Biografi
Imamat
Pada 15 Juli 1978, Sartain ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Memphis oleh Uskup Carroll Dozier di Katedral Perawan Tak Bernoda, Memphis.[5] Kembali belajar di Roma, Sartain berada di Lapangan Santo Petrus saat Paus Yohanes Paulus II yang baru terpilih datang dari konklaf kepausan Oktober 1978.[6] Sartain menerima Lisensiat Teologi Sakral, dengan spesialisasi dalam teologi sakramental, dari Universitas Kepausan St. Anselmo pada 1979.[4]
Setelah kembali ke Memphis, Sartain diangkat menjadi wakil pastor Paroki Bunda Dukacita, tempat ia singgah selama dua tahun.[2] Ia kemudian menjabat sebagai direktur vokasi, sebagai kanselir, sebagai moderator kuria, sebagai vikaris untuk rohaniwan, sebagai kapelan sekolah tinggi, dan sebagai hakim dari pengadilan pernikahan diosesan.[4] Dari 1992 sampai 2000, ia menjabat sebagai pastor Paroki Santo Louis di Memphis dan vikaris jenderal keuskupan.[1] Sartain menjabat sebagai administrator diosesan (1992–93) setelah Uskup Daniel M. Buechlein diangkat untuk mengepalai Keuskupan Agung Indianapolis.[4]
Uskup Little Rock
Pada 4 Januari 2000, Sartain diangkat menjadi uskup Little Rock keenam oleh Paus Yohanes Paulus II. Ia menerima penahbisan episkopal pada 6 Maret 2000, dari Uskup Agung Eusebius J. Beltran, dengan Uskup J. Terry Steib dan Andrew Joseph McDonald bertindak sebagai ko-konsekrator.[5] Sartain menjadi imam pertama Keuskupan Memphis yang menjadi uskup.[7] Ia memilih semboyan episkopal "Dari-Mu Hatiku Bersabda" Mazmur 27:8.[4]
Karena peningkatan populasi Hispanik di Arkansas, Sartain mengambil kursus dalam bahasa Spanyol di San Antonio, Texas, pada 2001, dan mendirikan pelayanan Hispanik di seluruh belahan negara bagian tersebut. Ia juga menahbiskan imam dan deakon kelahiran Meksiko pertama di Arkansas.[8] Ia bekerja untuk meningkatkan vokasi; keuskupan tersebut memiliki sepuluh seminarian dan tanpa tahbisan pada 2000, namun keuskupan tersebut memiliki lima belas seminarian dan dua tahbisan pada 2005.[2] Pada 2005, Sartain memimpin lebih dari 5.000 umat Katolik dalam kongres ekaristi dwibahasa. Pada masa jabatannya, populasi Katolik di Arkansas berkembang dari 90.600 menjadi lebih dari 107.000.[8]
Uskup Agung Seattle
Pada 16 September 2010, Sartain diangkat menjadi uskup agung Seattle oleh Paus Benediktus XVI, menggantikan Uskup Agung Alexander Brunett. Sartain dilantik pada 1 Desember 2010, di Katedral Santo Yakobus, Seattle.[5] Pada November 2011, Sartain terpilih menjadi sekretaris Konferensi Waligereja Amerika Serikat (USCCB). Ia memulai masa jabatan tiga tahun pada November 2012. Jabatannya juga menjadikannya ketua Komite Prioritas dan Rencana USCCB.[10]
Pensiun dan warisan
Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Sartain dari jabatan uskup agung Seattle pada 3 September 2019.[11][12] Ia dilaporkan mengalami penurunan kesehatan, yang mendorong Paus untuk menerima pensiun dininya.[13]