Mausoleum tersebut dibangun pada abad ke-13, pada masa Seljuk. Tradisi setempat menyatakan bahwa lokasi itu awalnya merupakan makam pra-Islam yang didedikasikan untuk Habakkuk. Terlepas dari berbagai klaim mengenai lokasi tersebut, mausoleum itu selalu dihormati baik oleh kaum Syiah maupun komunitas Yahudi Iran. Bangunan tersebut juga telah beberapa kali dipugar sejak pertama kali dibangun.
Pada 1993/1994, para penjarah ilegal menggali terowongan di bawah mausoleum untuk mencuri barang-barang antik. Pada tahun-tahun berikutnya, terowongan-terowongan itu diselidiki dalam pekerjaan penggalian, dan ditemukan adanya ruang bawah tanah di bawah mausoleum tempat makam sebenarnya berada. Sejumlah legenda juga menceritakan penemuan jasad Habakkuk di sana, yang tampak masih terawetkan dengan baik.[1][2]
Arsitektur
Mausoleum bata tersebut berbentuk segi delapan dari dasar hingga puncaknya dan memiliki tinggi 12 meter (39 kaki). Kubah yang berada di atas mausoleum dibangun dalam bentuk kerucut unik dengan tinggi 7 meter (23 kaki).[1][2] Atap kerucut itu dibentuk dari 16 kolom yang disusun melingkar dan condong ke arah pusatnya, tempat semuanya bertemu sekitar 5 meter (16 kaki) di atas untuk membentuk puncak.[3]
Pada bagian luar bangunan, motif-motif Yahudi seperti Bintang Daud tampak secara halus sebagai bagian dari desain eksteriornya,[1][2] sementara di bagian dalam terdapat prasasti dalam bahasa Ibrani dan Persia.[3] Makam yang diyakini sebagai makam Habakkuk terletak di bawah kubah tersebut.[1][2]
Pada suatu masa, terdapat empat menara dan sebuah gerbang di sekitar mausoleum. Reruntuhan bangunan-bangunan tersebut ditemukan selama penggalian arkeologis.[1][2]
Catatan
↑Nama alternatifnya antara lain Mausoleum Nabi Habaqoq (Tuyserkan), Mausoleum Nabi Habaghoqgh (Tuyserkan), Ārāmgāh-e Ḩeyqūq Nabī, Mausoleum Ḥabaquq (Tuyserkan), Makam Ḥabaquq (Tuyserkan), Mausoleum Ḥabaquq (Tuyserkan), dan Makam Ḥabaquq (Tuyserkan).