Shri Sanathana Dharma Aalayam atau juga dikenali sebagai Kuil Sri Sanatana Dharma atau Kuil Hindu Kalideres adalah sebuah KuilHindu yang berada di kota Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat,Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Kuil ini menjadi kuil Hindu terbesar di Asia Tenggara dan Indonesia[1].Kuil ini diresmikan pada 2025 dan dibangun dengan arsitektur Dravida dari India Selatan.Ia juga memiliki arsitektur signifikan dari tradisi Bali dan Jawa. Kuil ini juga Kuil Hindu Seni bina Dravida pertama di Jakarta.[2][3] Kuil yang dibangun di lahan seluas 4.000 meter persegi di Kalideres, Jakarta Barat, juga akan menjadi destinasi wisata.[4][5][6]
Pada tahun 2019, proposal pembangunan kuil diajukan kepada pemerintah Indonesia dan disetujui pada tahun yang sama.Pembangunan kuil ini didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, yang memimpin upacara peletakan batu pertama pada 14 Februari 2020. Upacara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia. Karena pandemi covid dan pembatasan, pembangunan kuil ditunda dan pembangunan dilanjutkan kembali pada tahun 2022.
Dua ekor gajah dari Taman Safari Indonesia turut digunakan dalam rangkaian upacara pensucian kuil, yang merupakan simbol penting bagi umat Hindu.[8]
Ciri fisik
Kuil ini melayani semua aliran Hindu, termasuk Siwaisme dan Waisnawa. Di antara fitur-fiturnya yang menonjol adalah ikon-ikon suci Dewa Murugan, Dewa Ganesha, Dewi Bhuvaneswari, Dewa Siwa, Dewi Parwati, dan dewa-dewi yang dihormati lainnya. Rajagopuram yang menjulang tinggi, berdiri setinggi 131 kaki, melambangkan rahmat ilahi, sementara patung Dewa Murugan setinggi 69 kaki berfungsi sebagai representasi kenaikan spiritual. Kuil ini juga memiliki aula serbaguna untuk acara-acara komunitas, museum yang menyoroti hubungan budaya antara Indonesia dan India, dan taman-taman yang tenang yang ideal untuk meditasi dan refleksi. Desain kuil ini memadukan tradisi India, Bali, dan Jawa, yang menekankan nilai-nilai Pancasila.