Pada 18 April 1942, Amerika Serikat meluncurkan Penyerbuan Doolittle, sebuah serangan yang dilakukan oleh pesawat peledak B-25 Mitchell dari USS Hornet di Tokyo, Nagoya, dan Yokohama. Rencara aslinya untuk peawat tersebut adalah untuk mengebom Jepang dan lahan di pangkalan udara di wilayah China yang belum diduduki. Karena penyerbutan tersebut diluncurkan sebelum perencanaan, kebanyakan pesawat terbang tanpa bahan bakar yang mencukupi dan mendarat jatuh di provinsi Tiongkok Zhejiang dan Jiangxi.
Enam puluh empat pasukan udara Amerika terjun ke wilayah di sekitaran Zhejiang. Kebanyakan pasukan diberi perlindungan oleh warga sipil Tiongkok tetapi delapan pasukan Amerika ditangkap oleh pasukan penjaga Jepang; tiga diantaranya ditembak setelah pengadilan terbuka atas tuduhan 'kejahatan melawan kemanusiaan'.[2]
Croddy, Eric A.; Wirtz, James J., ed. (2005). Weapons of Mass Destruction. Jeffrey A. Larsen, Managing Editor. ABC-CLIO. ISBNÂ 1851094903. Diakses tanggal 10 March 2014.