Penyebab peristiwa ini adalah bertekadnya para pemimpin Quraisy Mekkah untuk membalas kekalahan mereka dari Muslim Madinah dalam Pertempuran Badr.[3] Abu Sufyan dan para pemimpin lainnya bahkan bersumpah untuk tidak mandi bersuci sebelum dapat membalas kekalahan mereka atas Muslim Madinah.[3][4]
Maka pada bulan Dzulhijjah tahun 2 Hijriah, Abu Sufyan memimpin 200 orang pasukan berkuda Mekkah untuk berangkat pada malam hari menuju Madinah.[2][4][5] Pasukan tersebut kemudian berhenti di Gunung Naib, lebih kurang 12 mil dari Madinah.[2][3] Abu Sufyan lalu diam-diam mengunjungi rumah para pemimpin suku Yahudi Bani Nadhir, yaitu Huyay bin Akhtab dan Sallam bin Misykam.[2][4][5] Huyay tidak bersedia menerima Abu Sufyan, tetapi Salam menyambutnya dan mereka berunding hingga menjelang shubuh, setelah itu Abu Sufyan kembali ke pasukannya.[2][4]
Abu Sufyan dan pasukannya kemudian bergerak ke Al-Uraidh, sebuah dusun yang berjarak sekitar 3 mil dari Madinah.[3] Pasukan Quraisy Mekkah lalu membakari rumah-rumah dan kebun-kebun penduduk setempat, membunuh seorang Anshar Sa'ad bin 'Amr dan pelayannya yang berpapasan dengan mereka, kemudian segera kembali menuju Mekkah.[3][5] Setelah berita penyerangan sampai ke Madinah, Muhammad segera mengumpulkan pasukan Muslim Madinah sejumlah 200 orang, dan berangkat mengejar pasukan Quraisy Mekkah.[2][3]Abu Lubabah Basyir bin Abdul Mundzir menjadi pimpinan sementara di kota Madinah.[2][3]
Pasukan Quraisy Mekkah meninggalkan berkarung-karung perbekalan mereka, berupa tepung gandum (sawiq), untuk meringankan pelarian mereka.[3][4] Pengejaran oleh pasukan Muslim Madinah berlangsung hingga daerah Qarqarah al-Kudr, tetapi pasukan Quraisy Mekkah tidak dapat terkejar.[2] Pasukan Muslim Madinah kembali ke kota Madinah dengan membawa karung-karung tepung yang ditinggalkan oleh musuh mereka tersebut.[3][4] Sejak berangkat mengejar hingga kembalinya pasukan Muslim Madinah berlangsung selama lima hari lima malam.[3]
1234567Safiur-Rahman Mubarakpuri (2002). The Sealed Nectar. ideas4islam. hlm. 150-151. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2015-10-19.