"Headphones On" adalah lagu oleh penyanyi Amerika Serikat Addison Rae. Lagu ini dirilis pada 18 April 2025, melalui Columbia Records, sebagai single keempat dari album studio debut Rae Addison. Lagu trip hop yang dipengaruhi oleh R&B dan new jack swing ini berbicara tentang bagaimana musik menjadi pelarian baginya dan perjuangan pribadinya.
Lagu ini mendapat pujian dari kritikus, yang membandingkannya dengan musik Madonna. "Headphones On" menjadi lagu kedua Rae yang mencapai empat puluh teratas tangga lagu di Britania Raya dan Irlandia, serta entri keduanya di Billboard Hot 100 setelah singlenya tahun 2024 "Diet Pepsi".
Latar belakang dan perilisan
Rae mengeluarkan "Headphones On" pada Maret 2025 dengan mengunggah foto-foto di Instagram dari lokasi syuting video musik tersebut. Pada awal April, ia mengeluarkan lirik dari lagu tersebut, dan kemudian mengeluarkan video musik melalui Spotify. Rae membagikan cuplikan dari lagu tersebut di TikTok. Ia merilis teaser resmi pada 14 April, yang mengumumkian tanggal perilisan, dan merilis sampul resmi pada 15 April 2025.[1][2] Lagu ini menandai lagu pertama yang dirilis di bawah kesepakatan penerbitan Rae dengan Sony Music Publishing.[3] Rae sedang sakit saat merekam lagu tersebut di Stockholm.[4]
Komposisi
Menurut Eric Torres dari Pitchfork, "Headphones On" adalah "lagu Rae yang paling terinspirasi R&B", dengan "gelombang vokal yang berubah nada dan bernada tinggi" dan "lonceng yang bernada permata dan bassline yang bergoyang pinggul."[5] Ia juga membandingkan vokalnya dengan "Janet saat ia terengah-engah" saat Rae "berdeham mengikuti ketukan aerodinamis."[5] Danielle Chelosky dari Stereogum mencatat pengaruh trip hop dari lagu tersebut.[6] Menulis untuk Jenesaispop, Jordi Bardají merasa bahwa lagu tersebut "berdasarkan suara pop komersial yang diambil dari trip-hop dan dipimpin oleh artis seperti Madonna atau, terutama, Moby antara pertengahan dan akhir tahun [1990-an]. Ketukan 'Headphones On' mengingatkan pada Bedtime Stories (1994), senarnya lebih mirip dengan Post (1995) milik Björk, yang telah mendedikasikan sebuah lagu untuk 'headphones'-nya, yang 'menyelamatkan hidupnya'; keseluruhan getarannya sangat Cibo Matto, terutama melodi vokalnya; tetapi juga mengingatkan pada 'Last Time Lover' milik Spice Girls."[7] Alexa Camp dari Slant Magazine menyatakan bahwa lagu tersebut membanggakan "pantulan new jack swing yang halus langsung dari tahun 1994."[8] Lirik Rae digambarkan sebagai "pengakuan" dan menyelami topik yang lebih dalam daripada perilisan sebelumnya. Ia menyanyi tentang perjuangannya dengan identitas, melarikan diri ke musik dan bagaimana kesulitan dan rasa sakit yang ia rasakan adalah bagian dari kehidupan, juga membahas perceraian orang tuanya.[9][10][11] Samantha Olson dari Cosmopolitan mencatat bahwa Rae melanjutkan "referensi berair yang pertama kali ia condongkan pada 'Aquamarine'" juga.[12] Rae menggambarkan "Headphones On" sebagai salah satu "lagu paling emosional" hingga saat ini dan "katarsis untuk dibuat."[13] Dalam lagu tersebut, Rae mengakui disebut sebagai "it girl" sambil mempertanyakan tempatnya dalam musik pop: "Itu jelas sangat memuji. Apa artinya itu, sebenarnya, menjadi gadis pop? Mari kita lihat apakah lagu-lagunya menjadi lebih populer, maka mereka dapat memanggilku gadis pop. Ini ksempatanku. Aku harus menjadi besar."[4]
Penerimaan kritikus
Dalam ulasan untuk Pitchfork, Eric Torres menggambarkan "Headphones On" sebagai "perubahan baru pada formula Addison Rae, menananmkan musiknya yang manis dengan jenis kerentanan yang dapat membuatnya terasa seperti dunia luar dalam keadaan bisu."[5] Ia juga merasa bahwa pandangan Rae' terhadap electropop sesuai dengan "momen budaya yang goyah", saat ini, karena "musiknya yang ringan juga berfungsi sebagai pelepasan otak yang halus dari anhedonia kehidupan sehari-hari di Amerika."[5] Demikian pula, Joel Calfee menulis untuk Harper's Bazaar bahwa Rae "memberikan kita soundtrack yang sempurna untuk saat kita perlu melarikan diri dari masalah dunia nyata."[9] Samantha Olson dari Cosmopolitan menyatakan Rae "berhasil mencapai empat dari empat sekarang" setelah meluncurkan "back-to-back bangers"[12] sementara Josh Kurp dari Uproxx menggemakan bahwa lagu tersebut "melanjutkan rentetan lagu Rae yang populer."[14] Nathan Merchadier dari Numéro mengklaim bahwa single tersebut mengkukuhkan status Rae sebagai "salah satu gadis paling populer saat ini."[15] Robin Murray mengulas lagu tersebut untuk Clash, memuji bahwa lagu itu "terasa istimewa [...] ini adalah pop yang paling riang dan transformatif," melanjutkan bahwa Rae "menandai identitasnya sendiri" dan "ada bakat nyata untuk membangun dunia di pusat 'Headphones On' yang terasa unik baginya," dan, "Sedikit demi sedikit, Addison Rae mengikis lapisan sinisme yang telah ditempatkan beberapa orang di sekitar musiknya; bergaya tanpa usaha, 'Headphones On' harus menjadi titik kritikus, momen perubahan."[16]
Jason Lipshutz dari Billboard berkomentar bahwa "lagu seperti 'Headphones On' sangat membantu dalam menepis anggapan bahwa seni pop Addison Rae sedikit pun dangkal;" karena "single tersebut tidak hanya mensintesiskan pop ritmis tahun 90-an dengan semangat dan pengetahuan, tetapi ia menyelipkan pengakuan yang mengungkapkan [...] di antara refrain yang mewah."[17] Julia Koscelnik dari V menarik perbandingan dengan Madonna dan Britney Spears, dengan Rae menambahkan "unsur lirik yang lebih reflektif ke dalam repertoar sebagai salah satu lagu baru terbaik minggu ini."[18]Paste menyebutnya sebagai salah satu lagu baru terbaik minggu ini, dengan Matt Mitchell menulis bahwa "lagu ini menjaga rentetan perangkat keras pop hebatnya," dan sementara "kilauan Y2K yang manis membakar hati" lagu tersebut, lagu ini "sangat penuh dengan rasa sakit." Mitchell menyatakan bahwa lagu ini "harus masuk dalam perbincangan untuk Song of the Summer," menyebutnya sebagai "pemujaan Madonna yang dilakukan dengan baik untuk generasi doom-scrolling."[19] Pada Mei, Time Out menobatkannya sebagai lagu terbaik kedua tahun 2025 sejauh ini: "Dengan lirik yang acuh tak acuh yang dicampur dengan nostalgia, vokal yang terengah-engah mengingatkan pada Kylie Minogue di masa awal dan perkusi yang lembut dan mudah, 'Headphones On' tidak dapat ditolak."[20] Pada Juni, Rolling Stone dan Consequence juga memasukkannya ke dalam daftar lagu terbaik tahun ini, dengan Paolo Ragusa memuji yang terakhir: "Pada lagu yang begitu tenang hingga benar-benar terasa seperti obat, Rae dengan santai mengungkap kebenaran universal: Terkadang anda harus menerima rasa sakit, merasakan perasaan anda, dan memakai headphone sialan itu,"[21][22] sementara Paste menempatkannya di peringkat kesepuluh lagu terbaik tahun 2025.[23]
Video musik
Video resmi utnuk "Headphones On" dirilis dengan lagu tersebut pada 18 April 2025, dengan Mitch Ryan kembali sebgai sutradara setelah karya sebelumnya dengan Rae pada "High Fashion".[24] Dara Allen juga menata visual tersebut setelah berkolaborasi dengan Rae pada tiga video musiknya sebelumnya. Difilmkan di Reykjavík, Islandia, visual tersebut dibuka dengan Rae melamun selama istirahat dari shiftnya di supermarket eponim. Saat ia mendengarkan musik di headphonenya, ia membayangkan dirinya berkeliaran di pedesaan Islandia yang dimana ia terlihat menaiki kuda putih dan memiliki rambur merah muda neon.[25][26] Danielle Jaculewicz dari L'Officiel memuji bahwa Rae "tahu cara membangun alam semesta baru dlaam video musiknya"[27] dan Julia Reinstein dari The Cut mengatakan bahwa video tersebut menggugah akhir tahun 2000-an.[28] Rae menggambarkan pembuatan film itu sebagai "pengalaman yang benar-benar transformatif."[11] Intro video menampilkan sebagian selingan albumnya, "Life's No Fun Through Clear Waters", yang diberi judul berdasarkan salah satu lirik lagunya.[29]
Tangga lagu
Tangga lagu Mingguan
Kinerja tangga lagu mingguan untuk "Headphones On"