Monyet pesek myanmar[3] atau monyet pesek burma[4] atau monyet pesek hitam[5] (Rhinopithecus strykeri) adalah sebuah spesies monyetkolobinaterancam kritis yang ditemukan pada 2010 di Myanmar utara. Spesies sini dideskripsikan secara formal sebagai sebuah spesies mamalia baru pada 2011 bedasarkan ciri bulu, kumis dan ekornya. Dua populasi dari spesies ini ditemukan di Tiongkok, yang pertama pada 2011, lalu yang kedua pada 2015.[3][6]
Spesies ini dikenal dalam dialek-dialek Orang Lisu lokal sebagai mey nwoah dan oleh orang Law Waw sebagai myuk na tok te. Keduanya bermakna "monyet dengan muka yang mengadah".[7] Terduga bahwa hujan menyebabkan monyet ini bersin karena daging hidungnya yang pendek dan mengarah ke depan, yang berada di sekitar lubang hidungnya. Orang-orang dari wilayah ini melaporkan bahwa monyet ini duduk dengan kepala yang menghadap ke bawah, ditempatkan di tengah-tengah lututnya saat hujan.[8]
↑Geissmann, Thomas; Lwin, Ngwe; Aung, Saw Soe; Aung, Thet Naing; Aung, Zin Myo; Hla, Tony Htin; Grindley, Mark; Momberg, Frank (2011). "A new species of snub-nosed monkey, genus Rhinopithecus Milne-Edwards, 1872 (Primates, Colobinae), from northern Kachin state, northeastern Myanmar". American Journal of Primatology. 73 (1): 96–107. doi:10.1002/ajp.20894. PMID20981682. S2CID467234.