Martin Lewis Perl (24 Juni 1927–30 September 2014) adalah seorang fisikawan asal Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan di Institut Politeknik Brooklyn, kini Universitas Politeknik, dan mulai belajar keahlian teknik kimia. Pendidikannya terputus akibat mulainya PD II. Perl bergabung dengan United States Merchant Marine. Setelah perang, ia kembali ke Polytechnic Institute dan menerima gelar sarjana muda dalam Keahlian Teknik Kimia pada tahun 1948. Begitu lulus, ia menjadi anggota Perusahaan Listrik Umum, bekerja sebagai Insinyur Kimia dalam Divisi Lampu Elektron.
Umat manusia mencari tempatnya di alam. Ia berusaha menemukan jawaban atas pertanyaan filsafat dan fisika serupa. Tempat manusia, alam semesta, tercipta dari Big Bang. “Terdiri dari apakah alam semesta ini?” - "Apakah unsur pokoq terkecil dari alam semesta dan apa sajakah sifat-sifat mereka?" - "Apa yang bisa mereka katakan pada kita tentyang sejarah alam semesta dan masa depannya?" dsb. Penerima tahun ini telah membuat dalam pencarian ini sumbangan terakhir: Mereka telah menemukan 2 unsur subatom yang paling luar biasa dari alam.
Penemuan tau oleh Martin Perl merupakan tanda pertama bahwa "keluarga" ketiga dari blok tubuh fundamental yang ada. Beberapa tahun terakhir blok bangunan lebih lanjut ditemukan – 1 dari 2 kuark keluarga itu, kuark dasar. Tak sampai 18 tahun kemudian merupakan kuark lainnya, kuark puncak, ditemukan. Keberadaan keluarga ketiga ini sangat penting untuk kepercayaan fisikawan dalam model teoretis terkini untuk pengertian sifat unsur dasar terkecil alam. Ini disebut model standar. Tanpa keluarga ketiga, model akan tak lengkap dan tak bisa berlaku untuk apa yang dikatakan pelanggaran tanggung jawab dan keseimbangan, pelanggaran asa fundamental simetri yang, di antara hal lainnya, mengatur pembusukan partikel (Hadiah Nobel untuk Cronin dan Fitch1980). Jika keluarga keempat dari kuark dan lepton ditemukan, ini bisa berarti bahwa model standar harus direvisi dan rekonstruksi lebih lanjut dalam fisika partikel elementer bermula.