TunHussein Onn (12 Februari 1922 – 29 Mei 1990; Jawi: ØØ³ÙŠÙ† بن عون) adalah perdana menteri malaysia yang ketiga pada tahun 1976 hingga tahun 1981.
Ketika ayahnya, Onn Jaafar mendirikan UMNO pada 1946, Hussein Onn bergabung sebagai ketua dewan pemuda partai. Ia kemudian dipilih sebagai ketua Pemuda UMNO pada 1949. Pada 1950, ia dipilih sebagai sekretaris jenderal UMNO. Pada tahun yang sama, ia diangkat menjadi anggota Dewan Legislatif Federal dan bertugas di Komisi Layanan Integritas, yang bertanggung jawab menyelidiki dugaan korupsi yang melibatkan pejabat Inggris. Pada saat yang sama, ia juga menjabat sebagai anggota badan legislatif dan dewan eksekutif Johor.[5]
Namun pada 1951, ia meninggalkan UMNO karena ayahnya tidak setuju dengan arah politik UMNO. Ayahnya kemudian membentuk Partai Kemerdekaan Malaya (IMP) yang mengaungkan politik multikulturalisme. Partai baru ini tidak dapat menarik suara dan Hussein memutuskan untuk meninggalkan politik dan menjadi pengacara.[5]
Sekembalinya dari London sebagai pengacara yang berkualifikasi, Hussein bergabung dengan Bannon & Bailey sebagai asisten hukum hingga tahun 1963. Ia kemudian bergabung dengan Skrine & Co., tempat ia kelak diangkat menjadi mitra.[5]
Hussein kembali ke dunia politik dan bergabung kembali ke UMNO atas bujukan dari Abdul Razak Hussein. Ia mengikuti pemilihan umum Malaysia 1969 di daerah pemilihan Johor Bahru Timur dan menang melawan Lee Ah Meng dari Partai Aksi Demokrat. Hussein kemudian meninggalkan posisinya di Skrine & Co. untuk menjadi Menteri Pendidikan Malaysia pada 1970. Ia mengawasi penerapan kuota penerimaan mahasiswa Bumiputera di perguruan tinggi serta menetapkan syarat kelulusan mata pelajaran Bahasa Melayu untuk tingkat Lower Certificate of Education (LCE) dan Malaysia Certificate of Education (MCE).[5]
Hussein Onn kemudian ditunjuk sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia kepada Tun Razak setelah kematian Ismail Abdul Rahman pada 1973. Saat itu, Hussein hanya salah seorang dari lima wakil presiden UMNO. Saat bersamaan, ia dilantik sebagai Menteri Perdagangan dan Industri.[1]