Leonardo Arya, dikenal sebagai Onadio Leonardo (lahir 4 Januari 1990) adalah musisi, pemeran, presenter, dan penyiar Indonesia keturunan India.[1]
Onadio merupakan basis dan vokalis latar dalam grup musik Killing Me Inside dari 2005 hingga 2009, serta menjadi vokalis utama dari 2009 hingga 2014.[2]
Saat ini, Onadio merupakan vokalis grup musik LYON.
Onadio merupakan basis dan vokalis latar dalam grup musik Killing Me Inside dari 2005 hingga 2009. Pada Februari 2009, Onadio terpilih sebagai vokalis untuk menggantikan posisi Sansan. Pada 2014, Onadio memutuskan untuk mundur dari grup musik tersebut.[3]
1990 (2015)
Onadio dan Widy Soediro Nichlany membentuk proyek duo yang bernama 1990 pada 2015. Keduanya menjadi disjoki, dengan Widy yang juga mengisi sebagai vokalis. 1990 merilis singel pertama mereka yang berjudul "Destinasi".[4]
LYON (2019–sekarang)
Pada 2019, Onadio menjadi vokalis LYON. Anggota grup musik tersebut adalah Rudy (vokalis dan kibordis) dan Okin (basis).
LYON telah mengeluarkan beberapa singel, yaitu "Ego", "Asa dan Ruang", "Fiksi yang Indah", dan "Semesta Bersabda".[5]
Reunion (2019–sekarang)
Pada tahun 2019, Onadio juga membentuk grup musik bernama Reunion bersama Raka dan Sansan.[6][7]
Akting (2019–sekarang)
Pada tahun 2019, Onadio membintangi film perdananya, Pretty Boys. Melalui film tersebut, Onadio memainkan karakter pria feminin bernama Roni.[8]
Kehidupan pribadi
Onadio menjalin hubungan asmara berbeda agama dengan Beby Prisillia Gustiansyah—yang kini dikenal sebagai Beby Leonardo. Beby beragama Islam dan Onadio beragama Katolik. Mereka sempat tinggal bersama selama empat hingga lima bulan[9] dan menikah beda agama pada 29 Juni 2019. Pernikahan mereka dilaksanakan di sebuah gereja Katolik. Mereka dikaruniai anak pertama dengan jenis kelamin laki-laki yang diberi nama Juan Gianluca Leonardo Wage pada 26 September 2019, dan lahir lagi anak kedua yang berjenis perempuan yang bernama Janeera Deluca Leonardo Wage pada tanggal 8 September 2025.
Pada 31 Oktober 2025, Onadio ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan penyalahgunaan narkotika. Ia menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat.[10] Pada 28 Januari 2026, Onad dinyatakan bebas dari rehabilitasi narkoba di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.[11]