahkan menulis surat kepada otoritas Nazi, yang kemudian menangkapnya pada 27 Juni 1942 dan menyiksanya. Pada 4 September 1942, sang uskup, para imam gereja, dan para pemimpin awam senior dibawa ke Tempat Penembakan Kobylisy di pinggiran utara Praha dan ditembak mati. Atas tindakan-tindakannya, Uskup Gorazd kemudian diglorifikasi sebagai seorang martir oleh Gereja Ortodoks Timur.[70]
Dampak

Dua upacara pemakaman besar diadakan untuk Heydrich sebagai salah satu pemimpin Nazi paling penting, pertama di Praha, di mana jalur menuju Kastil Praha dipenuhi oleh ribuan anggota SS yang membawa obor, dan kemudian di Berlin yang dihadiri oleh seluruh tokoh tinggi Nazi. Hitler menghadiri upacara di Berlin dan menyematkan medali Ordo Jerman dan Ordo Darah pada bantal pemakaman Heydrich.[71]
Pembunuhan Heydrich merupakan salah satu momen paling signifikan dari gerakan perlawanan di Cekoslowakia. Čurda, yang telah mengkhianati para pelaku pembunuhan Heydrich, dijatuhi hukuman gantung atas dakwaan pengkhianatan pada tahun 1947 setelah sempat mencoba bunuh diri.[72][73]
Pada 5 Agustus 1942, Menteri Luar Negeri Britania Anthony Eden mengeluarkan deklarasi bahwa Jerman telah menghancurkan Perjanjian München. Namun, deklarasi tersebut tidak mengikat Britania Raya pada perbatasan Cekoslowakia sebelum Perjanjian München, juga tidak menyatakan Perjanjian Munchen void ab initio sebagaimana yang diinginkan oleh Cekoslowakia. Oleh karena itu, pernyataan tersebut sempat dipertanyakan sebagai bentuk penolakan penuh terhadap kesepakatan itu. Sebuah deklarasi pada September 1942 oleh Komite Nasional Prancis menyatakan bahwa perjanjian tersebut void ab initio karena lahir di bawah ancaman agresi. Komite tersebut tidak mengakui perubahan apa pun pada perbatasan Cekoslowakia sejak tahun 1938.[74][75]
Baik pemerintahan pengasingan Ceko maupun SOE Britania kemungkinan tidak menduga bahwa Jerman akan menerapkan prinsip Sippenhaft dalam skala sebesar yang mereka lakukan untuk membalas pembunuhan Heydrich.[13] Selain itu, keputusan untuk melakukan pembunuhan sering kali kebal terhadap proses pengambilan keputusan yang rasional. Menghitung probabilitas keberhasilan, atau aspek biaya berbanding manfaat, pada dasarnya sangat sulit. Bahkan jika hal itu memungkinkan, manfaatnya (dalam kasus ini, nilai diplomatik dari penolakan Britania terhadap Perjanjian München) bukanlah sesuatu yang dapat dibandingkan dengan mudah oleh Beneš terhadap besarnya biaya yang harus dibayar berupa hilangnya nyawa warga sipil Ceko.[13] Perdana Menteri Britania Winston Churchill sangat geram dengan skala aksi pembalasan tersebut hingga menyarankan untuk meratakan tiga desa Jerman untuk setiap satu desa Ceko yang dihancurkan oleh Nazi. Dua tahun setelah kematian Heydrich, Operasi Foxley, sebuah rencana pembunuhan serupa, dirancang untuk menargetkan Hitler, tetapi tidak pernah dilaksanakan.
Operasi Anthropoid merupakan satu-satunya pembunuhan terhadap pejabat tinggi Nazi yang diorganisasi oleh pemerintah yang berhasil. Gerakan bawah tanah Polandia membunuh dua perwira senior SS di wilayah Pemerintahan Umum dalam Operasi Kutschera dan Operasi Bürkl; sedangkan Wilhelm Kube, General-kommissar wilayah Belarus, dibunuh dalam Operasi Blowup oleh partisan Soviet Yelena Mazanik, seorang wanita Belarus yang berhasil mendapatkan pekerjaan di rumah tangga Kube.[76]
Monumen peringatan


Para prajurit Operasi Anthropoid, orang-orang yang membantu mereka, serta operasi itu sendiri diperingati di Republik Ceko dan di luar negeri. Monumen peringatan tertua adalah sebuah plakat di Katedral Santo Sirilus dan Metodius di Jalan Resslova, Praha. Plakat ini dibuat pada tahun 1947 oleh seorang mantan prajurit angkatan darat dalam pengasingan Cekoslowakia, František Bělský, dan didedikasikan untuk para penerjun payung, para pemuka agama, serta para patriot Ceko lainnya yang gugur demi keberlangsungan operasi tersebut.[77]
Monumen Peringatan Nasional untuk Para Pahlawan Teror Heydrich didirikan di bawah Katedral Santo Sirilus dan Metodius pada tahun 1995. Di kemudian hari, tempat ini menjalani rekonstruksi besar-besaran dan pameran yang diperluas dibuka kembali pada tahun 2010.[78]
Monumen penting lainnya berbentuk sebuah air mancur, yang secara simbolis mengenang ketujuh penerjun payung tersebut. Monumen ini dipasang pada tahun 1968 di Jephson Gardens, Leamington Spa, Inggris. Markas besar kamp pelatihan militer Cekoslowakia selama Perang Dunia II berada di Leamington.[79]
Museum Nasional Slowakia membuka sebuah pameran pada Mei 2007 untuk mengenang para pahlawan gerakan perlawanan Ceko dan Slowakia, salah satu aksi perlawanan paling penting di seluruh Eropa yang diduduki Jerman.
Monumen Operasi Anthropoid, tahun 2009, Praha, dibuat oleh: pematung David Moješčík dan pematung Michal Šmeral; arsitek: M. Tůmová dan J. Gulbis.

Selain itu, sebuah monumen peringatan juga ditempatkan di Arisaig, Skotlandia, untuk para anggota SOE asal Cekoslowakia yang berlatih di wilayah tersebut, lengkap dengan daftar mereka yang gugur beserta misi-misi yang mereka ikuti.[80]
Pada Oktober 2011, sebuah plakat peringatan diresmikan di kompleks apartemen Porchester Gate di London, yang dulunya menjadi markas dinas intelijen militer Cekoslowakia dan tempat Operasi Anthropoid direncanakan pada Oktober 1941.[81][82]
Representasi dalam sastra dan budaya populer
Sastra
Buku tahun 1959 karya Jiří Weil yang berjudul Mendelssohn is on the Roof menampilkan pembunuhan Reinhard Heydrich sebagai salah satu subalur ceritanya.
Kisah tentang Operasi Anthropoid diceritakan dalam sebuah buku komik pendek Ceko berjudul Atentát (asasinasi), yang dibuat pada tahun 1976 oleh dua bersaudara Jan Saudek dan Kája Saudek. Komik ini diterbitkan pada tahun 1976 di majalah komik Polandia Relax dengan judul Zamach.
Novel sejarah alternatif berjudul The Man with the Iron Heart karya Harry Turtledove didasarkan pada premis bahwa Heydrich selamat dari upaya pembunuhan tersebut, lalu memimpin kampanye pemberontakan pascaperang dengan menggunakan gerakan Werwolf.
Novel karya Jiří Šulc yang berjudul Dva proti Říši (secara harfiah berarti Dua Orang Melawan Kekaisaran) menggambarkan peristiwa-peristiwa jauh sebelum pembunuhan, jalannya eksekusi pembunuhan itu sendiri, konsekuensi yang ditimbulkannya, serta menyajikan gambaran mendalam tentang kehidupan gerakan perlawanan Ceko dan para penerjun payung pengasingan di wilayah Protektorat.
Novel karya Laurent Binet yang berjudul HHhH (Himmlers Hirn heißt Heydrich, atau "Otak Himmler disebut Heydrich"), yang diterbitkan pada tahun 2010 oleh Grasset & Fasquelle, merupakan sebuah novel metafiksi yang menceritakan kronologi kehidupan Reinhard Heydrich serta para pelaku pembunuhannya, Jozef Gabčík dan Jan Kubiš.
Film
Film-film berikut menggambarkan Operasi Anthropoid atau menampilkan peristiwa pembunuhan tersebut sebagai momen krusial di dalam alur ceritanya:
- Hangmen Also Die! (1943)
- Hitler's Madman (1943)
- Muži bez křídel (1946)
- Romeo, Julie a tma (1960)
- Atentát (1964)
- Sokolovo (1975)
- Operation Daybreak (1975)
- Protector (2009)
- Lidice (2011)
- Bullet for Heydrich (film TV 2013)[83]
- Anthropoid (2016)
- The Man with the Iron Heart (2017)[84]
Lagu
Terdapat dua lagu Ceko yang mengangkat kisah tentang Operasi Anthropoid. Lagu pertama adalah karya Jan Vyčítal dari grup musik country Ceko Greenhorns, yang berjudul "Battledress" (2006). Lagu kedua adalah karya Daniel Landa yang berjudul "Anička Malinová" (2022). Anna Malinová merupakan kekasih Gabčík yang kemudian dieksekusi oleh Nazi di Kamp Konsentrasi Mauthausen.
Galeri
Katedral Santo Sirilus dan Metodius adalah tempat para penerjun payung Cekoslowakia gugur setelah terpojok, dan monumen peringatan di sana ditujukan bagi mereka yang dibunuh oleh SS sebagai aksi pembalasan atas Operasi Anthropoid.
- Katedral Ortodoks Santo Sirilus dan Metodius
- Foto monumen peringatan di luar pintu gereja
- Poster sayembara untuk Sersan Josef Valčík, salah satu pelaku pembunuhan Heydrich
- Poster yang menampilkan Sersan Jan Hrubý, yang gugur dalam pertempuran melawan pasukan Jerman di dalam kripta Gereja Santo Sirilus dan Metodius
- Monumen peringatan di dalam kripta Gereja Santo Sirilus dan Metodius
Lihat juga
Catatan
- ↑ Dalam tahun-tahun setelahnya, geografi lokal telah banyak berubah. Kirchmayerova třídacode: cs is deprecated , yang sekarang bernama Zenklovacode: cs is deprecated , tidak lagi berpotongan dengan V Holešovičkáchcode: cs is deprecated . Meskipun sebuah persimpangan masih berada di tempat yang sama, persimpangan tersebut kini dibentuk oleh V Holešovičkáchcode: cs is deprecated dan dua jalur penghubung dari simpang susun lalu lintas di sekitarnya, di mana ketiga jalan tersebut bersama-sama membentuk pulau lalu lintas berbentuk segitiga di dalam tikungan tajam tempat Kirchmayerova třídacode: cs is deprecated dulunya berpotongan dengan V Holešovičkáchcode: cs is deprecated .
Referensi
- ↑ Browning, Christopher (2007). The Origins of the Final Solution: The Evolution of Nazi Jewish Policy, September 1939 – March 1942. University of Nebraska Press.
In a brief two years between the autumn of 1939 and the autumn of 1941, Nazi Jewish policy escalated rapidly from the pre-war policy of forced emigration to the Final Solution as it is now understood—the systematic attempt to murder every last Jew within the German grasp.
- ↑ "CZECH STATE GETS GESTAPO MASTER; Heydrich, Chief Lieutenant of Himmler, Succeeds von Neurath as Protector (Published 1941)". The New York Times (dalam bahasa Inggris). 1941-09-28. Diakses tanggal 2025-09-15.
- 1 2 Daniel T. Brigham (5 June 1942). "Heydrich Is Dead; Czech Toll At 178". The New York Times. Diakses tanggal 1 October 2024.
- ↑ McNab 2009, hlm. 41, 158–161.
- 1 2 3 Burian 2002, hlm. 31.
- ↑ "Czech State Gets Gestapo Master; Heydrich, Chief Lieutenant of Himmler, Succeeds Von Neurath as Protector". The New York Times. AP. 28 September 1941. Diakses tanggal 1 October 2024.
- ↑ Longerich 2012, hlm. 469, 470.
- 1 2 Williams 2003, hlm. 82.
- ↑ Williams 2003, hlm. 141.
- ↑ Ramen, Fred. Reinhard Heydrich: Hangman of the Third Reich, p. 8. ISBN 0-8239-3379-2
- ↑ Shepherd, Ammon (2008). "World War II — Timeline". Diarsipkan dari asli tanggal 14 March 2016. Diakses tanggal 7 July 2008.
- 1 2 "Reinhard Heydrich: In Depth". US Holocaust Memorial Museum. Diakses tanggal 1 August 2019.
- 1 2 3 Schilling, Warner R.; Schilling, Jonathan L. (Fall 2016). "Decision Making in Using Assassinations in International Relations". Political Science Quarterly. 131 (3): 509, 516–517. doi:10.1002/polq.12487.
- ↑ Milton 2016, hlm. 176–177.
- ↑ Milton 2016, hlm. 180.
- ↑ Burian 2002, hlm. 35.
- ↑ Turner 2011, hlm. 106–109.
- ↑ Milton 2016, hlm. 182-185.
- ↑ Wilkinson, Peter (3 August 2002). Foreign Fields: The Story of an SOE Operative. I. B. Tauris. ISBN 978-1-86064-779-6.
- ↑ Ivanov 1973, hlm. 45,46.
- ↑ Burian 2002, hlm. 44–45.
- ↑ Burian 2002, hlm. 48–49.
- 1 2 Mastný 1971, hlm. 209.
- 1 2 Mastný 1971, hlm. 210.
- ↑ Christoffersen, Camilla Thorup (13 February 2018). "Top Nazi Mercedes ends in Danish museum – was the center of mortal attack". tv2.dk (dalam bahasa Dansk). Diakses tanggal 13 April 2018.
- ↑ "Proč výsadkář Gabčík nevystřelil? Archiv konečně vydal důkaz". Aktuálně.cz. 27 May 2015.
- ↑ Michel, Wolfgang. Britische Spezialwaffen 1939–1945: Ausrüstung für Eliteeinheiten, Geheimdienst und Widerstand (dalam bahasa Jerman). hlm. 72. ISBN 3-8423-3944-5.
- ↑ Williams 2003, hlm. 145–147.
- 1 2 3 MacDonald 1998, hlm. 205, 207.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 206.
- ↑ "Nová tajemství muže, který zabil Reinharda Heydricha". Aktuálně.cz (dalam bahasa Ceko). 18 June 2013.
- ↑ Williams 2003, hlm. 147, 155.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 206, 207.
- 1 2 MacDonald 1998, hlm. 207.
- ↑ Burgess, Alan. Seven Men at Daybreak. hlm. 160. ISBN 0-553-23508-7.
- ↑ Burian 2002, hlm. 64.
- ↑ Phillips, Russell (2016). A Ray of Light: Reinhard Heydrich, Lidice, and the North Staffordshire Miners. Shilka. hlm. 69. ISBN 978-0-9955133-0-3. Diarsipkan dari asli tanggal 16 August 2016. Diakses tanggal 31 January 2017.
- 1 2 Williams 2003, hlm. 155.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Defalque, R. J.; Wright, A. J. (January 2009). "The Puzzling Death of Reinhard Heydrich" (PDF). Bulletin of Anesthesia History. 27 (1). Pittsburgh, Pennsylvania: Anesthesia History Association and Wood-Library Museum of Anesthesiology: 1, 4–7. doi:10.1016/S1522-8649(09)50001-7. PMID 20506755. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 October 2014. Diakses tanggal 14 December 2017.
- ↑ Williams 2003, hlm. 165.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 218.
- ↑ "Das Spiel ist aus — Arthur Nebe". Der Spiegel (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 29 June 2023.
- ↑ Lehrer 2000, hlm. 86.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 225, 227.
- ↑ Höhne 2000, hlm. 495.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 182–183.
- ↑ Johnson, Steven (2021). Extra Life (dalam bahasa Inggris) (Edisi 1st). Riverhead Books. hlm. 150. ISBN 978-0-525-53885-1.
- ↑ Harris & Paxman 1982, hlm. 70–108.
- ↑ Carus, W. Seth (2001). Bioterrorism and Biocrimes: The Illicit Use of Biological Agents Since 1900. The Minerva Group, Inc. hlm. 89. ISBN 1-4101-0023-5.
- ↑ Harris & Paxman 1982, hlm. 95.
- ↑ Middlebrook and Franz (1998). Botulinum toxins (PDF). Office of The Surgeon General, Department of the Army, US. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 29 August 2017. Diakses tanggal 30 December 2009.
- ↑ "Grenades". aktualne.centrum.cz. The Military History Institute. (menurut Eduard Stehlík)
- ↑ "List of people executed in Mauthausen-Gusen concentration camp". Fronta.cz.
- ↑ Dederichs 2009, hlm. 150–51.
- ↑ Dederichs 2009, hlm. 151.
- ↑ "Radio Prague – Heroes or Cowards? Czechs in World War II". 7 May 2005.
- ↑ "Rešice" (dalam bahasa Ceko). Spolek pro vojenská pietní miejsc. Diakses tanggal 9 April 2023.
- ↑ "Vémyslice" (dalam bahasa Ceko). Spolek pro vojenská pietní místa. Diakses tanggal 9 April 2023.
- ↑ Dederichs 2009, hlm. 151–152.
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 186, 187.
- ↑ Dederichs 2009, hlm. 152.
- ↑ Jiří Otter [de]: Durch Prag auf den Spuren der Böhmischen Reformation. Kalich Verlag Praha 2002, ISBN 80-7017-565-6, p. 78.
- ↑ "The Assassination of Reinhard Heydrich", The Holocaust Education & Archive Research Team
- ↑ MacDonald 1998, hlm. 202.
- ↑ "The attentat on SS Obergruppenführer Reinhard Heydrich". Diarsipkan dari asli tanggal 4 March 2016. Diakses tanggal 4 January 2016.
- ↑ "Jsme Češi! Nikdy se nevzdáme! volali parašutisté před smrtí". Lidovky.cz (dalam bahasa Ceko). 2012-05-25. Diakses tanggal 2021-11-04.
- ↑ MacDonald 1998.
- ↑ Burgess, Alan (1960). Seven Men at Daybreak. ISBN 0-553-23508-7.
- ↑ "Zprávy SS a gestapa o dobývání kostela sv. Cyrila a Metoděje 18. června 1942". fronta.cz (dalam bahasa Ceko). Diakses tanggal 9 April 2023.
- ↑ Pehanich, Edward. "Martyr Gorazd of Prague, Bohemia and Moravo-Cilezsk". Orthodox Church in America. Diakses tanggal 24 April 2020.
- ↑ Williams 2003, hlm. 223.
- ↑ "Czech Traitors Hanged Today", 1947, The Free Lance-Star via Google news.
- ↑ "Trial and terror in a by-gone Prague", 2007, The Daily Telegraph
- ↑ Pergler, Charles (1943). "The Munich "Repudiation"". American Journal of International Law. 37 (2): 308–310. doi:10.1017/S0002930000112242. S2CID 151313194.
- ↑ Hughes, R. Gerald (2013). "The Ghosts of Appeasement: Britain and the Legacy of the Munich Agreement". Journal of Contemporary History. 48 (4): 688–716. doi:10.1177/0022009413493949. S2CID 145169701.
- ↑ Tsvetkov, Vasiliy. "A Bomb for Gauleiter". De Bello. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2013. Diakses tanggal 24 Desember 2012.
- ↑ Beránek, Jaroslav (25 March 2013). "Umělci a vojáci: František Bělský, tvůrce vojenských památníků, panovnických bust i Churchilla". VHU.cz (dalam bahasa Ceko). Vojenský historický ústav Praha. Diakses tanggal 27 August 2018.
- ↑ "Národní památník hrdinů heydrichiády". VHU.cz. Vojenský historický ústav Praha. Diakses tanggal 27 August 2018.
- ↑ "Work to begin on Czech fountain in Leamington which was built to remember war heroes". The Leamington Courier. 4 May 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 4 May 2018. Diakses tanggal 27 August 2018.
- ↑ Historic Environment Scotland. "Arisaig, Czechoslovakian Special Operations Executive Training Memorial (kode tidak valid!) (318847)".
- ↑ "Plaque: Czechoslovak Government-in-Exile Military Intelligence Service". London Remembers.com. Diakses tanggal 29 August 2018.
- ↑ Skalický, Jaroslav (30 May 2012). "Tady naplánovali atentát. A zde stáli Gabčík s Kubišem". Radiožurnál (dalam bahasa Ceko). Český rozhlas. Diakses tanggal 29 August 2018.
- ↑ "Kulka pro Heydricha (TV film) (2013 TV movie) | Galerie". CSFD.cz. Diakses tanggal 20 July 2016.
- ↑ "Fifty Shades Star Jamie Dornan to Play Czech Soldier". FilmNewEurope.com.
Sumber
- Burian, Michal (2002). "Assassination – Operation Anthropoid, 1941–1942" (PDF). Ministry of Defence of the Czech Republic. Diakses tanggal 20 May 2010.
- Dederichs, Mario R. (2009) [2005]. Heydrich: The Face of Evil. Drexel Hill, PA: Casemate. ISBN 978-1-935149-12-5.
- Harris, Robert; Paxman, Jeremy (1982). A Higher Form of Killing: The Secret History of Chemical and Biological Warfare. London: Chatto & Windus. hlm. chapter 4, pp. 70–108. ISBN 978-0-8129-6653-4. OCLC 8261705.
- Höhne, Heinz (2000) [1969]. The Order of the Death's Head: The Story of Hitler's SS. London: Penguin. ISBN 978-0-14-139012-3.
- Ivanov, Miroslav (1973). The Assassination of Heydrich: 27 May 1942. London: Hart-Davis, MacGibbon. ISBN 978-0-246-10564-6.
- Lehrer, Steven (2000). Wannsee House and the Holocaust. Jefferson, NC: McFarland. ISBN 978-0-7864-0792-7.
- Longerich, Peter (2012). Heinrich Himmler: A Life. Oxford; New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-959232-6.
- MacDonald, Callum (1998) [1989]. The Killing of Reinhard Heydrich: The SS 'Butcher of Prague'. New York: Da Capo Press. ISBN 978-0-306-80860-9.
- Mastný, Vojtěch (1971). The Czechs Under Nazi Rule: The Failure of National Resistance, 1939–1942. New York: Columbia University Press. ISBN 0-231-03303-6.
- McNab, Chris (2009). The SS: 1923–1945. London: Amber Books. ISBN 978-1-906626-48-8.
- Milton, Giles (2016). The Ministry of Ungentlemanly Warfare. John Murray. ISBN 978-1-444-79895-1.
- Turner, Des (2011). SOE's Secret Weapons Centre: Station 12. The History Press. ISBN 978-0-7524-5944-8.
- Williams, Max (2003). Reinhard Heydrich: The Biography, Volume 2 – Enigma. Church Stretton: Ulric Publishing. ISBN 978-0-9537577-6-3.
Bacaan lanjutan
- Jaggers, R. C. (8 May 2007). "The Assassination of Reinhard Heydrich". Central Intelligence Agency. Diarsipkan dari asli tanggal 9 January 2008. Diakses tanggal 19 July 2019.
- Wiener, Jan G. (2012) [1969 (Grossman Publishers)]. The Assassination of Heydrich. Gerald Hausman (Epilogue), William L. Shirer (Introduction). New York: Irie Books. ISBN 978-1-61720-372-5. OCLC 247895.
Pranala luar
- National Memorial to the Heroes of the Heydrich Terror
- Radio Prague: Czechs in World War II
- Radio Prague: Exhibitions mark 60th anniversary of assassination of Nazi governor Heydrich
- Operation Anthropoid at Everything2
- Czechs in Exile website
- Exhibition on Operation Anthropoid at the Slovak Nation Museum
- The Prague Daily Monitor: Experts find wartime paratroopers' grave
- Highland HER entry for Arisaig memorial
| Nasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |