Legal sejak 1811, usia persetujuan yang sama sejak 1971
Transeksual
Transeksual boleh mengganti gender secara hukum, tanpa operasi atau terapi hormon, tetapi surat izin dari spesialis yang diberikan setelah periode pembicaraan yang panjang tetap diperlukan.
Pasangan sejenis boleh mengadopsi sejak tahun 2011
Karier militer
Diperbolehkan untuk berdinasi
Perlindungan dari diskriminasi
Perlindungan orientasi seksual, identitas gender, ekspresi gender, dan karakteristik seks; Orientasi seksual baru secara resmi ditambahkan ke dalam Konstitusi sejak tahun 2023.
Hak-hak kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) di Belanda termasuk yang paling maju di dunia.[1][2][3] Aktivitas seksual sesama jenis dilegalkan pada tahun 1811 setelah Prancis menginvasi Belanda dan memberlakukan Kode Napoleon, yang menghapuskan semua hukum sodomi yang masih berlaku. Tidak ada lagi hukum sodomi yang diberlakukan setelah Belanda merdeka. Batas usia persetujuan yang setara dengan aktivitas heteroseksual diberlakukan pada tahun 1971. Selama akhir abad ke-20, kesadaran seputar homoseksualitas meningkat dan masyarakat menjadi lebih toleran terhadap orang gay dan biseksual. Perubahan tersebut akhirnya mengarah pada penghapusan klasifikasi homoseksualitas sebagai gangguanjiwa pada tahun 1973 dan larangan diskriminasi berdasarkan orientasi seksual di militer. Undang-Undang Perlakuan SetaraTahun 1994 melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dalam bidang pekerjaan, perumahan, fasilitas umum, dan bidang lainnya. Larangan ini diperluas pada tahun 2019 untuk mencakup diskriminasi berdasarkan identitas gender, ekspresi gender, dan karakteristik seksual.[4] Setelah Belanda mulai memberikan pasangan terdaftar kepada pasangan sejenis pada tahun 1998, Belanda menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan pernikahan sejenis pada tahun 2001. Adopsi bersama dan adopsi anak tiri oleh pasangan sesama jenis juga diizinkan, dan pasangan lesbian juga dapat mengakses program IVF (bayi tabung).
Secara budaya, Belanda telah menjadi salah satu negara paling liberal di dunia,[5] dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 90% warga Belanda mendukung pernikahan sejenis. Amsterdam sering disebut sebagai salah satu kota paling ramah LGBTQ di dunia,[6] terkenal dengan berbagai akomodasi yang secara khusus ditujukan bagi komunitas LGBTQ, termasuk banyak bar gay, pemandian umum, hotel, dan tempat hiburan, serta Pink Point, yang menyediakan informasi dan suvenir ramah LGBTQ, serta tugu Homomonument, yang selesai dibangun pada tahun 1987 dan merupakan monumen pertama di dunia yang memperingati kaum homoseksual yang dianiaya dan dibunuh selama Perang Dunia II.[7] Sejak Februari 2023, perlindungan terhadap diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dan disabilitas secara resmi ditambahkan ke dalam Konstitusi Belanda.[8] Selain itu, negara ini menunjuk perdana menteri gay yang terbuka pertama, Rob Jetten, pada Februari 2026.[9]
Tabel ringkasan
Tindakan homoseksual legal
(sejak 1811)
Batas umur yang setara dengan heteroseksual
Hukum anti-diskriminasi dalam pekerjaan
Hukum anti-diskriminasi dalam penyediaan barang dan jasa
Hukum anti-diskriminasi dalam hal lain (seperti diskriminasi tak langsung, kejahatan kebencian)