Komite Olimpiade Nasional Indonesia dibentuk pada tahun 1946 dan diakui pada tahun 1952. Per tahun 2024 atlet Indonesia telah memenangkan total 40 medali, 22 medali dari cabang olahraga bulu tangkis, 16 dari angkat besi, dan masing-masing 1 dari panahan dan dari panjat tebing. Di antara negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan kedua dalam hal jumlah medali emas (10) dibawah Thailand (11) dan urutan kedua medali secara keseluruhan (40). Atlet Indonesia meraih medali pertama kali ketika Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani meraih finis podium (sebuah medali perak) untuk pertama kalinya pada kategori beregu putri pada Olimpiade Seoul 1988. Pasangan yang saat ini telah menikah Susi Susanti dan Alan Budikusuma memenangkan dua medali emas pertama negara tersebut pada kategori bulu tangkis tunggal putra dan putri masing-masing, pada Olimpiade Barcelona 1992. Barcelona 1992 juga merupakan Olimpiade pertama di mana Indonesia memenangkan medali emas ganda. Sejak saat itu, Indonesia memenangkan sedikitnya satu medali emas di setiap Olimpiade, dengan pengecualian Olimpiade London 2012.[2]
Dalam bulu tangkis, Indonesia adalah negara kedua, setelah Tiongkok, yang meraih medali emas di lima nomor pada Olimpiade.[3]
Peraih medali emas untuk Indonesia terkini adalah Rizki Juniansyah, yang memenangkan kategori 73 kg putra pada angkat besi tahun 2024, memecahkan rekor Olimpiade dalam prosesnya.[4][5] Pada usia 21 tahun, 1 bulan dan 22 hari, ia menjadi atlet Indonesia termuda yang memenangkan medali emas Olimpiade, melewati Susi Susanti pada saat itu berusia 21 tahun, lima bulan dan 24 hari ketika ia menang pada 1992.[6] Medali emasnya datang hanya beberapa jam setelah rekan senegaranya Veddriq Leonardo memenangkan kategori panjat tebing cepat.[7][8] Keduanya menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade di luar bulu tangkis.[9][10] Dengan dua medali emas pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia meraih hasil Olimpiade terbaik sejak 1992.[11]
Daftar peraih medali
Medalis dari Olahraga Uji (Olahraga Demonstrasi & Eksibisi) tidak dihitung ke dalam total perolehan medali.
Peraih medali pada olahraga demonstrasi dan eksibisi
Indonesia pernah mengikuti beberapa cabang olahraga demonstrasi dan eksibisi di Olimpiade yaitu bulu tangkis pada tahun 1972, 1988, taekwondo pada tahun 1988, 1992, dan wushu pada tahun 2008, medali yang diraih di cabang olahraga demonstrasi dan eksibisi tidak dihitung dalam perolehan medali atau klasemen medali Olimpiade.[46]
↑"Weightlifting - Men's 73 kg - Results"(PDF). Olympics.com. International Olympic Committee. 8 Agustus 2024. Diarsipkan(PDF) dari versi aslinya tanggal 8 Agustus 2024. Diakses tanggal 8 Agustus 2024.