Ordinasi dan pelayanan
Seitz ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Dallas oleh Uskup Thomas A. Tschoepe di Gereja Santa Joan de Arc, Okauchee, Wisconsin, pada 17 Mei 1980.[2] Keuskupan tersebut menugaskan Seitz sebagai vikaris paroki di Paroki Gembala Baik, Garland, Texas.[3] Pada 1982, Seitz menerima gelar Magister Teologi dari Universitas Dallas.
Pada 1985, Seitz masuk Saint John's University di Collegeville, Minnesota, tempat ia menerima gelar Magister Kajian Liturgi pada tahun yang sama. Seitz juga mengambil kursus musim panas di Universitas Notre Dame, Notre Dame, Indiana, dan Universitas Duquesne di Pittsburgh, Pennsylvania.[1]
Dimulai pada 1985, Seitz bergabung menjadi dosen di Universitas Dallas, mengajar liturgi dan teologi sakramental.[3]
Seitz meninggalkan Universitas Dallas pada 1993 setelah ia diangkat menjadi pastor Paroki Santo Yosef di Waxahachie, Texas.[1] Ia juga bekerja sebagai instruktur di Christ the Servant Institute, Dallas pada 2001 dan disemayamkan di National Catholic Bioethics Center, Philadelphia, Pennsylvania, pada musim gugur 2002.[1]
Pada 2003, keuskupan tersebut memindahkan Seitz untuk menjabat sebagai pastor Paroki St. Rita di Dallas.[4] Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi prelatus kehormatan pada Desember 2004.[3] Pada 2009, Seitz menyimbangkan salahs atu ginjalnya kepada seorang anggota paroki yang membutuhkan.[5] Pada 2010, Seitz menjadi pastor Paroki Semua Orang Kudus di Dallas.[3]
Seitz menjadi anggota Dewan Presbiteral (1988 sampai 1993, 1999 sampai 2006 dan 2007 sampai 2010), direktur spiritual Dallas/Fort Worth Courage (1998 sampai 2010), anggota Tim Solidaritas Diosesan Honduras (2002 sampai 2010), anggota dewan konsultor keuskupan (2007 sampai 2010), direktur spiritual White Rose Women's Center di Dallas (2009 to 2010), dan anggota badan BirthChoice Catholic Crisis Pregnancy Center (2009 sampai 2010).[1]
Uskup El Paso
Pada 6 Mei 2013, Paus Fransiskus mengangkat Seitz menjadi uskup El Paso.[3] Ia dilantik disana pada 9 Juli 2013.